27 February 2016

Rayakan Australia Day, Lorong di Makassar Pesta Kuliner

AUSTRALIA DAY - Kemeriahan hari jadi ke-228 Australia, turut dirasakan warga lorong di Makassar. Pasalnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengajak perwakilan kedutaan Australia untuk Indonesia merayakan Australia Day bersama warga Jalan Langgau Lorong 7, Kelurahan Timongan Lompoa, Kecamatan Bontoala. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKUKemeriahan hari jadi ke-228 Australia, turut dirasakan warga lorong di Makassar. Pasalnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengajak perwakilan kedutaan Australia untuk Indonesia merayakan Australia Day bersama warga Jalan Langgau Lorong 7, Kelurahan Timongan Lompoa, Kecamatan Bontoala.
Belum lama ini, Ramdhan bersama Staf Ahli Bidang Politik dan Kerja Sama Publik Kedutaan Besar Australia untuk RI, Bradley Amstrong, menghelat pesta kuliner dengan membuat barbeque untuk warga yang merayakan Australia Day bersamanya.
“Baru kali ini, kami merayakan Australia Day di lorong. Pasalnya, ini penghargaan yang sangat besar bagi warga Makassar. Selamat ulang tahun ke-228 Australia, sukses terus dan semoga hubungan bersejarah ini bisa terus dipertahankan,” harap Ramdhan.
Keunikan perayaan Australia Day di lorong semakin meriah, karena hadirnya kekayaan kuliner Makassar dan Australia, yang merupakan bagian dari kebudayaan bilateral kedua negara, yang menjadi sajian dalam perayaan.
Kuliner tradisional Makassar seperti Songkolo, Roko-roko Unti, Katrisala, dan Coto, bersanding barbeque origin Australia. Semua warga antusias menikmati suguhan perayaan unik tersebut.
Penunjukan Makassar sebagai pusat peringatan Australia Day menunjukkan hubungan kerja sama yang harmonis antara Indonesia (Makassar) dan Australia. “Hari ini sudah masuk masyarakat ekonomi Asean (MEA). Salah satu cara untuk memenangkan persaingan adalah dengan membangun networking, dan itu sudah dimiliki (Makassar). Apalagi, pembangunan kami dua sayap, membangun kota dunia dan restorasi lorong,” beber Ramdhan.
Sekadar diiketahui, Maret atau April tahun ini pemerintah Australia akan membuka konsulat jenderal (Konjen) di Makassar. “Hubungan bilateral sangat baik. Australia sangat senang bisa membuka Konjen di Makassar, kota yang strategis untuk pintu Indonesia timur,” jelas Bradley.
Ia juga menjelaskan, pemerintah Australia telah mengalokasikan dana Rp 3,7 triliun untuk mendukung pembangunan di Indonesia, termasuk Makassar yang tahun ini fokus pada infrastruktur dan transportasi.
Sementara itu, saat menyambut kehadiran Konjen Australia di Makassar, Pemkot Makassar telah memiliki beberapa program edukasi dan budaya, yang nantinya akan disajikan dalam Australia Day seperti pagelaran festival film Makassar-Australia pada September mendatang.
Ramdhan berharap, kehadiran Konjen Australia di Makassar dapat menjadi peluang bagi pemerintah kota untuk mengintervensi market bagi industri lorong yang kini tengah digalakkan.
“Kami berupaya menyiapkan hasil kerajinan tangan dari lorong-lorong yang sesuai selera pasar Australia. Sehingga, ada peluang pemasaran di sana. Sejauh ini, pemerintah Australia sangat apresiatif terhadap program Pemkot Makassar, termasuk merestorasi dan mengelola lorong agar menjadi kota kelas dunia,” imbuhnya.