20 February 2016

Musrembang Tamalate Fokus Perbaikan Infrastruktur

PRIORITAS - Tahun ini, prioritas arah pembangunan di Kecamatan Tamalate, Makassar, difokuskan pada pembangunan infrastruktur seperti perbaikan drainase dan jalanan. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Tahun ini, prioritas arah pembangunan di Kecamatan Tamalate, Makassar, difokuskan pada pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan drainase dan jalanan.
“Kami fokus pada perbaikan drainase dan jalanan. Ini sesuai petunjuk Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto,” terang Camat Tamalate, Sofyan Djalil, saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan Tamalate tahun anggaran 2016 di Hotel Colonial, Jalan HM Daeng Patompo, Makassar.
Melalui Musrembang tingkat kecamatan, pihaknya akan membahas dan memilah kebutuhan paling prioritas yang telah dirangkum dalam Musrembang tingkat kelurahan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang paling prioritas ada di wilayah Kelurahan Barombong, sementara Tanjung Merdeka dan Parantambung sebagian saja.
Sofyan mengungkapkan, sekitar 60 persen kelurahan di Kecamatan Tamalate membutuhkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur. “Seperti di Kelurahan Barombong ini, paling banyak usulan perbaikan drainasenya, termasuk kelurahan di tengah-tengah kota seperti Kelurahan Mangasa, karena kalau hujan selalu ada genangan air,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh, dalam sambutan pembukaan, mengatakan, Musrembang merupakan musyawarah tahunan untuk menyepakati rencana kerja pembangunan pada tahun anggaran berjalan.
Oleh karena itu, perangkat pemerintahan seperti RT/RW serta dukungan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LSM), merupakan ujung tombak dalam menentukan dan mengklasifikasi kebutuhan prioritas masyarakat, yang kemudian disampaikan kepada kelurahan.
“Melalui Musrembang kecamatan ini, kami mengakomodasi seluruh usulan kelurahan, serta menentukan mana usulan prioritas sehingga apa yang mendesak akan dilaksanakan,” jelasnya.
Ibrahim menambahkan, Wali Kota Makassar fokus pada tiga arah pembangunan di 2016. “Prioritas pertama di bidang infrastruktur dengan jumlah anggaran Rp 492 miliar. Ini yang ingin kami bangun, seperti pedestrian terbaik dengan selokan yang tertutup, sehingga bisa dipakai sebagai akses pejalan kaki,” paparnya.
Selanjutnya, prioritas kedua adalah penghijauan dengan jumlah anggaran Rp 20 miliar. “Prioritas ketiga adalah transportasi Rp 30 miliar. Untuk program Sombere dan Smart City, tetap berlanjut seperti tahun lalu,” urai Ibrahim.
Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (FK-LPM) Tamalate selaku panitia pelaksana, Jumail Mappiare, menyambut baik langkah prioritas pembangunan di bidang infrastruktur.
Ini memang yang paling utama dan dibutuhkan masyarakat. Peran kecamatan selama ini cukup baik dalam menampung aspirasi warga,” imbuhnya.