20 February 2016

Merawat Aki Sepeda Motor yang Gampang Tekor

MERAWAT AKI - Merawat baterai atau aki (accu) sepeda motor, merupakan suatu keharusan jika ingin memperpanjang usia pemakaian kendaraan. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Merawat baterai atau aki (accu) sepeda motor, merupakan suatu keharusan jika ingin memperpanjang usia pemakaian kendaraan. Hal tersebut sekaligus mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mogok, tidak bisa starter, dan lain sebagainya.
Untuk merawat aki, sebenarnya tidak sulit. Berikut beberapa langkah yang harus diketahui konsumen terkait penggunaan aki sepeda motor yang diungkap Teknikal Supervisor Astra Honda Motor (AHM), Daniel, saat ditemui belum lama ini di Jalan Sultan Alauddin, Makassar.
“Konsumen harus tahu lebih dulu jenis aki apa yang digunakannya, kering atau basah. Selain itu,rutin cek kapasitas air jika aki basah ada batas low dan high dari aki basah tersebut,” paparnya.
Ditambahkan, rata-rata usia pemakaian aki kering empat tahun, dan harus diganti jika sudah melewati usia pakai. “Perawatan paling gampang sebenarnya adalah dengan melepas aki ketika akan bepergian jauh. Panasi sepeda motor terlebih dulu sebelum pemakaian, karena ketika hidup aki akan di-charge dengan sendirinya. Terakhir, servis secara berkala di tempat servis resmi.
Menurut Daniel, penyebab utama masalah aki tekor lantaran kebanyakan konsumen lebih ke arah faktor modifikasi. “Ini akibat terlalu banyak pasang aksesori yang berhubungan dengan kelistrikan, sehingga aki cepat habis atau tekor. Jika sudah begitu, sebaiknya segera cek kondisi aki sepeda motor. Soalnya, kemungkinan pentol plus minus aki tersebut. Bersihkan jika memang kotor,” pesannya.
Jika pemilik kendaraan menggunakan tipe aki basah, maka sebaiknya mengecek batas minimal dari air aki tersebut. “Segera tambah air aki jika di bawah batas minimal, karena biasanya pengendara cenderung asal pakai saja dan tidak memperhatikan hal itu,” ulas Daniel.
“Kami sarankan, jika sibuk bawa ke tempat servis untuk dicek lebih lanjut. Sebab, aki juga perlu diganti secara berkala, bukan hanya oli. Dengan demikian, kami berharap bisa mengubah kebiasaan pemilik kendaraan yang hanya sekadar pakai,” tutupnya.