13 February 2016

Jalani Latihan Intensif, Pebalap Astra Honda Racing Team Siap Ikuti Asia Talent Cup

ASIA TALENT CUP 2016 - Enam pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) mulai menjalani latihan intensif menjelang tes pramusim kejuaraan balap Asia Talent Cup (ATC) 2016 di sirkuit Sepang, Malaysia. Melalui kejuaraan ini, para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini, bertekad kembali mengharumkan nama bangsa dengan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Enam pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) mulai menjalani latihan intensif menjelang tes pramusim kejuaraan balap Asia Talent Cup (ATC) 2016 di sirkuit Sepang, Malaysia. Melalui kejuaraan ini, para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini, bertekad kembali mengharumkan nama bangsa dengan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.
Serangkaian latihan secara intensif dilakukan pebalap AHRT di sirkuit Sentul, Jawa Barat pada 2 Februari 2016. Latihan difokuskan pada kemampuan dan kecepatan beradaptasi dengan menggunakan sepeda motor jenis sport.
Untuk mengasah adaptasi jenis sport di sirkuit, mereka dilatih menggunakan Honda CBR150R. Sementara, untuk pengenalan karakter sepeda motor serta posisi duduk, menggunakan Honda GP Mono. Latihan intensif merupakan persiapan sebelum seleksi pebalap pada tes pramusim ATC 2016 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 9-10 Februari.
Keenam pebalap AHRT yang akan berlaga di ATC tahun ini adalah Gerry Salim, Andi Farid Izdihar atau akrab disapa Andi Gilang, Irfan Ardiansyah, Dwiki Hardhiana, Alif Akbar Utama, dan Faldan Novayaser Mardani. Para pebalap muda ini merupakan hasil tempaan Honda Racing School yang disiapkan AHM untuk membina para pebalap muda Tanah Air sejak usia dini.
ATC merupakan ajang balap yang diselenggarakan Dorna Sports sebagai penyelenggara balap tingkat dunia MotoGP untuk mencari bibit-bibit unggul pebalap muda dari Asia. ATC diikuti tujuh negara, Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, Tiongkok, Australia, dan Filipina. Pada ajang ATC ini, setiap pebalap menggunakan sepeda motor sport berspesifikasi Moto3, Honda NSF 250R.
ATC menggelar dua kali pertandingan di setiap seri. Setiap pebalap mengumpulkan akumulasi poin untuk menentukan posisi klasemen tertinggi hingga akhir seri. Dalam menyeleksi pebalap terbaik di Asia, Dorna Sport bersama Alberto Puig yang telah berhasil menemukan bakat balap Dani Pedrosa dan Casey Stoner, memperhatikan berbagai aspek, yaitu skill, style balap, konsistensi, kecepatan, potensi, dan progres setiap balapan.
Para pebalap AHRT yang lolos tes pramusim ATC 2016 dapat mengikuti rangkaian enam seri balap kejuaraan ini di Sirkuit Chang Thailand (11-13 Maret), Sirkuit Losail Qatar (17-20 Maret), Sirkuit Sepang Malaysia (13-15 Mei), Sirkuit Zhuhai Tiongkok (16-19 September), Sirkuit Twin Ring Motegi Jepang (14-16 Oktober), dan ditutup di Sirkuit Sepang Malaysia (28-30 Oktober).
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A Indraputra, mengungkapkan, latihan intensif yang digelar AHM merupakan upaya meningkatkan kompetensi dan kecepatan adaptasi karakter motor balap Asia Talet Cup bagi para pebalap AHRT.
Ditambahkan, AHM berharap para pebalap Tanah Air ini dapat terus mengasah potensinya untuk kelak kembali mengibarkan Merah Putih di ajang balap internasional. “Sesuai komitmen kami, AHM terus mendukung pembinaan dan pematangan kompetensi pebalap muda di Indonesia untuk meraih mimpi mereka di ajang balap internasional,” terangnya saat melansir kegiatan terkait AHRT di Jakarta, Sabtu (13/1).
Untuk itu, pihaknya berharap semakin banyak pebalap muda Indonesia yang berkiprah dan mencetak prestasi di kancah balap internasional . “Kelak, Merah Putih akan berkibar di podium paling tinggi puncak balap MotoGP,” ujar Indraputra.
Dijelaskan, ajang yang diikuti para pebalap muda binaan pihaknya, merupakan pengalaman, terutama bagi mereka yang baru bergabung dan berkompetisi di level internasional.
“Hal ini tidak mudah, namun kami yakin pebalap AHM akan mampu bersaing dan mengukir prestasi membanggakan untuk bangsa ini. Dengan semangat Satu Hati, AHM akan terus mendorong dan mendukung mereka agar dapat meningkatkan kemampuan balapnya di sepanjang seri Asia Talent Cup,” imbuhnya.
Sementara itu, Irfan, Dwiki, dan Alif, mengemukakan hal senada Indraputra. “Kami mendapat pelajaran berharaga dalam pre test. Ini adalah pertama kalinya kami balap dengan sepeda motor balap yang sesungguhnya. Juga sekaligus pertama kali jturut dalam event bertaraf international,” terang Irfan, mewakili Dwiki dan Alif.
Ia menambahkan, semua itu tidak mudah karena harus bersaing dengan pebalap dari berbagai negara. “Tetapi, kami akan menyiapkan diri agar bisa meraih hasil maksimal di seri pertama Thailand bulan depan. Selain menyiapkan mental, fisik serta mengasah keterampilan menggunakan sepeda motor sport,” urainya.
Farid dan Gerry juga mengemukakan hal yang sama. Menurut mereka, target di tahun kedua ini, tentunya memberikan hasil terbaik dengan meraih juara.
“Kami optimis dengan bekal pengalaman tahun lalu, bisa meraih hasil gemilang tahun ini. Kami akan berusaha meraih poin maksimal di setiap race, dan menghindari crash ataupun melakukan kecerobohan yang berakibat kehilangan poin,” cetus Farid.
Dalam enam seri yang telah berlangsung pada 2015 lalu, perjuangan dua pebalap muda didikan AHM, telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Tanah Air. Farid berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi seri kedua di sirkuit Losail Qatar pada Maret. Sementara, pebalap asal Jawa Timur, Gerry Salim, telah dua kali berhasil menaiki podium ketiga pada seri pertama di Sirkuit Chang Thailand pada Maret, serta seri kelima di sirkuit Motegi Jepang pada awal Oktober.
Raihan pebalap Indonesia di ATC 2015 mencatatkan prestasi yang gemilang dari 22 pebalap yang turut berpartisipasi di ajang balap bergengsi ini. Gerry tercatat berhasil mengumpulkan perolehan 109 poin, dan berada pada posisi keenam. Adapun Farid bersaing tipis dengan Gerry dengan memperoleh 104 poin, dan berada di posisi kesembilan.