21 February 2016

Prestasi Tertinggi Ketika Pensiun Membanggakan

ALAUDDIN ANWAR - Pemimpin BNI SKC Kanwil Makassar. BLOGKATAHATIKU/IST
Alauddin Anwar
Pemimpin BNI SKC Kanwil Makassar
“Prestasi Tertinggi Ketika Pensiun Membanggakan”

BLOGKATAHATIKU - Sebelum mengabdi di Makassar lima bulan lalu, Pemimpin BNI Sentra Kredit Ekonomi (SKC) Kantor Wilayah (Kanwil) Makassar, Alauddin Anwar, telah menorehkan prestasi mumpuni di bidang perbankan selama berkiprah di Jawa dan Sumatera.
Sifat rendah hati dan sederhana yang menjadi ciri khas kesehariannya, boleh jadi dapat menggambarkan karakter kepemimpinannya yang humanis. Humanis, karena ia tetap menyeimbangkan antara tugas dan tanggung jawab terhadap keluarga.
“Di sela waktu luang, saya selalu menyempatkan diri untuk berkumpul bersama keluarga. Ini merupakan kebahagiaan yang tak ternilai,” bebernya.
Alauddin mengungkapkan, ia menjalani hidup seperti air tetapi tetap berada di permukaan. Secara filosofi, hal itu mengartikan pribadi (manusia) harus mendominasi kehidupan, bukan hidup yang mendominasi manusia.
Menurutnya, egois dan ambisi boleh saja asal ditempatkan pada tempatnya. Jika mempraktikkan hal tersebut, ia optimis seseorang mampu meraih target yang telah menjadi resolusi hidup, baik dalam kehidupan pribadi maupun kariernya.
Terkait karier, pria yang sangat menjujung tinggi pekerjaan yang diamanatkan kepadanya, mengatakan, saat meniti karier ia menghadapi banyak tantangan, khususnya terkait profesi yang dijalaninya sebagai seorang bankir.
“Mengelola kredit itu bukan perkara mudah, karena pekerjaan yang sesungguhnya adalah ketika kredit sudah diberikan kepada debitur,” ujarnya belum lama ini, saat ditemui di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Menurut kelahiran Jeneponto 1969 ini, prestasi tertinggi yang dapat diraih seseorang adalah ketika memasuki masa pensiun dengan prestasi (pekerjaan) yang membanggakan. “Apalagi, sebagai putra daerah, memotivasi saya untuk bisa mempersembahkan yang terbaik bagi Sulsel. Tentu saja, setelah melewati serangkaian tantangan tersebut. Itu yang harus saya raih guna merealisasikan kinerja yang lebih baik,” papar Alauddin.
Adapun target di 2016 ini, ia mengatakan bakal menggenjot penyaluran KUR menjadi empat kali lipat dibanding tahun lalu. “Target penyaluran KUR kami sebesar Rp 120 miliar. Sementara, untuk penyaluran kredit UMKM wilayah Makassar Rp 250 miliar,” urainya.
Untuk mencapai target tersebut, secara eksplisit pihaknya akan lebih meningkatkan kerja sama, baik asosiasi maupun individu yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan bisnis ke depannya.
“Apalagi, Makassar menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, melebihi pertumbuhan ekonomi secara nasional,” tutup Alauddin.