09 February 2016

Ciptakan Perspektif Lapang Kamar Tidur Minimalis

KAMAR TIDUR - Kamar tidur menjadi ruang yang sangat penting dalam sebuah hunian. Pasalnya, di ruang inilah pemilik rumah banyak menghabiskan waktu beristirahat ketimbang di ruang lainnya. Tidak mengherankan, banyak orang melakukan berbagai cara untuk membuat kamar tidur menjadi lebih nyaman dan tenang. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Kamar tidur menjadi ruang yang sangat penting dalam sebuah hunian. Pasalnya, di ruang inilah pemilik rumah banyak menghabiskan waktu beristirahat ketimbang di ruang lainnya. Tidak mengherankan, banyak orang melakukan berbagai cara untuk membuat kamar tidur menjadi lebih nyaman dan tenang. Menata kamar tidur minimalis menjadi lebih nyaman, merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kualitas tidur dan menghabiskan waktu di ruang pribadi.
Namun, permasalahannya jika seseorang termasuk memiliki kamar minimalis. Tentunya, menata ruang kecil untuk kamar tidur lebih sulit dibandingkan menata ruang besar. “Karena sempitnya ruang, penataan harus seefisien mungkin. Ini memang memaksa seseorang untuk lebih kreatif, supaya kamar tidurnya tidak terlalu sempit,” ungkap salah seorang pemasar perumahan dari PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), Lydia, saat ditemui belum lama ini di Makassar.
Kendati demikian, ia mengimbau agar pemilik rumah tidak usah terlalu khawatir. Sebab, secara psikologi, seseorang dapat “melebarkan” sudut pandang dengan menggunakan efek warna, khususnya pewarnaan dinding kamar.  “Mengaplikasikan warna-warna terang dipercaya dapat membuat ruang yang sempit terlihat lebih luas dan terbuka. Warna putih dapat menjadi pilihan untuk digunakan pada area dinding kamar minimalis,” bebernya.
Lydia menjelaskan, seperti yang diketahui warna memegang peranan penting dalam desain. Warna bisa mempengaruhi mood seseorang, begitu pula dalam desain rumah. “Jika menginginkan ruang terasa lebih luas, warna putih menjadi pilihan utama. Namun, jika menginginkan ruangan yang hangat, coklat adalah pilihan yang tepat,” imbaunya.
Pemilihan furniture juga penting untuk menyiasati ruang kecil. Apabila fungsi ruang tersebut menjadi ruang tamu, cukup isi dengan kursi dan meja. Jika menjadi kamar tidur, tempat tidur dan lemari adalah furniture penting. Dengan begitu, ruangan tidak akan terlihat sumpek dan penuh.
“Tidak hanya warna dan furniture, lantai juga dapat membuat ruang terasa lebih luas. Pilih material lantai dengan warna terang dan ukuran yang lebih besar. Hal tersebut akan membuat ilusi mata lebih lapang,” tutur Lydia.
Untuk melebarkan perspektif, pencahayaan pun harus dipertimbangkan. Dengan pencahayaan yang cukup, ruang tidak hanya menghadirkan kesan luas, tetapi juga membuat ruang tak terlalu gelap,” imbuhnya.
Jika ingin sedikit berekspresi terhadap tampilan dinding kamar tidur, gunakan warna-warna cerah lainnya seperti hijau muda, merah jambu, biru muda, ataupun broken white. Sebisa mungkin pemilihan furniture dan tirai menggunakan warna yang senada dinding, sehingga memberikan efek teduh dan menenangkan.
“Sebagaimana fungsinya, kamar tidur adalah tempat untuk beristirahat dan relaksasi. Jadi, jangan penuhi kamar minimalis dengan furniture yang tidak seharusnya ada di sana,” pesan Lydia.
Untuk menghindari kesan kaku dan monoton pada kamar minimalis, pemilik rumah dapat menambahkan beberapa aksesoris. “Meletakkan cermin pada salah satu sisi dinding adalah pilihan yang tepat. Fungsinya bukan hanya memantulkan cahaya dari lampu atau sinar matahari, namun juga dapat memberikan efek luas pada ruang yang sempit,” urainya.
Selain itu, sebut Lydia, seseorang juga dapat membuat ambalan 30 sentimeter pada salah satu sisi dinding, untuk menempatkan pajangan seperti bingkai foto atau tanaman hias mini agar kamar tampak lebih manis.