05 March 2017

Ini kondom cerdas yang dapat mengetahui pria mengidap sifilis

Belum lama ini, para ilmuwan berhasil menciptakan "kondom cerdas". Kondom ini dapat menilai kinerja seksual seorang pria, juga dapat melacak penyakit menular seksual yang mungkin tengah diidap si pria. / Ist
britaloka.com - Teknologi terbarukan dalam berbagai sektor getol dikeluarkan perusahaan. Beberapa produk itu dapat digolongkan revolusioner. Salah satunya dalam kompartemen kesehatan yang masuk dalam sub seksologi.
Belum lama ini, para ilmuwan berhasil menciptakan "kondom cerdas". Kondom ini dapat menilai kinerja seksual seorang pria, juga dapat melacak penyakit menular seksual yang mungkin tengah diidap si pria.
Namanya, i-Con Smart Condom, sudah diumumkan ke khalayak sebagai bentuk terbaru wearable technology di pasar dunia yang terus berkembang. Kondom ini diklaim memberikan angka-angka statistik seperti durasi, kecepatan, dan ukuran lilitan, sehingga para pria dapat mengukur kecakapan seksual mereka.
Kondom ini juga dapat mencatat jumlah kalori yang terbakar, posisi-posis berbeda (gaya seks), serta dapat mendeteksi penyakit chlamydia dan sifilis.
Sebelumnya, vendor produk kondom tersebut mengungkapkan semua informasi terkait si pengguna, dapat dijaga kerahasiaannya. Kendati begitu, pengguna pun memiliki opsi untuk berbagi data terbaru dengan teman-teman atau dunia medis.
Sama halnya peranti monitor kesehatan lain, alat ini menggunkan teknologi nano-chip dan bluetooth untuk memindahkan datanya ke Apps di smartphone.
Saat ini, sudah 90 ribu orang memesan i-Con Smart Condom. Produk ini bakal dirilis akhir 2017, dibanderol sekitar Rp 1 juta per picis.
Adapun cincin yang dilengkapi garansi satu tahun dipakai di dasar kondom. Ukurannya dapat disesuaikan dan dapat digunakan beberapa kali.
Alat itu memiliki micro USB port sehingga dapat di-charge. Setiap pengisian energi berlangsung sekitar enam hingga delapan jam.
British Condom yang telah memproduksi kondom dan produk-produk lain sejak 1999 mengungkapkan, tahun lalu mereka sedang mengembangkan produk unik.
Insinyur kepala di i-Con project, Adam Leverson menjelaskan, pihaknya tidak hanya berinovasi menciptakan cincin kondom cerdas pertama yang mengukur setiap aspek kegiatan di tempat tidur, tetapi secara moral mengonfirmasikan bagi pengguna bahaya  penyakit menular seksual yang diidap seorang pria.
“Cincin dalam i-Con Smart Condom itu juga punya indikator built-in di dalamnya yang memberi tahu penggunanya akan keberadaan penyakit menular seksual," bebernya.
Sementara itu, juru bicara Britsh Condom yang berbasis di Nottingham, Aaron Slater menambahkan, pihaknya sadar berada di puncak penciptaan sesuatu yang benar-benar istimewa dan revolusioner berkat i-Con Smart Condom.
“Tidak berhenti di situ, tetapi kami bakal terus melahirkan produk yang inovatif dan revolusioner demi kepentingan banyak orang," imbuhnya.
Kepentingan banyak orang yang dimaksud Aaron adalah mengadvokasi seks aman dengan hadirnya i-Con Smart Condom. “Kami ingin sesuatu yang lebih baik, sehingga tambahan detoktor terhadap penyakit menular seksual yang ditanamkan pada kondom bisa menolong orang dari bahaya penyakit seksual tersebut," katanya.
Sejauh ini, i-Con Smat Condom saat ini ada di tahap akhir pengujian sebelum dirilis akhir tahun ini. Mereka yang sudah melakukan pra registrasi akan mendapatkan informasi terbaru, sekaligus ditawarkan kesempatan membeli sebelum produk diluncurkan ke tengah masyarakat.