19 February 2016

Baruga Asrinusa Development Pasarkan 198 Unit Rumah di Tiga Cluster

GENJOT PEMASARAN - Meningkatnya kebutuhan terkait properti di Sulsel, mendorong salah satu pengembang ternama di Makassar, PT Baruga Asrinusa Development untuk terus melakukan terobosan guna menggejot pemasaran segmen huniannya. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Meningkatnya kebutuhan terkait properti di Sulsel, mendorong salah satu pengembang ternama di Makassar, PT Baruga Asrinusa Development untuk terus melakukan terobosan guna menggejot pemasaran segmen huniannya.
Perusaahan yang berada di bawah naungan Kalla Group ini, tengah memasarkan beberapa tipe rumah representatif di Perumahan Bukit Baruga, masing-masing berdiri di cluster Tebing Tinggi, Tanah Datar, dan Bali Regency.
Hal tersebut diungkapkan Marketing PT Baruga Asrinusa Development, Aie Pratama, saat ditemui di Mal Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, Rabu (17/2).
Dijelaskan, pihaknya telah menjual 198 unit dari 310 unit yang dipasarkan pada tiga cluster. “Tersisa 112 unit, masing-masing berada di kawasan cluster Tebing Tinggi, Tanah Datar, dan Bali Regency. Untuk Bali Regency, penyediaan (pembangunan) unit baru akan dilakukan dua setengah tahun ke depan,” terangnya.
Ditambahkan, saat ini pihaknya tengah menggelar promo menarik hingga akhir Februari. “Untuk cluster Bali Regency tipe Jimbaran dengan ukuran tujuh meter kali 15 meter Rp 850.000.000, diskon Rp 80 juta menjadi Rp 770 juta. Selain itu, ada angsuran down payment (DP) satu tahun di cluster Tebing Tinggi untuk unit berukuran 13 meter kali 16 meter berbanderol Rp 3.575.000.000 diskon Rp 250 juta, sehingga menjadi Rp 3.325.000.000.
Sampai saat ini, Bukit Baruga selalu mendesain rumah-rumah hunian yang unik dengan mempertahankan konsep alam yang hijau. Menurutnya, konsep hijau sudah diaplikasikan pihaknya sejak membangun cluster pertama di Bukit Baruga. Sementara, pengembang lain baru mengimplementasikan hal tersebut.
Selain promo, pihaknya terus menggelar pameran baik di Makassar maupun di luar kota, bahkan di luar Sulawesi. “Belum lama kami ke Bone, Sengkang, dan Soppeng. Kemudian, dua minggu sebelumnya ke Parepare, Sidrap, dan Pinrang,” imbuh Aie.
Konsep perumahan Bukit Baruga, sebut Aie, tidak seperti perumahan pada umumnya, karena konsep yang diusung ada dua macam, Single dan Couple. “Kalau perumahan umumnya satu dinding antara hunian satu dengan lainnya, tetapi di Bukit Baruga setiap rumah ada taman dan tidak satu dinding. Sementara Couple itu dua jenis, Samosir dan Tapanuli,” tutupnya.