23 December 2017

Kian Digemari, Waroenk Resto and Cafe Jadi Destinasi Kuliner Favorit di Kupang

Siswa SMU Giovani Kupang saat foto bersama di Waroenk Resto and Cafe beberapa waktu lalu. Saat ini, Waroenk menjadi destinasi kuliner favorit warga Kupang. / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG -  Tidak ada yang dapat memungkiri jika makanan merupakan hal utama dalam kehidupan umat manusia. Semua manusia di dunia membutuhkan makanan guna menyambung hidup.
Makanya, tidaklah mengherankan jika usaha kuliner menjadi bisnis menggiurkan yang masif dijalankan banyak pengusaha. Akan tetapi, bila tidak ditunjang kualitas dalam arti mutu dan higienitas makanan itu sendiri, maka usaha terkait kebutuhan pokok itu tidak akan ada gunanya.
Salah satu resto dan cafe representatif di Kota Kupang, Waroenk tidak menafikan hal tersebut. Hal itu dapat dilihat dari raihan yang selama ini diperoleh. Sebut saja Sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sudah terdaftar pada Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Sukses itu tentu saja diraih tidak semudah membalik telapak tangan. Banyak usaha dan upaya yang dilakukan manajemen Waroenk agar dapat menjadi destinasi kuliner favorit.
Usaha dan upaya yang dimaksud, ulas Steven, di antaranya tetap menjaga cita rasa makanan, peluncuran menu-menu lezat dan unik, serta menjaga kualitas kebersihan baik makanan maupun tempat sehingga nyaman bagi pelanggan.
“Kami baru membuka Waroenk pada 8 Juli 2017 lalu, belum genap enam bulan tetapi animo masyarakat, khususnya penikmat kuliner terhadap Waroenk sangat apresiatif,” papar owner Waroenk, Steven Marloanto saat dihubungi di Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Sabtu 23 Desember 2017.
Apa yang dikatakan Steven memang bukan tanpa alasan. Ini dapat dilihat dari membeludaknya pelanggan yang makan dan minum di Waroenk, khususnya jelang momen Natal dan Tahun Baru.
“Setiap hari, pelanggan antre untuk bersantap siang dan malam di Waroenk. Tentu ini tidak lepas dari komitmen kami untuk terus berinovasi meluncurkan menu-menu baru dan unik. Hingga kini, minimal setiap bulan ada beberapa varian makanan maupun minuman segar baru yang kami luncurkan,” imbuhnya.
Dijelaskan, khusus besok Minggu 23 Desember 2017, pihaknya akan membuka Waroenk lebih cepat dari biasaya, yaitu pukul 08.00 Wita, tetapi akan tutup pukul 15.00 Wita.
“Pada Senin 25 Desember 2017, tepat perayaan Natal, kami tutup sehari penuh, tetapi akan buka normal seperti biasanya pada pukul 10.00 Wita hingga tutup 24.00 Wita,” jelas Steven.
Ditambahkan, demikian pula jelang “tutup tahun” 2017, Minggu 31 Desember 2017, pihaknya akan membuka Waroenk lebih cepat, yaitu pukul 08.00 Wita tetapi tutup lebih awal dari biasanya, 15.00 Wita.
“Kami juga tutup sehari full pada Senin 1 Januari 2018, dan buka normal seperti biasanya pada Selasa 2 Januari 2018,” imbuh Steven.
Pria kelahiran Makassar ini berharap, momentum Natal dan Tahun Baru pihaknya dapat lebih baik lagi.
“Tentu kami tidak akan cepat berpuas diri atas kesuksesan yang kami raih selama ini. Seperti komitmen awal, kami tetap akan berinovasi meluncurkan menu-menu terbaik dan menjaga kehalalan produk yang kami jual,” tutup Steven.

Akomodir Kebutuhan Kue Natal, Royal Bakery Tetap Buka 25 Desember

Sales Royal Bakery Sheny Kesse tengah memamerkan kue-kue kering (homemade cookies) produksi Royal Bakery di salah satu tenant Royal Bakery di Waroenk Resto, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Sabtu (23/12/2017). / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG – Hari Raya Natal yang jatuh 25 Desember sudah tinggal menghitung hari. Sekitar dua hari lagi umat Kristiani seluruh dunia bakal merayakannya dengan khidmat. Tidak hanya itu, Tahun Baru 2018 pun juga tinggal menghitung hari, dan bakal dirayakan secara meriah.
Salah satu kegiatan yang sudah menjadi “budaya” setiap jelang Natal dan Tahun Baru adalah berkumpul bersama keluarga. Akan tetapi, rasanya memang tidak lengkap tanpa ditemani kue-kue kering (homemade cookies) untuk menjamu para kerabat, kolega, maupun tamu lainnya.
Untuk mengakomodir kebutuhan kue-kue Natal, salah satu toko kue dan roti representatif di Kota Kupang, Royal Bakery sudah jauh-jauh hari menyediakan berbagai varian kue kering berkualitas.
Dalam lansirannya, Sabtu 23 Desember 2017, Manajemen Royal Bakery menjelaskan pihaknya tetap akan buka pada 25 Desember.
“Kami tetap akan buka seperti biasa pada saat Natal untuk mengakomodir kebutuhan kue-kue kering warga Kota Kupang. Kami sadari, kesibukan yang luar biasa jelang Natal kadang-kadang membuat beberapa warga lupa menyediakan penganan seperti kue kering hingga hari ‘H’. Inilah sebabnya kami tetap buka agar warga tetap dapat membeli kue kering maupun penganan lainnya seperti roti, puding, daily fresh cake, dan kue lainnya,” papar Manajemen Royal Bakery.
Dijelaskan, besok Minggu 24 Desember 2017 dan Senin 25 Desember 2017, Royal Bakery tetap beroperasi normal seperti hari biasa, yaitu buka pukul 06.00 Wita dan tutup 22.00 Wita.
Manajemen Royal Bakery juga mengklaim kue-kue kering pihaknya merupakan homemade cookies yang khas. Ini berbeda dibandingkan kue-kue pabrikan yang diproduksi massal.
“Homemade cookies berbeda dibandingkan produk pabrikan. Pasalnya, homemade cookies lebih variatif dengan bahan yang lebih kaya dan padat seperti penggunaan mentega, keju, tepung, susu, cokelat, topping-toppingan, serta bahan-bahan berkualitas dan higienis lainnya,” imbuh Manajemen Royal Bakery yang berlokasi di empat tempat, Jalan Bundaran PU No 10 Tuak Daun Merah 3, Lippo Plaza Lantai 1 (depan Hypermart), Jalan Soeharto Oepura, dan Waroenk Resto and Cafe Jalan WJ Lalamentik Oebufu Kupang.

12 December 2017

Legitnya Kue Natal dan Tahun Baru Royal Bakery, Khas Homemade Cookies

Sales Royal Bakery tengah memamerkan kue-kue kering (homemade cookies) produksi Royal Bakery di salah satu tenant Royal Bakery di Waroenk Resto, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Senin (11/12/2017). / Effendy Wongso
britaloka.com, KUPANG - Momentum perayaan Natal dan tahun baru segera tiba, terhitung sekitar dua pekan lagi. Di berbagai sudut kota, khususnya kota-kota besar seperti Kupang yang mayoritas dihuni warga Kristiani, suasana Natal tampak lebih semarak.
Berbagai ornamen terkait Natal dan tahun baru terlihat di mana-mana. Jika menyusuri pusat perbelanjaan seperti mal atau plaza, nuansa tersebut sangat terasa.
Namun, tidak hanya mal tetapi rumah-rumah warga Kristiani sudah masif berhias aksesori Natal, sebut saja Pohon Natal dan berbagai pernak-pernik lainnya.
Tentu, perayaan yang dirayakan setiap 25 Desember ini tidak lengkap tanpa penganan dan kue-kue kering (cookies) yang lazim menemani warga yang merayakan Natal.
Salah satu toko roti dan kue representatif di Kupang, Royal Bakery tidak ketinggalan menyediakan kue-kue kering, tart cake, dan berbagai jenis kue lezat lainnya.
“Setiap jelang Natal, Royal Bakery memang menyediakan aneka kue kering untuk mengakomodir kebutuhan camilan warga yang merayakan Natal dan tahun baru,” jelas Manajemen Royal Bakery dalam rilisnya, Senin (11/12/2017).
Dijelaskan, kue-kue Royal Bakery merupakan homemade cookies yang khas. Ini berbeda dibandingkan kue-kue pabrikan yang diproduksi massal.
“Homemade cookies berbeda dibandingkan produk pabrikan. Pasalnya, homemade cookies lebih variatif dengan bahan yang lebih kaya dan padat seperti penggunaan mentega, keju, tepung, susu, cokelat, topping-toppingan, serta bahan-bahan berkualitas dan higienis lainnya,” imbuh Manajemen Royal Bakery yang berlokasi di empat tempat, Jalan Bundaran PU No 10 Tuak Daun Merah 3, Lippo Plaza Lantai 1 (depan Hypermart), Jalan Soeharto Oepura, dan Waroenk Resto and Cafe Jalan WJ Lalamentik Oebufu Kupang.
Apalagi, kue-kue homemade cookies pihaknya tanpa menggunakan bahan pengawet serta lebih inovatif dengan kreasi dan ‘model-model’ yang unik.
Lebih lanjut, Manajemen Royal Bakery mengatakan, untuk kue kering, pihaknya saat ini sudah meluncurkan 13 varian, di antaranya Brownies Cookies yang dibanderol Rp 35 ribu, Chocolate Filling Cookies Rp 45 ribu, Lidah Kucing Coklat Rp 35 ribu, Putri Salju Rp 37.500, Lidah Kucing Keju Rp 35 ribu, Sagu Keju Rp 35 ribu, Kukis Kacang Rp 30 ribu, Sagu Keju Choco Chip Rp 35 ribu, Nastar Keju Rp 55 ribu, Kue Kipas Rp 42.500, Selai Matahari Rp 55 ribu, Kastengel Rp 47.500, dan Kue Kapas Rp 55 ribu.
Adapun untuk fresh daily cake (puding dan bolu) yang sudah diluncurkan dalam 38 varian, di antaranya Pie Susu Rp 6 ribu, Pie Susu Coklat Rp 6.500, Fruit Egg Tart Rp 9 ribu, Fruit Pie Sedang Rp 4.500, Fruit Pie (18 cm) Rp 100 ribu, Bavareal Puding (26 cm) Rp 140 ribu, Blueberry Puding Cake (26x26 cm) Rp160 ribu, Peach Puding Cake (22 cm) Rp 150 ribu, Puding Cake Polkadot (20x20 cm) Rp 140 ribu, dan Puding Coklat Mocca (18 cm) Rp 117.500.
“Selanjutnya, ada Puding Gula (22 cm), Rp 70 ribu, Puding Regal (22 cm) Rp 135 ribu, Puding Rainbow Mini (10 cm) Rp 50 ribu, Puding Jagung (22x22 cm) Rp 75 ribu, Puding Karamel Lapis Kelapa (18x18 cm) Rp 105 ribu, Puding Lumut (22 cm) Rp 65 ribu, Puding Zebra (22 cm) Rp 87.500, Puding Semangka (28 cm) Rp 40 ribu, Puding Roll Cake (28 cm) Rp 115 ribu, dan Puding Leci (28 cm) Rp 95 ribu,” papar Manajemen Royal Bakery.
Sementara itu, ada Tart Jakarta (22 cm) Rp 70 ribu, Peach Puding Tart Utuh (22 cm) Rp 70 ribu, Caramelo Puding Cup Rp 12 ribu, Coconut Puding Cup Rp 18 ribu, Fruit Dessert Puding Cup Rp 10 ribu, Mandarin Chia Orange Puding cup Rp 15 ribu, Wonderland Chia Puding Cup Rp 15 ribu, Mango Puding Cup Rp 12.500, Nata De Coco Puding Cup Rp 12 ribu, dan Peach Puding Cup Rp 10 ribu.
“Tidak ketinggalan, ada Puding Black Forest Cup Rp 14 ribu, Silky Dessert Cup Rp 10 ribu, Puding Lumut Cup Rp 3.500, Puding Lumut Coklat Cup Rp 8 ribu, Puding Fanta Cup Rp 9.500, Puding Coklat Cup + Vla Rp 6 ribu, Puding Lapis Coklat + Vla Rp 8 ribu, dan Strawberry Silky Puding Cup Rp 12 ribu,” jelas Manajemen Royal Bakery.
Ditambahkan, hingga saat ini animo terhadap kue dan roti Royal Bakery sangat bagus. Tidak kurang, berbagai instansi dan personal di Kupang sudah menjadi pelanggan loyal.
“Semua itu tidak lepas dari kualitas bahan-bahan mumpuni yang kami gunakan. Begitu pula dalam hal produksi yang menggunakan alat-alat mutakhir sehingga menghasilkan produk yang bagus pula,” ujar Manajemen Royal Bakery.
Dikatakan, bagi pelanggan yang ingin membeli kue-kue tersebut, bisa menghubungi telepon (0380) 8800002, HP/WA 081237636889, dan BB: D28647F0.

01 December 2017

Lezatnya Empal Sambal Bawang, warnai menu baru Desember di Waroenk Resto and Cafe


Sesuai komitmen untuk selalu menghadirkan menu baru, mengawali Desember 2017, manajemen Waroenk Resto and Cafe kembali meluncurkan Empal Sambal Bawang.
britaloka, KUPANG - Kelezatan menu Nusantara memang tidak dapat dinafikan. Artinya, makanan tradisional dari negeri sendiri tidak pernah surut pada selera lidah orang Indonesia. Bahkan, menu-menu Nusantara yang “eksotis” juga sudah “go international” dan digemari penikmat kuliner luar negeri, baik Eropa, Asia, maupun ekspatriat yang bermukim di Indonesia.
Banyak menu nasional yang sudah menjadi “foodmark” dan dikenal sebagai khazanah bangsa, sebut saja Gado-gado, Soto Ayam Surabaya, Nasi Iga Goreng Sambal Bawang, dan lain-lain. Beberapa makanan khas daerah di Indonesia juga sudah dikreasikan secara inovatif, sebut saja menu lokal Kupang yang sangat populer, Se’i.
Inovatif yang dimaksud adalah cara penyajian yang terbilang unik, yaitu ditempatkan dalam Korean Rice Bowl seperti yang ditawarkan salah satu resto dan kafe representatif di Kota Kupang, Waroenk.
Memang, sebelumnya manajemen Waroenk, seperti yang diungkapkan Steven Marloanto selaku owner, Jumat (1/12/2017) pagi, pihaknya hadir mewarnai dunia kuliner di Kota Kupang dengan menu-menu unik dan lezat.
“Kami sudah mengangkat menu khas Kupang, Se’i menjadi menu unik yang kami namakan Spicy Beef Se’i. Selain penyajian ala Korean Rice Bowl, cita rasa makanan berbahan daging sapi ini juga mumpuni. Jadi, boleh dibilang Waroenk selalu menciptakan menu-menu unik dan lezat yang sebelumnya jarang diangkat pelaku kuliner di Kota Kupang,” paparnya di Waroenk Resto and Cafe, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang.
Steven menambahkan, sesuai komitmen pihaknya untuk selalu menghadirkan menu baru, mengawali Desember 2017 pihaknya kembali meluncurkan Empal Sambal Bawang.
“Empal Sambal Bawang adalah menu yang kami andalkan untuk menjadi makanan favorit selain yang sudah disukai pelanggan seperti Nasi Iga Goreng Sambal Bawang. Seperti yang kita ketahui, menu Nusantara masih menjadi makanan pilihan masyarakat Indonesia. Untuk mengakomodir hal tersebut, kami coba kreasikan makanan berbahan daging sapi menjadi menu spesial yang tidak kalah dibandingkan Nasi Iga Goreng Sambal Bawang,” jelas pria kelahiran Makassar ini.
Steven menguraikan, Empal Sambal Bawang terasa istimewa lantaran pihaknya memadukan berbagai bahan yang memperkaya kelezatan menu baru tersebut.
“Selain daging sapi pilihan sebagai bahan utama menu ini, kami memadukannya bersama bumbu rempah istimewa, udang crispy, serundeng kelapa, dan sambal bawang spesial. Yang pasti, kami optimistis menu ini jadi favorit pelanggan kami,” imbuhnya.
Empal Sambal Bawang, sebut Steven, dibanderol cukup terjangkau hanya Rp 40 ribu. Untuk melengkapi menu baru Desember 2017, pihaknya juga meluncurkan varian minuman segar Frozen Drink dalam delapan varian rasa pilihan.
“Kami juga sekaligus meluncurkan Frozen Drinks dalam delapan varian rasa yang tidak kalah segarnya dibandingkan minuman yang sudah ada sebelumnya, seperti Milo Dino, Chocolate Cookies, Es Podeng, Es Teler, Es Kopyor, dan lain-lain," terangnya.
Adapun kedelapan varian rasa tu antara lain Berry Beatz, Smashed, Secret Garden, Zenergi, Islander, Winter Pop, Electric Blue, dan Paradise Grape. Semuanya dibanderol terjangkau Rp 22.500.
Sekadar diketahui, sejatinya Empal Sambal Bawang adalah kreasi menu dari Nasi Empal yang merupakan makanan khas Indonesia. Bahan utama makanan ini adalah daging empal. Ini adalah daging sapi yang dimasak dalam bumbu sehingga kering dan gurih.
Daging ini biasanya disajikan dengan nasi hangat serta sambal. Sejatinya pula, Nasi Empal juga banyak dijual dalam bungkus daun pisang, yang memberi hidangan tersebut aroma tersendiri.
Kata Empal berasal dari bahasa Jawa nomina (kata benda), terutama daging sapi yang dipotong agak pipih dan digoreng setelah direbus dan dibumbui.