12 February 2016

Melalui Explore South Sulawesi, Disbudpar Genjot Jumlah Wisatawan

EXPLORE SOUTH SULAWESI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus mendukung peningkatan jumlah wisatawan di Sulsel, dengan meluncurkan jargon (branding) baru pariwisata Sulsel, “Explore South Sulawesi”. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus mendukung peningkatan jumlah wisatawan di Sulsel, dengan meluncurkan jargon (branding) baru pariwisata Sulsel, “Explore South Sulawesi”. Dari kegiatan ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel berharap mampu meningkatkan kunjungan 8,5 juta wisatawan ke Sulsel.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri Rahman, mengungkapkan, sebelum dicanangkan branding baru, Sulsel sudah memiliki branding pariwisata, yakni Visit South Sulawesi. Tetapi, branding yang dicanangkan sejak 2008 lalu tersebut dianggap kurang menarik perhatian wisatawan.
“Branding lama, Visit South Sulawesi hanya mampu menarik lebih 100 persen wisatawan mancanegara (wisman), dari 45 ribu pada 2010 menjadi 179 ribu pada 2015 dan wisatawan Nusantara dari lima juta pada 2010 hanya meningkat hingga 7,5 juta pada 2015,” bebernya.
Dengan branding baru tersebut, Jufrri menargetkan kunjungan wisatawan bisa mencapai menjadi 8,5 juta wisatawan Nusantara dari sebelumnya enam juta. Sementara, untuk kunjungan wisman bisa meningkat 250 ribu tahun ini.
“Apalagi, makna Explore South Sulawesi adalah menjelajah, sehingga diharapkan wisatawan tidak hanya transit di Makassar, tetapi juga menjelajahi seluruh objek wisata yang ada di Sulsel,” ungkapnya.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menambahkan, brand pariwisata baru tersebut merupakan terobosan baru, karena dalam sektor pariwisata sangat dibutuhkan kreativitas, terobosan, dan upaya promosi. Selain itu, akses kenyamanan, kebersihan, dan keramahan juga sangat penting.
“Jika pariwisata dikelola secara baik, otomatis akan meningkatkan perekonomian menjadi lebih baik. Industri pariwisata jika sudah di-upgrade tahun ini, maka tahun ini juga bisa dirasakan hasilnya. Karena sektor pariwisata sangat berbeda dengan sektor lainnya yang membutuhkan waktu. Dengan launching tersebut, juga merupakan bagian untuk meng-engineering dan mengeksploitasi potensi yang dimiliki Sulsel yang mempunyai daya tarik yang luar biasa,” paparnya.
Syahrul mengatakan, Sulsel memiliki banyak objek wisata menarik yang potensial, seperti gunung, pantai, gua, sungai, taman laut, dan sebagainya. Tinggal bagaimana mengemasnya dan menjaga agar tempat-tempat tersebut menjadi semakin baik, nyaman, dan terpelihara keindahannya. Sehingga, ini menjadi daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.