09 February 2016

Taspen Sasar Pemda Sosialisasikan Asuransi Jiwa

TASPEN LIFE - Aparatur sipil negara (ASN) di Sulsel disasar untuk ikut dalam kepesertaan peningkatan manfaat tunjangan hari tua yang merupakan salah satu produk dari Taspen Life. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Aparatur sipil negara (ASN) di Sulsel disasar untuk ikut dalam kepesertaan peningkatan manfaat tunjangan hari tua (THT) yang merupakan salah satu produk dari Taspen Life. Sejauh ini, PT Taspen (Persero) induk usaha dari PT Asuransji Jiwa Taspen (Taspen Life) telah melakukan sosialisasi ke sejumlah pemerintah daerah (Pemda) di Sulsel terkait manfaat top up jaminan kesejahteraan pascakerja.
Kepala Taspen Cabang Utama Makassar, Sidik Adi Pramono, mengemukakan, terdapat tiga Pemda di Sulsel yang telah menyatakan ketertarikannya untuk mendaftarkan aparaturnya dalam program top up THT kendati dalam skala terbatas.
“Saat ini, tiga pemda yang sudah dihubungi, menyatakan ketertarikannya, antara lain Soppeng, Bantaeng, dan Bulukumba. Kami targetkan, tahun ini pelayanan kantor cabang utama (KCU) Makassar dapat tersosialisasi secara menyeluruh,” terangnya belum lama ini di kantornya, Jalan Botolempangan, Makassar.
Menurutnya, potensi wilayah KCU Makassar cukup besar dalam program to up manfaat Taspen Life. “Kepesertaan THT Taspen cukup tinggi, tercatat saat ini mencapai 168 ribu pegawai negeri sipil (PNS) aktif.
Sosialisasi yang bakal digencarkan pada tahun ini, sebut Sidik, diharapkan menghasilkan komitmen dari Pemda untuk bergabung dalam kepesertaan Taspen Life, dan direalisasikan dalam bentuk perjanjian kerja sama pada tahun depan.
Wilayah operasional Taspen KCU Makassar meliputi 19 kabupaten dan kota di Sulsel, sekaligus koordinator dari seluruh kantor cabang di regional Sulawesi, Maluku dan Papua.
“Kami berharap tahun depan sudah ada Pemda yang terdaftar dalam kepesertaan Taspen Life. Dari hasil pembicaraan kami, Pemda ingin bertahap dulu, paling banyak 50 PNS per daerah. Ini cukup sulit karena tidak mengikat, beda dibandingkan THT yang ada,” beber Sidik.
Di sisi lain, secara kumulatif perolehan iuran untuk dana pensiun dan THT dari seluruh PNS yang berada dalam cakupan KCU Makassar, rata-rata  mencapai Rp 9 miliar per bulan dari 168 ribu PNS aktif.
Sementara itu, jumlah pensiunan PNS yang berada dalam tanggung jawab KCU Makassar sebanyak 98 ribu orang, rata-rata menerima manfaat Rp 2,5 juta per orang setiap bulan.
Kepala Bidang Keuangan Cabang Utama Makassar, Bambang, mengatakan, kumulatif pembayaran manfaat THT pada bulan selanjutnya diproyeksi bakal meningkat seiring penambahan PNS yang memasuki masa pensiun.
Untuk tahun ini, catatan kami akan ada 3.500 PNS yang memasuki masa pensiun. Salah satunya karena ada aturan perpanjangan masa pensiun untuk ASN,” tutupnya.