12 August 2018

Minuman rekomendasi kesehatan ini diluncurkan Waroenk Kupang

Dalam momentum Kemerdekaan tahun ini, tepatnya di awal Agustus 2018, resto dan kafe yang meraih penghargaan dari Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur (Kadin NTT) sebagai restoran dengan menu terinovatif se-NTT ini kembali meluncurkan jus baru, Juice Merdeka. / Effendy Wongso

britaloka.com, KUPANG - Salah satu unsur terpenting dalam usaha kuliner adalah penyediaan minuman yang dapat dikata tidak dapat dipisahkan dari makanan utama. Sehingga, juga boleh dikata hampir tidak ada restoran maupun kafe yang tidak menyediakan minuman, baik sekadar air putih (mineral water), minuman ringan (soft drink) maupun jus (juice).
Demikian pula yang disajikan manajemen Waroenk Resto and Cafe yang sudah menjadi destinasi kuliner terpandang di Kota Kupang, yang rutin meluncurkan minuman-minuman baru dalam daftar menunya.
Dalam momentum Kemerdekaan tahun ini, tepatnya di awal Agustus 2018, resto dan kafe yang meraih penghargaan dari Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur (Kadin NTT) sebagai restoran dengan menu terinovatif se-NTT ini kembali meluncurkan jus baru, Juice Merdeka.
“Kami ada luncurkan Juice Merdeka. Kenapa dinamakan merdeka, karena tampilan juice ini berwarna merah-putih. Bahannya terdiri dari buah naga dan sirsak. Yang pasti, sangat menyegarkan,” jelas Marketing Communication and Public Relation Waroenk, Bunga Aprilia dalam keterangan resminya belum lama ini di Waroenk, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang.
Peluncuran Juice Merdeka yang dibanderol Rp 21 ribu itu juga bersamaan peluncuran dua menu Nusantara baru lainnya, di antaranya Nasi Campur Waroenk Rp 35 ribu dan Cakalang Suwir Rp 25 ribu.
Bunga menambahkan, bahan jus yang disajikan pihaknya pada umumnya menggunakan sari buah asli, begitu pun dalam bahan Juice Merdeka. “Seperti yang diketahui, buah-buahan (asli) kaya akan nutrisi seperti vitamin dan zat-zat alami yang baik untuk kesehatan. Juice Merdeka terdiri dari dua bahan buah, yaitu buah naga dan sirsak. Jadi, sangat recommended-lah untuk dikonsumsi,” sarannya.
Lebih lanjut, Bunga berharap minuman baru yang dipersembahkan manajemen di Agustus 2018 ini dapat diterima baik masyarakat. Adapun target penjualan yang ingin disasar, dara kelahiran 1999 itu hanya menyebut kalau bisa sebanyak mungkin.
“Kalau bisa sebanyak mungkin, soalnya berpengalaman terhadap menu minuman berbahan sari buah lainnya seperti Juice Alpukat, Juice Apel, dan banyak buah lainnya penjualan cukup tinggi,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, sari buah atau jus (berasal dari bahasa Inggris juice, namun lebih tepatnya fruit juice) adalah cairan yang terdapat secara alami dalam buah-buahan.
Sari buah populer dikonsumsi manusia sebagai minuman. Biasanya dibuat dengan cara memblender buah-buahan bersama sedikit air dan takaran gula yang sesuai. Beberapa jenis sari buah yang terkenal di antaranya sari buah jeruk, sari jeruk nipis, sari buah jambu biji, sari buah sirsak, sari buah mangga, sari buah terong Belanda, dan sari buah markisa.
Buah naga atau lebih dikenal sebagai pitaya di Inggris, merupakan buah dari beberapa jenis kaktus marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Saat ini, juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara, dan Tiongkok selatan.
Uniknya, Hylocereus hanya mekar pada malam hari. Pada 1870, tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan Tiongkok, buahnya dianggap membawa berkah (hoki). Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar.
Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Tiongkok dikenal sebagai Thang Loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai Dragon Fruit.
Buah naga harus dibelah hingga daging buahnya terlihat ketika akan dikonsumsi. Tekstur buahnya sering disamakan dengan buah kiwi lantaran bijinya yang hitam dan renyah. Daging buahnya terasa agak manis ketika dimakan dan memiliki kandungan kalori yang rendah. Biji buah naga memiliki rasa pedas serta kaya akan lipid (kelompok molekul alami yang meliputi lemak, lilin, sterol, dan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, monogliserida, digliserida, trigliserida, fosfolipid, dan lain-lain) serta dimakan bersama daging buahnya, namun bijinya harus dikunyah karena sulit dicerna tubuh.
Selain dimakan langsung, buah naga juga dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman seperti sup, salad, keripik, agar-agar, jus buah, bubur mutiara, dan sebagainya.
Buah naga merah sebagai salah satu buah yang memiliki banyak manfaat untuk membantu mengatasi dan membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari batang buah naga, daging buah naga, sampai dengan kulit buah naga juga memiliki banyak kandungan vitamin dan zat yang sangat bermanfaat. Dokter juga sangat merekomendasikan buah naga merah, sebagai buah konsumsi yang bisa di gunakan untuk terapi dalam penyembuhan suatu penyakit.
Buah naga merah membantu menyembuhkan penyakit kanker, kandungan vitamin kompleksnya, sudah direkomendasikan dokter sebagai buah terapi penyembuhan kanker.
Sementara itu, buah sirsak, atau biasa disebut nangka belanda atau durian belanda (Annona muricata L) di beberapa daerah di Indonesia adalah tumbuhan berbuah yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris, nangkelan (Madura), srikaya jawa (Bali), boh lona (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung, "Nangko Belando" (Palembang).
Penyebutan "belanda" dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda, zuurzak yang berarti "kantung asam") didatangkan pemerintah kolonial Hindia Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.
Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya. Tumbuhan ini dapat tumbuh di berbagai kondisi tempat, tetapi paling baik ditanam di daerah yang cukup berair. Beberapa pakar kesehatan merekomendasikan buah ini dibikin jus untuk dikonsumsi lantaran jus sirsak membantu mencegah kanker dan tumor ganas lainnya.
Pasalnya, jus sirsak menawarkan tindakan antioksidan untuk tubuh karena membantu menghilangkan racun penyebab penyakit kronis seperti kanker. Untuk itu, dianjurkan minum jus sirsak sebagai terapi alami menyertai prosedur medis pada pasien dengan kanker.

10 August 2018

Ini rahasia kelezatan Nasi Campur Waroenk yang bakal diluncurkan di momen Kemerdekaan

Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-73, Waroenk yang sudah menjadi destinasi kuliner populer di Kota Kupang, tidak ketinggalan merayakannya dengan meluncurkan menu baru, salah satunya adalah Nasi Campur Waroenk yang dibanderol Rp 35 ribu. / Effendy Wongso

britaloka.com, KUPANG - Bagi penikmat kuliner, rasanya tidak ada yang tidak mengenal Nasi Campur. Makanan asli Indonesia yang terdiri dari berbagai bahan ini sudah sangat populer, tidak hanya masyarakat Indonesia, tetapi juga mancanegara.
Bagaimana tidak, kombinasi campuran beberapa bahan lezat menyatu dalam satu sajian. Sebut saja item lauk yang digunakan seperti sambal goreng, abon, serundeng, tahu goreng, ikan goreng, telur, dan lain-lain sesuai penyajian warung atau rumah makan yang menyajikannya.
Sehingga, Nasi Campur dapat memiliki variasi tersendiri. Sekadar informasi, masakan ini juga sering dijual dalam bungkus kertas atau daun pisang.
Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-73, Waroenk yang sudah menjadi destinasi kuliner populer di Kota Kupang, tidak ketinggalan merayakannya dengan meluncurkan menu baru, salah satunya adalah Nasi Campur Waroenk yang dibanderol Rp 35 ribu.
Secara mendetail, saat ditemui di Waroenk, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Senin 6 Agustus 2018 lalu, Marketing and Public Relation Waroenk, Bunga Aprilia menguraikan selain Nasi Campur Waroenk, pihaknya meluncurkan dua menu baru Nusantara lainnya, Cakalang Suwir Rp 25 ribu dan Juice Merdeka Rp 21 ribu.
Ia menjelaskan, pihaknya memang sengaja mengangkat menu nasional di momentum kemerdekaan sebagai bentuk apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan para pendahulu bangsa.
“Jadi, bertepatan di bulan Kemerdekaan, ada jiwa nasionalisme-lah (dengan mengangkat menu nasional). Selain itu, (peluncuran menu baru) tentu untuk melepaskan kerinduan para penikmat kuliner mencicipi menu Nusantara seperti Nasi Campur Waroenk dan Cakalang Suwir yang memang seratus persen bahannya dari negeri kita sendiri,” paparnya.
Bunga mengatakan, animo terhadap menu Nusantara di Waroenk dan Waroenk Podjok Transmart cukup apresiatif. Beberapa menu Nasional bahkan sudah menjadi ikonik dan terus diburu pelanggan.
“Selama ini, menu Nusantara kami memang masih menjadi andalan, sebut saja Nasi Iga Goreng Sambal Bawang di Waroenk dan Nasi Goreng Balacan di Waroenk Podjok. Menu-menu tersebut menjadi favorit karena memang kami tidak menafikan kualitas racikan dari chef andal kami,” imbuhnya.
Bunga menguraikan, pihaknya optimistis Nasi Campur Waroenk bakal disukai pelanggan karena bahannya komplet.
“Bahannya beragam, terdiri dari nasi putih, paru goreng, ubi kering, abon, telur balado, dan rawon daging,” jelasnya.
Sementara itu, Cakalang Suwir terdiri dari suwiran ikan cakalang berkualitas dan sayur kangkung. Tidak hanya makanan, Bunga menginformasikan Waroenk juga meluncurkan minuman segar pelepas dahaga.
“Kami juga meluncurkan Juice Merdeka. Kenapa dinamakan merdeka, karena tampilan juice ini berwarna merah putih. Bahannya terdiri dari buah naga dan sirsak. Yang pasti, sangat menyegarkan,” tambahnya.
Bunga berharap, menu-menu baru yang dipersembahkan manajemen di Agustus 2018 ini dapat diterima baik masyarakat. Adapun target penjualan yang ingin disasar, dara kelahiran 1999 itu menyebut kalau bisa sebanyak mungkin.
“Ya, sebanyak mungkinlah. Soalnya, berpengalaman terhadap menu kami sebelumnya seperti Ayam Geprek Original di Waroenk Podjok, penjualan cukup tinggi,” jelasnya.

08 August 2018

Waroenk Kupang luncurkan tiga menu Nusantara di momen kemerdekaan

Sebagai pusat destinasi kuliner terpopuler di Kota Kupang, Waroenk Resto and Cafe tidak ketinggalan mengakomodir para penikmat kuliner dengan terus meluncurkan menu-menu baru, khususnya menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73. / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG - Selalu saja ada yang istimewa setiap perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Di HUT Kemerdekaan yang ke-73, lazimnya tahun-tahun sebelumnya, seluruh warga Indonesia turut merayakannya dengan semarak.
Selain masyarakat pada umumnya, pelaku usaha dalam berbagai kompartemen pun masif memeriahkannya, tidak terkecuali para pelaku kuliner.
Sebagai pusat destinasi kuliner terpopuler di Kota Kupang, Waroenk Resto and Cafe tidak ketinggalan mengakomodir para penikmat kuliner dengan terus meluncurkan menu-menu baru, khususnya menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73.
Mengawali Agustus 2018, tempat makan dan minum berlogo “Koki Berkumis” tersebut meluncurkan tiga menu Nusantara baru, di antaranya Nasi Campur Waroenk yang dibanderol Rp 35 ribu, Cakalang Suwir, Rp 25 ribu, dan Juice Merdeka Rp 21 ribu.
Saat ditemui di Waroenk, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Senin 6 Agustus 2018, Marketing and Public Relation Waroenk, Bunga Aprilia mengatakan pihaknya sengaja mengangkat menu nasional di momentum kemerdekaan sebagai bentuk apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan para pendahulu bangsa.
“Jadi, bertepatan di bulan Kemerdekaan, ada jiwa nasionalisme-lah (dengan mengangkat menu nasional). Selain itu, (peluncuran menu baru) tentu untuk melepaskan kerinduan para penikmat kuliner mencicipi menu Nusantara seperti Nasi Campur Waroenk dan Cakalang Suwir yang memang seratus persen bahannya dari negeri kita sendiri,” paparnya.
Bunga menjelaskan, animo terhadap menu Nusantara di Waroenk dan Waroenk Podjok Transmart cukup apresiatif. Beberapa menu Nasional bahkan sudah menjadi ikonik dan terus diburu pelanggan.
“Selama ini, menu Nusantara kami memang masih menjadi andalan, sebut saja Nasi Iga Goreng Sambal Bawang di Waroenk dan Nasi Goreng Balacan di Waroenk Podjok. Menu-menu tersebut menjadi favorit karena memang kami tidak menafikan kualitas racikan dari chef andal kami,” imbuhnya.
Bunga menguraikan, pihaknya optimistis Nasi Campur Waroenk bakal disukai pelanggan karena bahannya komplit.
“Bahannya beragam, terdiri dari nasi putih, paru goreng, ubi kering, abon, telur balado, dan rawon daging,” jelasnya.
Sementara itu, Cakalang Suwir pihaknya terdiri dari suwiran ikan cakalang berkualitas dan sayur kangkung.
Tidak hanya makanan, Bunga mengatakan, Waroenk juga meluncurkan minuman segar pelepas dahaga.
“Kami ada luncurkan Juice Merdeka. Kenapa dinamakan merdeka, karena tampilan juice ini berwarna merah putih. Bahannya terdiri dari buah naga dan sirsak. Yang pasti, sangat menyegarkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bunga berharap menu-menu baru yang dipersembahkan manajemen di Agustus 2018 ini dapat diterima baik masyarakat. Adapun target penjualan yang ingin disasar, dara kelahiran 1999 itu menyebut kalau bisa sebanyak mungkin.
“Ya, sebanyak mungkinlah. Soalnya, berpengalaman terhadap menu kami sebelumnya seperti Ayam Geprek Original di Waroenk Podjok, penjualan cukup tinggi,” imbuhnya.