25 April 2019

Dimsum Waroenk Seafood, appetizer khas Tiongkok yang populer di dunia

Banyak varian appetizer yang ditawarkan pelaku kuliner, tetapi yang paling populer dan sudah digemari warga dunia adalah dimsum yang berasal dari Tiongkok. Dimsum atau “dianxin” dalam bahasa Tionghoa, lazimnya makanan kecil lainnya biasanya dimakan sebagai sarapan atau brunch. / Istimewa

britaloka.com, KUPANG - Bersantap, baik secara personal maupun berkelompok rasanya tidak lengkap tanpa appetizer. Appetizer atau makanan pembuka, juga dapat dikatakan makanan kecil, saat ini bukan hal asing bagi penikmat kuliner.
Banyak varian appetizer yang ditawarkan pelaku kuliner, tetapi yang paling populer dan sudah digemari warga dunia adalah dimsum yang berasal dari Tiongkok. Dimsum atau “dianxin” dalam bahasa Tionghoa, lazimnya makanan kecil lainnya biasanya dimakan sebagai sarapan atau brunch.
Hal tersebut diungkapkan Marketing Communication and Public Relation Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Rivaldy Najib saat ditemui di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Jalan Veteran 18 (samping Lippo Plaza, depan Hotel Pelangi), Fatululi, Kupang, Rabu (24/4/2018).
“Secara asimilatif, dimsum sangat populer di kalangan Kanton, yaitu entitas Tionghoa Tiongkok yang secara turun temurun berdomisili dan menjadi mayoritas penduduk Hongkong. Untuk itu, penyebutan dimsum lebih populer ketimbang dianxin,” ulasnya.
Diterangkan, dimsum terdiri dari berbagai penganan berpotongan kecil, biasanya disantap saat jamuan minum teh. Secara kultural, lanjutnya, orang Kanton sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha atau yincha.
“Salah satu item dimsum yang digemari adalah Xiaolongbao, yang memiliki arti roti keranjang kecil. Makanan juga dikenal sebagai pangsit yang memiliki kuah (saus) di dalamnya karena varian dimsum ini adalah sejenis roti yang memiliki isi,” papar Rivaldy.
Ia menjelaskan, Xiaolongbao berasal dari Tiongkok bagian selatan, terutama Shanghai dan Suzhou. Makanan ini biasa disajikan menggunakan keranjang bambu lantaran proses memasak makanan ini memang dikukus menggunakan keranjang bambu tadi.
Lebih lanjut, Rivaldy mengatakan, salah satu item tidak kalah populernya adalah Siomai (biasa ditulis. Siomay) yang dalam bahasa Mandarin kerap disebut “shaomai”, sementara dalam bahasa Kanton disebut “siu maai”.
“Uniknya, kulit Siomay serupa kulit pangsit. Makanan ini konon berasal dari daerah gurun kaum nomad Mongolia,” imbuhnya.
Rivaldy menambahkan, Siomay biasanya berisi daging cincang yang dibungkus kulit tipis dari tepung terigu. Kendati begitu, siomai juga biasanya diisi daging udang, kepiting, atau sapi.
Makanan ini dibuat berbentuk silinder, di atasnya diberi hiasan seperti telur kepiting, parutan wortel, atau kacang polong. Setelah dimatangkan dengan cara dikukus, siomai dimakan dengan cuka atau kecap asin.
“Di Waroenk Seafood, varian dimsum yang ditawarkan adalah dimsum Siomay Ayam, Ekado, Kwotiek, Lumpia Kulit Tahu, Sushinori, dan Kaki Ayam yang masing-masing dibanderol terjangkau Rp 20 ribu,” tutupnya.

15 April 2019

Tunjuk kelingking ungu diskon 10 persen di Waroenk Seafood


Guna mengapresiasi kegiatan Pemilu 2019, manajemen Waroenk, dalam hal ini Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Kupang menggelar program diskon 10 persen makan dan minum bagi pengunjung yang menunjukkan jari yang telah tercelup tinta ungu. / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG - Pilpres dalam Pemilu 2019, tinggal menghitung hari. Sebagai warga negara yang baik, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang telah memenuhi syarat kepesertaan harus ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi tersebut.
Guna mengapresiasi kegiatan akbar lima tahunan itu, manajemen Waroenk, dalam hal ini Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, menggelar program diskon 10 persen makan dan minum bagi pengunjung yang menunjukkan jari yang telah tercelup tinta ungu.
“Jadi, seusai mencoblos pada Rabu, 17 April 2019, penikmat kuliner berhak mendapatkan diskon 10 persen dari kami, hanya dengan menunjukkan jari kelingkingnya yang sudah tercelup tinta ungu sebagai bukti telah mengikuti Pemilu 2019,” terang Marketing Communication and Public Relation Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Rivaldy Najib saat ditemui di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Jalan Veteran 18 (samping Lippo Plaza, depan Hotel Pelangi), Fatululi, Kupang, Sabtu (6/4/2019).
Dijelaskan, promo “Tunjuk Kelingking Ungu Diskon 10 Persen” pihaknya berlaku hanya satu hari.
“Jadi, jangan sia-siakan kesempatan promo yang kami gelar bagi peserta Pemilu 2019. Usai mencoblos, masyarakat bisa berbondong-bondong ke Waroenk Seafood and Oriental Cuisine untuk makan siang bersama keluarga maupun sahabatnya,” ajak Rivaldy.
Ia menambahkan, selain apresiasi bagi masyarakat peserta Pemilu 2019, gelaran promo yang diluncurkan pihaknya juga ingin lebih mengenalkan Waroenk Seafood and Oriental Cuisine kepada penikmat kuliner.
“Ada sekitar 150 menu di luar minuman yang kami tawarkan, semuanya berbeda dengan yang ada di Waroenk Oebufu dan Waroenk Podjok. Sehingga, pelanggan yang ingin mencicipi makanan yang lebih variatif, khususnya seafood dan makanan Asia, bisa ke Waroenk Seafood and Oriental Cuisine,” imbuh Rivaldy.
Bahkan, lanjut pria yang gemar icip-icip kuliner tersebut, beberapa menu dapat dikatakan pionir dengan harga sangat murah dan terjangkau di Kota Kupang. Sebut saja Bebek (Peking) Panggang Waroenk, Ayam Hainan, Bubur Waroenk dengan topping Telur Seribu Tahun, Dimsum, dan Steamboat.
“Tidak hanya pionir dan pertama di Kota Sasando ini, tetapi Dimsum dan Steamboat kami benar-benar murah. Steamboat misalnya, untuk Regular (satu hingga dua orang) hanya Rp 105 ribu dan Large (tiga hingga empat orang) Rp 210 ribu,” ulas Rivaldy.
Adapun menu Bubur Waroenk juga dibanderol sangat murah. “Satu porsi Bubur Waroenk hanya Rp 15 ribu, jika ditambah topping legendaris seperti Telur Seribu Tahun (Phitan Egg), pelanggan cukup menambah Rp 7.500. Masih ada topping lainnya yang tak kalah sedapnya dibandingkan Telur Seribu Tahun, seperti udang, telur asin, dan ayam Hainan.
Yang pasti, sebut Rivaldy, Waroenk Seafood and Oriental Cuisine adalah tempat pas untuk makan sekaligus nongkrong kaum milenial. Selain menunya unik, lezat, dan beda, suasana restoran juga sangat nyaman.
“Ada akses free wifi, full AC sehingga pelanggan yang makan tidak gerah, serta pelayanan yang ramah dari waitress (pramusaji). Atau, kalau yang ingin sekadar ngopi dan minum teh juga bisa, karena kami menyediakan kopi dan Chinese Tea khas Tiongkok yang sangat digemari di dunia,” paparnya.
Rivaldy menguraikan, untuk Chinese Tea pihaknya dibanderol sangat murah karena hanya Rp 15 ribu per teko.
“Jadi, segera habis mencoblos, tunjukkan kelingking yang sudah dicelup tinta ungu di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine untuk mendapatkan diskon 10 persen. Jangan lupa, kami juga ada program ‘Makan Berhadiah Motor dan Emas’. Di program ini, pelanggan yang bertransaksi Rp 100 ribu akan mendapatkan satu kupon undian berhadiah satu unit sepeda motor dan lima keping emas untuk masing-masing lima pemenang hiburan,” tutupnya

03 April 2019

Makan berhadiah motor dan emas di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine


 
Memasuki tahun ketiga kehadirannya, Waroenk Resto and Cafe kembali membuka cabang di Jalan Veteran 18 (ex Palm Seafood, samping Lippo Plaza, depan Hotel Pelangi), Fatululi, Kupang. Tentu saja, eksistensi Waroenk bisa bertahan karena terus mempertahankan cita rasa makanan yang mumpuni. / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG - Bicara kuliner, tentu tidak ada habisnya. Banyak ragam kuliner yang ditawarkan pengusaha tetapi tidak semua memuaskan pelanggannya. Pasalnya, makanan dengan cita rasa berkualitas itulah yang sulit dipertahankan.
Memasuki tahun ketiga kehadirannya, Waroenk Resto and Cafe kembali membuka cabang di Jalan Veteran 18 (ex Palm Seafood, samping Lippo Plaza, depan Hotel Pelangi), Fatululi, Kupang. Tentu saja, eksistensi Waroenk bisa bertahan karena terus mempertahankan cita rasa makanan yang mumpuni.
“Makanan yang kami hadirkan sangat disukai penikmat kuliner di Kota Kupang, bahkan para pendatang yang berkunjung di Kota Sasando ini. Terbukti, kami mendapat penghargaan Kadin Award 2018 dari Kadin NTT sebagai Restoran dengan Menu Terinovatif se-NTT,” terang Marketing Communication and Public Relation Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Rivaldy Najib saat ditemu di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, Jumat (29/3/2019).
Apresiasi itu terus berlanjut, lanjut Rivaldy, dengan banyaknya pujian terhadap cita rasa makanan dari pelanggan yang datang pada soft opening Waroenk Seafood and Oriental Cuisine pada Rabu (27/3/2019) lalu.
“Bebek (Peking) Panggang Waroenk jadi best seller jualan kami di hari pertama peluncuran resto kami. Menurut testimoni pelanggan, selain lezat harga yang kami banderol termasuk murah. Bayangkan, untuk seperempat ekor hanya Rp 99 ribu, dan ini sudah bisa disantap empat-tiga orang dengan ukuran lumayan besar,” imbuhnya.
Rivaldy menambahkan, selain itu pihaknya juga menyediakan sekitar 150 menu lain, seperti seafood (lobster, kepiting, ikan laut dan tawar, serta kerang), dimsum, nasi Hainan, bubur, ayam panggang, sup, sayuran,” paparnya.
“Sayuran kami yang populer adalah Baby Buncis yang sudah sangat digemari penikmat kuliner internasional. Sementara, untuk minuman juga tidak kalah variatifnya, baik dingin maupun panas seperti Chinese Tea yang legendaris,” katanya.
Yang pasti, sebut Rivaldy, semua menu baik makanan dan minuman dibanderol dengan harga murah dan terjangkau.
“Makanan seafood ada yang kami jual per porsi dan per ons sesuai pilihan pelanggan. Selama ini, Waroenk kan dikenal sebagai penyedia makanan berkelas, mewah namun dengan harga terjangkau. Jadi, semua kalangan dapat masuk di resto kami,” ujarnya.
Selain tetap mempertahankan cita rasa semua menunya, Rivaldy mengatakan ada apresiasi untuk pelanggan yang bersantap di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine, yaitu “Program Makan Berhadiah Motor dan Emas”.
“Boleh dibilang ini bentuk apresiasi dan surprais bagi pelanggan, makan makanan enak dengan harga murah tetapi berkesempatan mendapatkan hadiah sepeda motor dan emas,” katanya.
Ia menjelaskan, mekanisme program undian adalah dengan makan minimal Rp 100 ribu (berlaku kelipatan), pelanggan berhak mendapat satu kupon undian yang akan diundi pada 3 Oktober 2019 mendatang.
“Kupon undian dikumpulkan terakhir pada 27 September 2019. Satu orang pemenang, berhak mendapat satu sepeda motor Honda Beat eSP dan lima orang pemenang hiburan masing-masing akan mendapatka emas satu gram,” urai Rivaldy.
Ia mengatakan, selain apresiasi bagi pelanggan, program “Makan Berhadiah Motor dan Emas” tersebut dapat lebih memanjakan konsumen, sehingga lebih loyal dan konsisten bersantap di Waroenk Seafood and Oriental Cuisine yang memang dikenal sebagai resto penyedia makanan berkualitas dengan harga terjangkau.
“Yang pasti, Waroenk Seafood and Oriental Cuisine berkomitmen menyediakan makanan halal yang lezat, enak, dan berharga terjangkau. Selain itu, sebagai tempat bersantap yang nyaman, cozy, dan pas untuk nongkrong bersama teman maupun keluarga,” tutup Rivaldy.