07 April 2018

Iga Panggang Citrus Waroenk Podjok, sensasi iga panggang beraroma jeruk

Animo pelanggan Waroenk Podjok, khususnya penikmat kuliner yang menyukai varian iga, sangat apresiatif menyambut hadirnya Iga Panggang Citrus. / Effendy Wongso

britaloka.com, KUPANG – Jika penikmat kuliner ditanyakan apa yang menjadi alasan mereka loyal bersantap di salah satu resto atau kafe, maka jawabannya tidak terlepas dari cita rasa unggul dari produk makanan maupun minuman yang dihasilkan.
Sehingga, tidak berlebihan bila suatu resto atau kafe dijadikan penikmat kuliner sebagai destinasi kuliner. Pasalnya, cita rasa merupakan poin penting dari semua penilaian, disusul hal-hal pendukung lainnya seperti kenyamanan, keramahan pelayanan, dan kebersihan lingkungan resto atau kafe tersebut.
Jika merujuk hal itu, tidak dapat disangkal bila posisi Waroenk Resto and Cafe yang berlokasi di Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, maupun Waroenk Podjok yang bernaung di bawah manajemen Waroenk, sudah dijadikan destinasi kuliner masyarakat Kota Kupang, bahkan ekspatriat dan wisatawan mancanegara (wisman) yang tengah berkunjung ke daerah berjuluk “Kota Sasando”.
Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian yang telah diraih manajemen Waroenk yang sukses menjadikan salah satu varian iganya, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang sebagai salah satu menu ikonik di Kota Kupang.
Pasalnya, setelah diluncurkan bersama pembukaan Waroenk Oebufu pada 8 Juli 2017 lalu, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang mendapat animo yang luar biasa dari penikmat kuliner.
Bahkan, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang identik Waroenk Oebufu sehingga resto dan kafe berlogo “koki berkumis” tersebut dijadikan destinasi kuliner di Kota Kupang.
“Antusiasnya pelanggan mengunjungi resto dan kafe kami tidak lepas dari kontribusi produk kuliner unggul yang telah diluncurkan, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang. Menu itu, hingga saat ini terus diburu pelanggan,” kata Marketing Communication and Representative Admin Waroenk Podjok dalam keterangan resminya di Waroenk Podjok, Lantai Dasar Transmart, Jalan WJ Lalamentik, Fatululi, Kupang, Sabtu (6/4/2018).
Kendati sudah berhasil menciptakan menu ikonik, Noncy mengatakan pihaknya tidak lantas berpuas diri. Menurutnya, manajemen Waroenk Oebufu dan Waroenk Podjok terus meluncurkan menu inovatif yang tidak kalah dibandingkan menu sebelumnya.
“Pasalnya, hal itu merupakan visi awal manajemen kami yang akan terus diimplementasikan guna meraih pencapaian tertinggi perusahaan, yaitu customer satisfaction atau kepuasan pelanggan,” bebernya.
Dijelaskan, resto dan kafe yang memiliki jargon “Semuanya Enak, Harga Terjangkau” tersebut kembali meluncurkan varian iga yang diklaim tidak kalah lezatnya dibandingkan Nasi Iga Goreng Sambal Bawang, yaitu Iga Panggang Citrus.
“Varian iga terbaru kami ini sama lezatnya dengan Nasi Iga Goreng Sambal Bawang, tetapi lebih inovatif terutama dalam bumbu khas yang menambah kelezatan iga ini,” imbuh Noncy.
Dijelaskan, selain daging iganya yang empuk dan renyah, kelezatan iga yang diluncurkan bersamaan pembukaan Waroenk Podjok pada 2 Maret 2018 lalu itu tidak lepas dari baluran saus spesial yang “yummy”.
“Saus spesial ini memiliki sensasi tersendiri di lidah konsumen. Apalagi, kita ketahui jika varian daging iga di Waroenk Oebufu dan Waroenk Podjok sudah terkenal keempukannya,” jelasnya.
Noncy mengatakan, harga yang dibanderol untuk Iga Panggang Citrus cukup terjangkau Rp 50 ribu. “Seperti Iga Asap Hotplate dan Iga Rica Kemangi, menu ini termasuk ala carte. Porsinya cukup lumayan, dapat disantap berdua,” urainya.
Ia menambahkan, animo pelanggan Waroenk Podjok, khususnya penikmat kuliner yang menyukai varian iga, sangat apresiatif menyambut hadirnya Iga Panggang Citrus yang diluncurkan pihaknya.
“Varian iga dengan bahan citrus (jeruk) ini, masih menjadi salah satu best seller di Waroenk Podjok selain Iga Rica Kemangi. Jadi, yang ingin mencicipi varian iga yang mumpuni, bersantap saja di Waroenk Podjok,” kata Noncy.
Selain Iga Panggang Citrus, varian iga Waroenk Podjok di antaranya Iga Rica Kemangi, Asam Iga Seruni Rp 55 ribu, Iga Goreng Sambal Bengis Rp 50 ribu, Iga Asap Hotplate (Level 0-4) Rp 60 ribu, dan Iga Masak Kare Rp 45 ribu.