20 February 2018

Wisatawan AS puji kelezatan makanan di Waroenk

Karyawan Waroenk Resto and Cafe tengah foto bersama wisman AS, Selasa (20/2/2018). Sejak dibuka pada 8 Juli 2017 lalu, sudah banyak wisman yang bersantap di Waroenk. Beberapa negara asal wisman itu di antaranya dari Korea Selatan (Korsel), Tiongkok, Belanda, Malaysia, dan Amerika Serikat (AS). / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG - Bisnis, dalam kompartemen apapun tidak akan lepas dari visi customer satisfaction atau kepuasan pelanggan, tidak terkecuali dalam bidang kuliner.
Seperti yang sudah menjadi visi awal Waroenk Resto and Cafe, pencapaian tertinggi ini pun tidak dinafikan manajemen sejak awal berdirinya resto dan kafe berlogo “koki berkumis” tersebut.
Tidak heran bila tempat bersantap dan nongkrong yang berlokasi di Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga Kupang.
“Tidak hanya warga Kupang, tetapi Waroenk juga sering dikunjungi wisatawan domestik di luar Nusa Tenggara Timur (NTT), bahkan wisatawan mancanegara (wisman),” kata Public Relation and Representative Admin, Merlin Sinlae dalam rilisnya, Selasa (20/2/2018).
Merlin memaparkan, sejak dibuka pada 8 Juli 2017 lalu, sudah banyak wisman yang bersantap di Waroenk. Beberapa negara asal wisman itu di antaranya dari Korea Selatan (Korsel), Tiongkok, Belanda, Malaysia, dan Amerika Serikat (AS).
“Hari ini, kami dikunjungi wisman dari AS. Seperti wisman yang berkunjung sebelumnya, mereka juga memuji makanan di Waroenk termasuk kebersihan dan kenyamanan suasana resto,” imbuhnya.
Merlin menambahkan, wisman AS yang terdiri dari dua orang bernamaTerry dan Steve tersebut memesan dua porsi Double Decker.
“Mereka sangat menyukai Double Decker kami. Surprais, karena mereka tidak menyangka harga yang kami banderol sangat terjangkau untuk kategori ‘steik’, Rp 50 ribu. Apalagi, menurut mereka, porsinya Double Decker cukup besar,” jelasnya.
Merlin mengatakan, kedua wisman AS tersebut tengah berkunjung ke NTT dengan wilayah sambangan Kupang, Sumba, dan beberapa daerah lainnya.
“Kesan yang mendalam terhadap cita rasa menu kami, menurut Terry dan Steve, tidak akan dilupakan. Mereka mengatakan, kelak jika berkunjung ke Kupang, mereka pasti akan singgah lagi di Waroenk,” tutupnya.