24 February 2018

Soto Betawi hadir di Waroenk Podjok, manajemen optimistis jadi favorit pelanggan

Salah satu menu baru yang dihadirkan Waroenk Podjok dalam item menu Indonesian Corner adalah Soto Betawi Bang Doel. Soto Betawi secara umum sudah sangat akrab di lidah orang Indonesia. Inilah sebabnya manajemen mengangkat menu tersebut / IST
britaloka.com, KUPANG - Kurang lebih seminggu lagi, Waroenk Podjok akan beroperasi bersamaan pembukaan Transmart Kupang. Resto yang berada di bawah manajemen Waroenk tersebut diklaim bakal menawarkan menu-menu unik dan lezat, dengan varian kuliner yang sama sekali berbeda dibandingkan yang disajikan Waroenk.
Marketing Communication (Marcom) and Representative Admin Waroenk Podjok, Noncy Ndeo mengatakan, salah satu menu baru yang dihadirkan pihaknya dalam item Indonesian Corner adalah Soto Betawi Bang Doel.
“Soto Betawi secara umum sudah sangat akrab di lidah orang Indonesia. Inilah sebabnya kami mengangkat menu tersebut,” imbuhnya saat ditemui di Waroenk Resto and Cafe, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Sabtu (24/2/2018) pagi.
Noncy mengungkapkan optimistisnya jika Soto Betawi Bang Doel bakal menjadi favorit pelanggan. Pasalnya, selain sudah menjadi salah satu menu ikonik nasional, makanan khas Jakarta ini juga memiliki cita rasa yang menggiurkan.
“Soto Betawi Bang Doel yang kami tawarkan tidak meninggalkan tipikal orisinal Soto Betawi dengan bahan daging berkuah susu,” paparnya.
Terkait harga per porsinya, Noncy belum mengungkapkannya. Akan tetapi, ia menjamin pelanggan yang menyenangi menu soto, pasti akan ketagihan.
Noncy menambahkan, dalam proses penyajiannya, Soto Betawi biasanya disajikan ke dalam mangkuk dengan beberapa bahan tambahan seperti bawang goreng, irisan tomat, irisan daun bawang, dan daun seledri.
“Soto Betawi biasanya dihidangkan bersama nasi, sambal, acar, minyak samin, jeruk nipis,” ujarnya.
Selain Soto Betawi, dalam jajaran menu Indonesian Corner, Noncy mengatakan pihaknya juga menyajikan Asam Iga Seruni, Rawon Daging, Sop Buntut Bakar/Goreng, Iga Panggang Citrus, Iga Goreng Sambal Bengis, Nasi Ayam Betutu, Nasi Babat Gongso Semarang, Bebek Rempah Goreng Wangi, dan lain-lain.
Tidak hanya menu Nusantara, manajemen Waroenk juga menyajikan beberapa menu Asia seperti dari Jepang, Tiongkok, dan lain-lain.
“Ada Ayam Kung Pao, Ayam Goreng Cantonese (Tiongkok), Katsu Fried Rice, Curry Katsu Rice, Chicken Teriyaki Rice (Jepang), dan masih banyak menu lainnya,” urainya.
Sekadar diketahui, Soto Betawi merupakan soto yang populer di daerah Jakarta. Seperti halnya Soto Madura dan Soto Sulung, Soto Betawi juga menggunakan jeroan.
Selain jeroan, organ-organ lain juga sering disertakan seperti mata dan hati sapi. Kuah Soto Betawi merupakan campuran santan dan susu. Kedua campuran inilah yang membuat rasa Soto Betawi begitu khas.
Istilah Soto Betawi hadir dalam kuliner masakan Indonesia sekitar 1977-1978, namun bukan berarti tidak ada soto sebelum tahun itu. Adapun yang mempopulerkan dan yang pertama memakai kata Soto Betawi adalah penjual soto bernama Lie Boen Po di THR Lokasari (Prinsen Park), tentunya dengan ciri khas cita rasa sendiri.
Banyak penjual soto pada masa tahun-tahun tersebut, biasanya menyebut dengan soto kaki Pak "X" atau sebutan lainnya. Istilah soto Betawi mulai menyebar menjadi istilah umum ketika penjual soto tersebut tutup sekitar 1991.