07 February 2016

Hino Fokus Kembangkan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat

CSR - Hino Indonesia mengawali 2016 dengan melaksanakan berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR). Bertempat di SMKN 1 Purwakarta, Hino Indonesia melakukan kick off ceremony “Program Pengembangan Profesionalisme Guru”, dan menyerahkan beasiswa kepada empat SMK di Purwakarta. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Hino Indonesia mengawali 2016 dengan melaksanakan berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR). Bertempat di SMKN 1 Purwakarta, Hino Indonesia melakukan kick off ceremony “Program Pengembangan Profesionalisme Guru”, dan menyerahkan beasiswa kepada empat SMK di Purwakarta.
Acara dihadiri Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Kazushi Ehara, Direktur HMMI J Ralhan, Direktur Putra Sampoerna Foundation (PSF) Gusman Yahya, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahlaraga Kabupaten Purwakarta H Rasmita.
Program Pengembangan Profesionalisme Guru dilaksanakan bekerja sama PSF-SDO  dengan arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pedagogi dasar guru dalam mengembangkan materi pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dengan menerapkan model-model pembelajaran disertai pengembagan alat bantu pembelajaran.
Program yang dilaksanakan dalam rentang waktu sembilan bulan ini meliputi kegiatan seperti baseline study, workshop, coaching and mentoring, endline study atas peningkatan kemampuan guru, serta di akhir kegiatan ada diseminasi.
Sebanyak 24 guru dari SMKN 1 Purwakarta, SMKN 2 Purwakarta, SMK Taruna Sakti, dan satu pengawas dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahlaraga Kabupaten Purwakarta dilatih melalui program ini.
Acara kick off Program Pengembangan Profesionalisme Guru diikuti penyerahan beasiswa kepada siswa perwakilan dari SMK Taruna Sakti Purwakarta, SMK Negeri 1 Bojong, SMK Teknologi Sains dan Agrobisnis Sukatani, dan SMK Bhakti Praja.
Pada hari yang sama, Hino Indonesia menyerahkan enam unit instalasi Biogas kepada lima kelompok peternak sapi di Desa Wanayasa dan Desa Cikopo, Kabupaten Purwakarta, yaitu Mulya Sejahtera, Wanaraharja, Mekar Sari, Mekar Jaya, dan Sumber Sari.
Reaktor biogas Hino Indonesia memanfaatkan kotoran sapi. Hasilnya, biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar murah dan terbarukan. Sebanyak 11 rumah dialiri gas yang dihasilkan “Reaktor Biogas Hino”. Gas yang dihasilkan dapat digunakan memasak dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar penerangan lampu petromaks.
Bio slurry atau ampas biogas dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti pupuk organik berkualitas, pestisida, bahan pakan ayam, bebek, ikan, cacing, kelinci, budidaya tanaman hidroponik, dan budidaya jamur. Di samping itu, pemanfaatan kotoran sapi dapat mengurangi efek rumah kaca dengan dimanfaatkannya gas metan yang dikeluarkan kotoran sapi. Bio slurry yang keluar di akhir proses pembuatan biogas sudah tidak mengandung metan.
Di samping itu, Hino Indonesia juga melakukan penggemukan 10 ekor sapi dengan memberikan vitamin, konsentrat, dan makanan kepada Kelompok Tani Makmur Jaya.
“Kami berharap, kegiatan CSR Hino Indonesia ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, baik dari segi pendidikan maupun pengembangan masyarakat. Hino Indonesia selalu melaksanakan kegiatan CSR demi kemajuan bangsa,” ujar Ehara.