09 February 2016

Realisasi Penyaluran Kredit 41 Persen, Kinerja BPR KMUP Dianggap Minim

PERLAMBATAN - Perlambatan ekonomi yang terjadi pada 2015 juga turut dirasakan BPR KMUP yang hingga akhir tahun membukukan kinerja masih minim. BLOGKATAHATIKU/IST 
BLOGKATAHATIKU - Direktur Bank Perkreditan Rakyat Kota Madya Ujung Pandang (BPR KMUP), Suryani, mengungkapkan, perlambatan ekonomi yang terjadi pada 2015 juga turut dirasakan BPR KMUP yang hingga akhir tahun membukukan kinerja masih minim.
Perlambatan tersebut dapat dilihat dari sisi penyaluran kredit yang hanya terealisasi sekitar 41 persen. Sementara, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) hanya terealisasi sekitar 15 persen.
“Ini sebenarnya masih rendah, mungkin karena dampak dari perekonomian yang melambat, sehingga juga melambat,” terangnya saat ditemui belum lama ini di Makassar.
Suryani menyebut, untuk tahun ini pihaknya menargetkan terjadi peningkatan sekitar 30 persen. “Untuk tahap awal, kami melihat dulu kondisi dan perkembangan perekonomian. Target peningkatan ini nantinya akan didukung sejumlah produk baru yang akan ditawarkan kepada masyarakat, baik produk DPK maupun penyaluran kredit,” paparnya.
Ia memproyeksi, peningkatan bisa mencapai 30 persen. Menurutnya, hal itu atas pertimbangan kondisi perekonomian yang sudah membaik di 2016. Untuk itu, pihaknya berharap agar tahun ini tetap mendapat suntikan dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar guna mendukung perkembangan dan kinerja BPR agar lebih meningkat.
“Ke depannya, kami berharap BPR KMUP akan lebih baik. Peningkatan bakal teralisasi jika didukung peraturan terkait permodalan yang akan dikeluarkan pemerintah dalam waktu dekat,” imbuh Suryani.