29 February 2016

Dyandra Target Transaksi Rp 20 Miliar di Makassar Tour and Holiday Fair 2016

POTENSIAL BUYER - Dyandra Promosindo menargetkan Tour and Holiday Fair 2016 mendatangkan potensial buyer 20 ribu orang, sementara target transaksi dipatok Rp 20 milliar. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Saat ini, industri perjalanan wisata terus tumbuh seiring tingginya animo masyarakat yang hendak mengunjungi beragam destinasi wisata mancanegara. Kemudahan akses perjalanan serta harga yang kompetitif, juga menjadi salah satu tolok-ukur masifnya pertumbuhan industri leisure ini. Apalagi, aktivitas liburan sudah menjadi tren dan gaya hidup masyarakat.
Fenomena ini tak hanya terjadi pada kelompok ekonomi mapan, tetapi masyarakat kelas menengah, dari karyawan, pengusaha, bahkan mahasiswa dan pelajar.  Berdasarkan arus neraca jasa yang dicatat Bank Indonesia (BI), hingga kuartal pertama 2014, arus dana jasa perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri atau dikenal outbound mencapai 2,5 miliar dolar AS. Ini diperkirakan akan terus meningkat pada 2016 dan tahun-tahun mendatang.
Mengakomodir hal tersebut, PT Dyandra Promosindo bekerja sama PT Abacus Distribution System (Sabre), ikut berpartisipasi mendorong pertumbuhan industri ini  melalui perhelatan Makassar Tour and Holiday Fair 2016 dan Jogja Tour and Holiday Fair 2016 yang diselenggarakan serentak 4-6 Maret 2016. Makassar Tour and Holiday Fair 2016 menggunakan seluruh area di Mal Ratu Indah (MaRI) dan Jogja Tour and Holiday Fair 2016 diadakan di Hartono Mall.
Branch Manager PT Dyandra Promosindo Makassar, Mawardha DJ, mengungkapkan, industri perjalanan wisata terus tumbuh, sehingga pihaknya merasa potensi itu harus dimanfaatkan.
“Sebagai event organizer (EO), kami harus mampu melihat peluang, serta ikut berperan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pilihan wisata, baik dalam maupun luar negeri,” terangnya, saat menggelar jumpa pers terkait acara di Sushi Tei, Jalan Pattimura, Makassar, Senin (22/2).
Untuk itu, melalui Makassar Tour and Holiday fair 2016, pihaknya berharap dapat memfasilitasi pelaku industri perjalanan wisata agar tetap tumbuh di Makassar. “Sebaliknya, juga memberikan banyak pilihan destinasi liburan dengan harga yang kompetitif bagi warga Makassar dan sekitarnya,” imbuh Mawardha.
Dengan mengusung tagline “The Exictement of Wanderlust”, ia berharap  pameran yang diklaim terbesar di kawasan timur Indonesia ini, dapat menjadi referensi bagi keluarga yang hendak berwisata, sekaligus mengetahui destinasi terlengkap dalam negeri maupun luar negeri.
Selama tiga hari pelaksanaannya, pameran Makassar Tour and Holiday Fair 2016  ditargetkan mendatangkan potensial buyer 20 ribu orang, sementara target transaksi dipatok Rp 20 milliar. “Kami optimis dapat tercapai, melihat tingginya animo dan beragamnya peserta pameran yang ikut berpartisipasi,” optimistis Mawardah.
Pameran menghadirkan beragam peserta, seperti enam maskapai udara ternama (Citilink, Cathay Pasific, Qatar Airways, Emirates, Eva Air, dan Garuda Indonesia), travel agent nasional dan lokal seperti ATS, Shilla Tour, Anta Express, Inap, Natando, Hokky, Limbunan, Dewi Wisata, Jendela Tour, Duta Tour Jumantara, HIS, Dwidaya, serta agent umrah dan haji seperti Al-Buruj, NRA, Gardi, Alia Wisata, dan Abu Tour.