02 March 2016

Astragraphia Hadirkan Solusi Freeflow Core, Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Print Room

FREEFLOW CORE - Untuk mengatasi masalah yang selalu terjadi dalam industri berbasis IT, Astragraphia selaku distributor esklusif Fuji Xerox, kini menghadirkan layanan Freeflow Core. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Saat ini, banyak perusahaan atau korporasi yang mengandalkan print room (ruang cetak) sebagai salah satu bagian penting untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.
Namun, meningkatnya jumlah print-on-demand dan menurunnya waktu cetak, membuat print room perusahaan menghadapi berbagai kendala, seperti  tingginya human error, pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang, serta format data berbeda-beda, yang semuanya menurunkan produktivitas cetak. Ini akhirnya menurunkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
Untuk mendapatkan proses pencetakan yang efisien dengan produktivitas tinggi, proses pre-press atau sering juga disebut pracetak (proses sebelum pencetakan), memegang peran yang sangat penting. Namun, kenyataannya kegiatan pre-press saat ini terasa tidak gampang. Pasalnya, sebagian besar prosesnya masih manual sehingga menyebabkan pekerjaan cetak menjadi pekerjaan berulang-ulang, sangat memberatkan dan tidak efisien.
Untuk mengatasi masalah yang selalu terjadi ini, Astragraphia selaku distributor esklusif Fuji Xerox, yang telah 40 tahun menggeluti bisnis Document Solution di Indonesia, kini menghadirkan layanan Freeflow Core.
“Freeflow Core adalah software berbasis website. Fokus terhadap solusi workflow untuk mengerjakan lebih banyak pekerjaan secara otomatis. Melalui software ini, pengguna mampu mengotomatisasi kegiatan pre-press yang berulang-ulang,” terang Pimpinan Astragraphia Wilayah Timur sekaligus Ketua Astra Group Wilayah Makassar, Suhardi dalam keterangan tertulisnya belum lama ini kepada sejumlah media di Makassar.
Menurutnya, Freeflow Core meningkatkan produktivitas serta efisiensi keseluruhan alur kerja, serta pencetakan dokumen terintegrasi dari persiapan file sampai final yang siap diproduksi. Selain itu, software ini mendukung berbagai format seperti Word, Excel, Power Point, dan PDF.
“Bahkan, jika memerlukan modifikasi proses alur kerja, Freeflow Core dapat memprosesnya dengan cepat dan mudah, sehingga pekerjaan pre-press yang berulang-ulang dapat dilakukan secara otomatis dan singkat,” bebernya.
Suhardi menambahkan, pengguna dapat mengotomatisasi tugas-tugas cetak dengan solusi yang membuat seluruh operasi setiap hari lebih produktif. “Freeflow Core juga membantu setiap pekerjaan berjalan dengan baik untuk membuat perusahaan lebih efisien. Jadi, pengguna dapat menghabiskan lebih sedikit waktu pekerjaan dan memiliki waktu lebih untuk fokus pada apa hal penting lainnya,” ulasnya.
Freeflow Core mudah terintegrasi dengan alur kerja yang sudah ada saat ini, termasuk alur kerja canggih seperti offset ke digital, imposisi canggih, menghilangkan data manual yang masuk karena menggabungkan manifest otomatisasi dari Xerox (MAX) dan JMF/XSLT untuk mengotomatisasi informasi pekerjaan.
“Freeflow Core berbasis browser, termasuk template Workflow Easystart untuk membantu pengguna mengelola workflow. Memberikan kustomisasi yang mudah, serta dapat mengelola pekerjaan masuk dengan waktu singkat,” urai Suhardi.
Disebutkan, Freeflow Core merupakan modular dan solusi alur kerja end-to-end yang mengotomatisasi seluruh proses produksi print untuk waktu cepat dengan mengurangi tingkat kesalahan. Selain itu, membuat proses lebih efisiensi dengan modular, scalable, dan terjangkau untuk berbagai operasi ukuran.
“Freeflow Core menawarkan solusi alur kerja yang sangat produktif dan modular, sehingga pengguna dapat dengan mudah menambahkan fungsi lebih dan menciptakan solusi terintegrasi yang dapat disesuaikan,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, Astragraphia mengawali bisnis sebagai penyedia layanan peralatan perkantoran. Cikal bakal Astragraphia berawal dari Divisi Xerox di PT Astra International pada 1971, dan kemudian dipisahkan pada 1975 menjadi badan hukum sendiri bernama PT Astra Graphia Tbk, terdaftar sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha perdagangan dan penyedia layanan peralatan perkantoran.
Selanjutnya, 22 April 1976 Astragraphia ditunjuk Fuji Xerox Co Ltd Jepang sebagai distributor eksklusif untuk memasarkan dan mendirikan layanan purnajual produk Fuji Xerox di Indonesia.
Solusi Dokumen memiliki empat portofolio, pertama adalah Office Product Business (OPB) yang fokus memasarkan perangkat multifungsi digital seperti print, scan, copy, dan fax baik hitam-putih maupun berwarna.
Sementara, yang kedua adalah Production Service Business (PSB). Ini merupakan portofolio bisnis Astragraphia yang menjawab kebutuhan pasar untuk pencetakan dokumen dengan skala produksi.
Adapun yang ketiga adalah portofolio bisnis Printer Channel Business (PCB), yang memberikan solusi berbasis printer untuk personal dan tingkat departemen dalam perusahaan atau Office Printing System.
Keempat, portofolio Fuji Xerox Global Services (FXGS) yang memberikan solusi menyeluruh pengolahan dokumen end to end pelanggan dengan mengintegrasikan semua portofolio bisnis dokumen Astragraphia.