07 March 2016

Pertamina Bangun Supply Point BBM Nonsubsidi

SUPPLY POINT - PT Pertamina (Persero) membangun supply point khusus produk gasoline nonsubsidi atau Pertalite di Terminal Penyimpanan Bahan Bakar Minyak (TPBBM) Makassar. Supply point ini untuk memasok kebutuhan BBM di Sulsel yang mencapai hingga 100 kiloliter (KL) per hari. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - PT Pertamina (Persero) membangun supply point khusus produk gasoline nonsubsidi atau Pertalite di Terminal Penyimpanan Bahan Bakar Minyak (TPBBM) Makassar. Supply point ini untuk memasok kebutuhan BBM di Sulsel yang mencapai hingga 100 kiloliter (KL) per hari.
General Manager Pertamina MOR VII Sulawesi, Tengku Badarsyah, mengatakan, pembangunan fasilitas ini selanjutnya mampu memangkas jalur distribusi produk Pertalite ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menjual varian nonsubsidi tersebut di Sulsel.
Sejauh ini, terdapat 85 SPBU yang tersebar secara proporsial pada 24 kabupaten/kota. “Kami targetkan, tahun ini seluruh SPBU di Sulsel sudah bisa menjual Pertalite. Terlebih dengan adanya supply point ini,” ujarnya, saat ditemui belum lama ini di kantornya, Jalan Garuda, Makassar.
Jumlah SPBU yang menjadi rekanan Pertamina dalam mendistribusikan BBM semua varian di Sulsel sebanyak 189 unit, 85 unit di antaranya telah melayani penjualan produk Pertalite.
Di sisi lain, sebut Badarsyah, penguatan infrastruktur distrbusi di TPBBM Makassar, juga mengikuti estimasi permintaan Pertalite di Sulsel yang diproyeksi naik hingga 10 persen tahun ini.
“Sesuai perencanaan, fasilitas supply point akan dibangun pada TPBBM milik perseroan pada  beberapa daerah di regional Sulawesi. Ini dimulai dengan tahapan uji pasar,” bebernya.
Badarsyah menjelaskan, supply point selanjutnya akan dibangun di TPPBM Donggala, Bitung, serta Gorontalo yang menjadi cakupan operasional Pertamina MOR VII.
Sekadar informasi, Pertalite merupakan varian baru dari produk gasoline nonsubsidi yang diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan BBM kepada konsumen.
Memiliki level research octane number (RON) 90, Pertalite membuat pembakaran pada mesin kendaraan dengan teknologi terkini lebih baik dibandingkan Premium yang memiliki RON 88. Pertalite sesuai digunakan kendaraan bermotor roda dua hingga kendaraan multipurpose vehicle ukuran menengah.