12 February 2016

Skill adalah Bekal Hadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean

ANDREW NUGRAHA - Managing Director Anugerah Media Buana. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Andrew Nugraha
Managing Director Anugerah Media Buana
“Skill adalah Bekal Hadapi Tantangan MEA”

BLOGKATAHATIKU - Motivasi untuk meraih kesuksesan, tidak dapat dipungkiri lagi kontribusinya bagi pengembangan diri seseorang. Kendati demikian, untuk menumbuhkan motivasi dalam diri tidaklah mudah lantaran motivasi juga sering dipengaruhi perasaan dan emosional.
Meski “sukses” yang ingin dicapai adalah sebuah kata yang sangat sederhana, namun untuk menggapainya diperlukan korelasi proses yang cukup panjang. Selain membutuhkan upaya yang gigih, realisasi sukses juga butuh motivasi yang kuat. Dengan berbekal motivasi tersebut, secara tidak langsung mampu menggerakkan seseorang untuk mulai berusaha mendekatkan diri terhadap kesuksesan yang dicita-citakan.
Esensi tersebutlah yang ingin dicapai salah seorang motivator kenamaan Tanah Air asal Makassar, Andrew Nugraha. Managing Director Anugerah Media Buana (AMB), sebuah lembaga yang bergelut di bidang motivasi, mindset, dan teamwork training ini, menjelaskan, kesuksesan tidak datang dengan sendirinya namun harus disertai upaya dan kerja keras.
Saat ditemui seusai didapuk sebagai pembicara dalam acara Customer Gathering dan kegiatan terkait hari ulang tahun (HUT) pertama Karebosi Condotel, Jalan Jenderal M Jusuf, Makassar, Selasa (2/2), ia mengungkapkan motivasi penting untuk meningkatkan kinerja seseorang, khususnya sales maupun marketer (pemasar) di era masyarakat ekonomi Asean ini.
Andrew menjelaskan, MEA merupakan tantangan yang harus dihadapi pelaku ekonomi maupun pekerja profesional di bidangnya masing-masing. “Skill penting untuk menjadi bekal menghadapi gempuran sumber daya manusia (SDM) asing yang mulai membanjiri Indonesia,” ungkapnya.
Motivator yang terkenal dengan joke-joke lucunya setiap memotivasi audience-nya, menyarankan agar seseorang harus memiliki kemampuan yang mumpuni. “Kemampuan tersebut, antara lain kepiawaian berbahasa Inggris. Kalau hal ini tidak diindahkan, maka akan kalah terhadap SDM asing dari Filipina dan beberapa negara di Asia Tenggara,” bebernya.
Untuk itu, Andrew mengimbau agar SDM di dalam negeri harus terus belajar dan menambah wawasan serta kemampuan diri agar dapat bersaing dengan SDM asing. “Yang pasti, harus memiliki semangat dan motivasi untuk berkarya. Motivasi itu seperti bahan bakar minyak (BBM), seperti bahan bakar untuk sebuah kendaraan. Sebagus apapun kendaraan itu, kalau tidak ada BBM-nya maka kendaraan itu tidak akan berjalan,” serunya.
Pria hobi baca ini juga menganalogikan kendaraan itu seperti orang yang memiliki knowledges bagus, tetapi tidak memiliki motivasi yang diibaratkannya bensin. Sehingga seseorang yang mempunyai pengetahuan yang luas, namun tidak memiliki motivasi maka hasilnya akan timpang dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Terkait objek sales dan pemasar yang sering menjadi tema lokakaryanya, sosok murah senyum yang telah menjadi motivator sejak 2005 ini, mengatakan hal itu tidak terlepas dari cita-citanya yang ingin melahirkan figur-figur tangguh dalam bidang usaha.
Di akhir wawancara, Andrew sekali lagi menularkan motivasi yang sudah menjadi tagline-nya setiap lokakarya. “Tetap semangat dan jangan pernah menyerah, karena apapun yang terjadi, selalu ada jalan keluarnya. Ingat, kita tidak dilahirkan sebagai orang gagal tetapi sebagai pemenang,” tutupnya.