15 April 2017

Jangan cuci jeans keseringan, ini alasannya

Meskipun terdiri dari bahan yang tergolong kuat, tetapi celana jeans ternyata memiliki cara pencucian khusus untuk menjaga warna dan keawetannya lebih permanentatif sekalipun dipakai bertahun-tahun. britaloka.com/Effendy Wongso

britaloka.com - Salah satu pakaian, khususnya celana yang diakui keawetannya adalah jeans. Busana berbahan denim itu memang tidak diragukan lagi kualitasnya.
Akan tetapi, meskipun terdiri dari bahan yang tergolong kuat, tetapi celana jeans ternyata memiliki cara pencucian khusus untuk menjaga warna dan keawetannya lebih permanentatif sekalipun dipakai bertahun-tahun.
Country Marketing Head Levi's Indonesia Adhita Idris di Jakarta belum lama ini, dalam lansirannya menghimbau jeans sebaiknya dicuci dengan tangan, jangan mesin cuci.
“Faktanya, jika dicuci menggunakan mesin cuci, jeans pasti luntur. Begitu pula saat dikeringkan menggunakan mesin cuci,” bebernya.
Ia menyarankan, sebaiknya jeans dicuci secara manual menggunakan tangan. “Isi wadah berisi air dingin, rendam sekitar 30 menit dengan deterjen ringan. Lalu, aduk-aduk untuk menghindari endapan,” imbuhnya.
Setelah siap, barulah jeans siap dijemur, dengan cara balik bagian dalam jeans agar menghadap ke luar dan gantung di ruang yang terbuka hingga kering.
Adhita juga menjelaskan, banyak orang yang percaya merendam jeans gelap dengan kopi dapat membuat warnanya bertahan lebih lama, tetapi pihak Levi’s tidak menjamin hal ini.
Terkait jeans yang memiliki hiasan-hiasan khusus seperti bordir atau aksen sobek-sobek, ia mengatakan tetap lakukan pencucian manual dengan tangan.
“Jasa dry clean profesional justru dapat merusak detail-detail yang rapuh dan memudarkan detail-detail wax pada celana jeans. Lebih baik rendam pakaian jeans yang memiliki hiasan khusus dengan air dingin selama 10 menit tanpa deterjen, lalu jemur hingga kering,” paparnya.
Adhita merunut, pihaknya melalui CEO Levi’s, Chip Bergh sendiri juga sering menganjukan konsumen Levi’s untuk untuk tidak terlalu sering mencuci busana berbahan denim.
“Bergh menyarankan untuk menjemur celana jeans setelah dikenakan, dan baru mencucinya setelah dipakai selama sebulan atau 10 kali pemakaian,” ulasnya.
Selain sebagai upaya penghematan air, sebut Adhita, jarang mencuci celana jeans juga akan menjaga motif sobekan dan warnanya agar tetap awet.