06 April 2018

Iga Rica Kemangi, sensasi cita rasa varian iga Waroenk Podjok

Selain penyajiannya yang unik dibungkus kertas foil agar panasnya tetap terjaga, Iga Rica Kemangi di Waroenk Podjok juga memiliki cita rasa pedas yang “menggigit”. / Effendy Wongso

britaloka.com, KUPANG - Salah satu alasan dijadikannya suatu resto dan kafe sebagai destinasi kuliner tidak lepas dari produk berkualitas yang dihasilkan. Cita rasa merupakan poin penting dari semua penilaian, disusul hal-hal pendukung lainnya.
Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian yang telah diraih manajemen Waroenk yang sukses menjadikan salah satu varian iganya, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang sebagai salah satu menu ikonik di Kota Kupang.
Pasalnya, setelah diluncurkan bersama pembukaan Waroenk Oebufu pada 8 Juli 2017 lalu, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang mendapat animo yang luar biasa dari penikmat kuliner.
Bahkan, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang identik Waroenk Oebufu sehingga resto dan kafe berlogo “koki berkumis” tersebut dijadikan destinasi kuliner di Kota Kupang.
“Pelanggan mengunjungi resto dan kafe kami tidak lepas dari kontribusi produk kuliner unggul yang telah diluncurkan, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang. Menu itu, hingga saat ini terus diburu pelanggan,” kata Marketing Communication and Representative Admin Waroenk Podjok dalam keterangan resminya di Waroenk Podjok, Lantai Dasar Transmart, Jalan WJ Lalamentik, Fatululi, Kupang, Jumat (6/4/2018).
Meskipun sudah berhasil menciptakan menu ikonik, sebut wanita kelahiran Rote ini, pihaknya tidak lantas berpuas diri.
“Kami akan terus meluncurkan menu inovatif yang tidak kalah dibandingkan menu sebelumnya. Sebab, ini adalah visi manajemen kami, baik di Waroenk Oebufu maupun di Waroenk Podjok,” paparnya.
Dijelaskan, resto dan kafe yang memiliki jargon “Semuanya Enak, Harga Terjangkau” tersebut kembali meluncurkan varian iga yang diklaim tidak kalah lezatnya dibandingkan Nasi Iga Goreng Sambal Bawang, yaitu Iga Rica Kemangi.
“Varian iga terbaru kami ini sama lezatnya dengan Nasi Iga Goreng Sambal Bawang, tetapi lebih inovatif terutama dalam penyajiannya,” imbuh Noncy.
Menurutnya, selain penyajiannya yang unik dibungkus kertas foil agar panasnya tetap terjaga, Iga Rica Kemangi juga memiliki cita rasa pedas yang “menggigit”.
“Seperti kita ketahui, racikan makanan ini diperkaya penggunaan bumbu rica-rica khas Manado yang memang terkenal pedasnya. Apalagi, aroma harum dari bahan iga yang digoreng berpadu kemangi menambah wangi makanan ini,” beber Noncy.
Ia menyebut, harga yang dibanderol untuk Iga Rica Kemangi cukup terjangkau Rp 50 ribu. “Menu ini termasuk ala carte, dengan porsi lumayan yang dapat disantap berdua,” katanya.
Menurut Noncy, pelanggan Waroenk Podjok khususnya penikmat kuliner yang menyukai varian iga, sangat apresiatif menyambut hadirnya Iga Rica Kemangi yang diluncurkan pihaknya bersama pembukaan Waroenk Podjok pada 2 Maret 2018 lalu.
Dijelaskan, selain Iga Rica Kemang, varian iga lain yang ditawarkan pihaknya antara lain Asam Iga Seruni Rp 55 ribu, Iga Goreng Sambal Bengis Rp 50 ribu, Iga Asap Hotplate (Level 0-4) Rp 60 ribu, Iga Panggang Citrus Rp 50 ribu, dan Iga Masak Kare Rp 45 ribu.