13 February 2016

Upaya Lahirkan Ide Brilian Terkait Teknologi, XL Luncurkan Telco Challenge di Lima Kota

TELCO CHALLENGE - Telco Challenge adalah upaya XL lahirkan ide brilian terkait teknologi. Program tersebut diluncurkan di lima kota besar Indonesia, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Program terbaru dari layanan PT XL Axiata saat ini bertujuan mengembangkan visi untuk memajukan ekonomi digital di Indonesia, termasuk Makassar. Program kompetensi tersebut dilakukan di lima kota besar, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Sejauh ini, XL telah menerima 30 proposal ide dari mahasiswa untuk dikembangkan lebih lanjut.
General Manager Finance and Management Service XL, Mozes Haryanto Baottang, mengungkapkan, pihaknya telah membuka kesempatan kepada masyarakat Indoensia, khususnya Makassar untuk mengejar ketinggalan di segala bidang. Hal ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan potensi ekonomi rakyat dengan kemajuan teknologi digital yang XL lakukan di lima kota besar. 
“Program XL saat ini, bertujuan untuk menyelenggarakan kompetensi yang mampu mendukung dunia bisnis yang lebih produktif. Salah satunya, Telco Challenge yang kami buka sejak bulan lalu hingga saat ini. Kami sengaja menantang mahasiswa untuk mengeluarkan ide-ide mereka, terutama pada yang berbasis pemanfaatan teknologi digital, termasuk usaha kecil dan menengan (UKM),” paparnya belum lama ini di kantornya, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Selain itu, pengembangan kompetensi yang dilakukan XL diharap mampu menghasilkan ide-ide brilian yang bisa mengubah kondisi masyarakat agar menjadi lebih baik lagi. “Saat ini, ada 20 mahasiswa yang mendaftar dari berbagai universitas di Makassar. Mereka telah menunjukan bakat dan kemampuannya, salah satu bentuk penilaiannya meliputi isi presentasi kedalaman penelitian, target market, dan orisinalitas serta presentasi tim, termasuk struktur logika, kepercayaan diri, dan penguasaan audience,” ulas Mozes.
Ditambahkan, saat ini pihaknya telah menerima 30 proposal yang nantinya akan dibagi dalam 30 kelompok. “Setiap kelompok terdiri lima orang, yang akan menciptakan sarana digital baru dan orisinil. Khusus seleksi di Makassar, sudah mencapai 20 mahasiswa yang menunjukkan bakatnya. Mereka berasal dari sejumlah universitas di Makassar, bahkan ada dari Manado dan Kendari. Nantinya, akan dinilai empat juri dari manajemen XL di setiap kota,” imbuhnya.
Mozes memaparkan, program ini mengajarkan tiga kompetensi utama, yaitu komunikasi efektif, manajemen perubahan, serta jiwa kewirausahaan. “Ketiga hal tersebut merupakan keahlian utama atau life skills yang dibutuhkan seorang pemimpin untuk mencapai level global. Metode belajar yang diterapkan berupa perpaduan antara kelas tatap muka sebanyak lima kali dalam setahun, belajar dengan memanfaatkan program-program berbasis teknologi informasi komunikasi, serta aktivitas sosial lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, General Manager Corporate Relation and Communication Management XL, Tri Wahyuningsih, menuturkan telah merealisasikan kegiatan tersebut di berbagai universitas. Salah satunya di Universitas Hasanuddin (Unhas), yang menurut manajemen XL cukup berkompeten untuk menghasilkan ide brilian.
“Setiap tahun, kami memang mengembangkan suatu program untuk mahasiswa maupun UKM yang sudah berjalan rutin. Ini termasuk kegiatan kompetensi Telco Challenge yang berakhir sampai bulan ini,” tutupnya.