08 February 2016

Topi Jerami Gunakan Ikon Anime pada Kuliner Jualan

ANIME - Pemilik Topi Jerami (Top Jer), Khalid Abdul Rahman saat diabadikan belum lama ini. Top Jer adalah salah satu foodcourt yang sangat populer di Makassar. Dengan menggunakan ikon “anime” dalam produk camilannya, Top Jer mampu menjual 300 camilan setiap harinya. Tidak hanya unik, harga yang ditawarkannya pun sesuai kantong pelajar, sekitar Rp 10 ribu-Rp 12 ribu per porsi. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Topi Jerami (Top Jer) adalah salah satu foodcourt yang sangat populer di Makassar. Dengan menggunakan ikon “anime” dalam produk camilannya, Top Jer mampu menjual 300 camilan setiap harinya. Tidak hanya unik, harga yang ditawarkannya pun sesuai kantong pelajar, sekitar Rp 10 ribu-Rp 12 ribu per porsi.
Di balik usaha kreatif tersebut, ada sosok pemuda yang cukup brilian menukanginya, Khalid Abdul Rahman. Sebelumnya, usaha yang diawali dari hobi, bersama dua sahabatnya, dimulai dari berjualan menggunakan pushcart (gerobak).
“Awalnya, kami berjualan menggunakan gerobak di area Politeknik Universitas Hasanuddin (Unhas). Sebenarnya, ini dari hobi saja karena kami senang makan es krim. Kami berpikir, kenapa tidak membuka usaha jualan es krim, daripada harus jauh-jauh ke mal hanya untuk membeli es krim Rp 3 ribu. Maka munculah ide tersebut, di mana saya berjualan es krim, sementara dua teman saya jualan burger dan roti canai dengan toping,” jelas Khalid, saat ditemui beberapa waktu lalu di Top Jer, Ruko Grand Central Bumi Tamanlanrea Permai (BTP), Makassar.
Foodcourt yang didirikannya kurang lebih tiga tahun, diakuinya melalui berbagai rintangan. Namun, seiring perkembangan usahanya, baru-baru ini Top Jer membuka cabangnya di Kabupaten Maros, dan telah berjalan kurang lebih seminggu. Untuk menu yang ditawarkan, tetap sama dengan menu yang ada di Top Jer BTP, yakni Dragon Ball, Roti Bakar Oishi, Canai Monster, dan lain-lain.
Tidak hanya menawarkan menu menarik dengan harga terjangkau, Top Jer juga memberikan berbagai promo, seperti promo ulang tahun gratis dan Student Day diskon 20 persen. Selain itu, saat ini Top Jer juga bekerja sama dengan PT Telkomsel, melalui program Telkomsel Poin. Dengan menukarkan 20 poin, maka pengunjung dapat membeli satu menu ditambah “tweet” terkait Top Jer.
“Kerja sama dengan Telkomsel Poin ini sangat membantu pengenalan foodcourt kami. Karena dulunya, usaha ini berada di area kantin Unhas, kemudian pindah ke BTP, sehingga membantu mengembalikan pelanggan lama, serta menambah jumlah pengunjung kami,” ungkap pria kelahiran 22 tahun silam ini.
Tidak hanya bekerja sama dengan Telkomsel, Top Jer juga giat menyajikan menu-menu terbaru yang unik. Hal tersebut, bertujuan agar pelanggan setia mereka tidak berpaling. Berbekal kreativitas dari pemiliknya, Top Jer berhasil menempati sebagai salah satu posisi teratas di Sulawesi sebagai merchant terbaik Telkomsel.
Pria yang hobi baca komik dan bermain game ini berharap, ke depannya Top Jer bisa menjadi foodcourt nomor satu di Makassar, bahkan di Sulawesi. Ia berencana akan membuka cabang baru lagi di area Pettarani atau Alauddin, Makassar, pertengahan tahun ini.
Untuk memotivasi calon pengusaha muda lainnya, Khalid berpesan Indonesia butuh dua persen pengusaha untuk maju. “Mari jadi bagian dua persen tersebut,” tandasnya.