10 March 2016

Februari 2016, Sulsel Alami Deflasi

DEFLASI - Data BPS Sulsel, menyebutkan Sulsel mengalami deflasi pada Februari 2016. Angka deflasi mencapai 0,08 persen dengan IHK sebesar 123,52. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, menyebutkan Sulsel mengalami deflasi pada Februari 2016. Angka deflasi tersebut, mencapai besaran 0,08 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 123,52. 
Dari lima kota IHK di Sulsel, Palopo, Parepare, Makassar, Watampone, dan Bulukumba, semua mengalami deflasi kecuali Palopo. Selain itu, faktor penyebab deflasi lantaran adanya tiga kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan harga, yang ditunjukkan turunnya IHK pada kelompok tersebut.
Kepala BPS, Nursam Salam, mengatakan, deflasi itu terjadi lantaran IHK bahan makanan, kelompok perumahan, dan kelompok transportasi mengalami penurunan, masing-masing sebesar minus 0,72 persen untuk bahan makanan, minus 0,11 persen untuk kelompok perumahan, dan minus 0,01 persen untuk kelompok transportasi.
“Kelompok tersebut yang memberikan andil deflasi pada Februari 2016. Sementara, kelompok lainnya memberikan sumbangan inflasi,” paparnya dalam siaran pers terkait Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor BPS Sulsel, Jalan Haji Bau, Makassar, Selasa (1/3).
Menurutnya, ada berapa komoditas yang mengalami penurunan pada Februari 2016, di antaranya cabai rawit, tarif listrik, tomat sayur, bawang merah, tomat buah, bensin, kankung, wortel, kelapa, dan bayam.
“Komoditas itu merupakan kebutuhan masyarakat yang jadi penunjang utama dampak deflasi pada Februari 2016. Dengan demikian, ke depannya deflasi diharap bisa mengurangi angka inflasi di Sulsel,” imbuhnya.