07 July 2016

Pasca Lebaran, Pertamina Teken Kerja Sama Bilateral dengan Iran

PT Pertamina memastikan kerja sama pengadaan minyak dengan Iran bisa ditandatangani setelah perayaan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan, pembukaan blok kerja sama pembelian dan pengadaan minyak dengan Iran disambut baik Iran sehingga penandatanganan bisa segera dilakukan dengan National Iranian Oil Company (NIOC), badan usaha milik negara di Iran yang bergerak di bidang minyak.
“Kami meminta agar bisa membuka upstream di Iran, karena memang di sana resource-nya tinggi. Permintaan kerja sama ini disambut baik Iran,” terangnya di Jakarta, Rabu (6/7/2016).
Soetjipto membeberkan, selain Iran, negara yang sudah menjalin komitmen terhadap Indonesia, juga di bidang yang sama, minyak adalah Rusia, Irak, dan Aljazair.
“Kami yakin kerja sama bilateral ini akan mengamankan stok minyak di Indonesia yang kebutuhannya mencapai 1,6 juta barel per hari. Sementara, kemampuan produksi Pertamina hanya sekitar 300 ribu barel per hari,” tegasnya.
Selain itu, sebut Soetjipto, kerja sama bertujuan untuk menjadi pemain minyak global. “Jadi, kami  harus bisa trading di mana-mana. Dalam waktu dekat ini, kami juga melirik sumber minyak besar lainnya seperti Nigeria,” tutupnya.