17 May 2018

Selama Ramadan, Waroenk Kupang buka hingga pukul 04.00 Wita, ada free takjil juga

Guna mengakomodir umat Muslim yang akan berbuka puasa dan sahur di luar rumah keluarganya masing-masing, Waroenk yang sudah menjadi destinasi kuliner di Kota Kupang menyediakan free takjil, serta beroperasi hingga pukul 04.00 Wita. / Effendy Wongso

britaloka.com, KUPANG – Bulan penuh berkah, Ramadan memasuki hari pertama dan dirayakan seluruh umat Muslim di seluruh dunia. Kebahagiaan, lebih terasa saat berbuka puasa dan sahur bersama di antara keluarga yang berkumpul di rumah.
Akan tetapi, bagi yang tidak memiliki kesempatan berbuka puasa dan sahur di rumah lantaran satu dan lain hal, biasanya akan berbuka puasa di resto maupun kafe.

Untuk itu, guna mengakomodir umat Muslim yang akan berbuka puasa dan sahur di luar rumah keluarganya masing-masing, Waroenk yang sudah menjadi destinasi kuliner di Kota Kupang menyediakan free takjil, serta beroperasi hingga pukul 04.00 Wita.

“Selama bulan puasa ini, mulai besok Jumat (18/5/2018) hingga akhir Ramadan, Kamis (14/6/2018), kami akan buka hingga pukul 04.00 Wita. Biasanya, di hari biasa kami tutup pukul 11.30 Wita, tetapi untuk mengakomodir pelanggan yang melaksanakan ibadah puasa di Ramadan tahun ini, Waroenk akan buka sampai subuh,” terang Public Relation and Representative Admin, Merlin Sinlae saat ditemui di Waroenk Resto and Cafe, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Kamis (17/5/2018) sore.
Menurut wanita muda yang senang dengar musik ini, jam operasional yang lebih panjang pihaknya selain memberi kesempatan kepada pelanggan untuk sahur, jugat (18/5/2018) hingga akhir Ramadan, Kamis (14/6/2018), kami akan buka hingga pukul 04.00 Wita. Biasanya, di hari biasa kami tutup pukul 11.30 Wita, tetapi untuk mengakomodir pelanggan yang melaksanakan ibadah puasa di Ramadan tahun ini, Waroenk akan buka sampai subuh,” terang Public Relation and Representative Admin, Merlin Sinlae saat ditemui di Waroenk Resto and Cafe, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang,  Kamis (17/5/2018) sore.a memberi kesempatan bagi para “night worker” atau pekerja yang beraktivitas di malam hari untuk tetap dapat menikmati makanan di Waroenk.
“Mereka boleh juga ‘ngopi’ sembari kongko-kongko bersama teman, karena kopi yang kami tawarkan dari biji kopi pilihan. Selain itu, kami juga menyediakan roti Royal Bakery yang berkualitas. Yang pasti, makan maupun minum pastinya lebih asyik di Waroenk,” ujar Merlin.

Tidak hanya itu, tambah Merlin, setiap harinya pihaknya akan memberikan secara gratis takjil yang jenisnya berubah setiap hari kepada pelanggan yang berbuka puasa.

Sebelumnya, Marketing Communication and Public Relation Waroenk Podjok (Waroenk Group), Yunita Kitu mengatakan, manajemen  turut berbahagia atas datangnya bulan penuh berkah ini.

“Makanya, kami memberikan free takjil yang nantinya akan berbeda-beda setiap harinya (di Waroenk Podjok dan Waroenk Oebufu),” jelasnya.

Adapun jenis takjil yang bakal disediakan resto dan kafe yang belum lama ini meraih penghargaan Kadin NTT Award 2018 kategori “Restoran dengan Menu Terinovatif se-NTT” tersebut, antara lain Kolak Pisang, Kolak Singkong, Bubur Kacang Ijo, dan berbagai jenis takjil lainnya.

“Untuk di hari pertama puasa sore hari ini, kami menyediakan Kolak Pisang. Free takjil berlaku untuk umum, atau siapa saja yang bersantap di Waroenk Podjok (dan Waroenk Oebufu) pada pukul 17.30 Wita hingga 18.30 Wita,” imbuh Yunita.

Ia menambahkan, khusus bagi pelanggan yang ingin membeli menu takjil, pihaknya menyediakan dan menjual aneka jenis takjil di Waroenk Podjok.

“Takjil yang kami jual adalah jajanan pasar (penganan) yang fresh atau dibuat pada hari ini juga, di antaranya Onde-onde Rp 2.500, Putu Ayu Rp 2.300, Pici-pici Rp 2.000, Singkong Keju Rp 2.800, Talam Rp 2.500, Lalampa Rp 6.000, dan masih banyak kue lainnya,” papar Yunita. 
Sebelumnya, Sales Representatif Royal Bakery yang menjaga stan jajanan pasar di Waroenk Podjok, Ika menjelaskan setiap harinya pihaknya memang sudah menjual aneka jajanan pasar yang menjadi pelengkap menu-menu resto di Waroenk Podjok.

“Tetapi, jelang dan masuk Ramadan tahun ini, kami lebih memperkaya variasi jualan. Yang pasti, lebih banyak pilihan bagi pelanggan yang menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Yang pasti, sebut Ika, semuanya segar lantaran kompartemen pantry pantry membuatnya langsung untuk hari itu juga. “Jadi tetap terjaga kualitasnya,” ujarnya.

Dijelaskan, tidak hanya jajanan pasar tetapi di Waroenk Oebufu juga menjual aneka roti (bakery).
“Yang ingin membeli roti, boleh ke Royal Bakery di Jalan Bundaran PU (TDM), atau boleh juga ke Waroenk, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu,” tutupnya.