27 February 2016

Astragraphia Fokus Garap Industri Kreatif Digital, Target Raup Rp 100 Miliar di 2016

SKALA UKM  - Target raup Rp 100 miliar di 2016, Astragraphia fokus garap industri kreatif digital. Pertimbangan tersebut didasarkan pada segmen industri kreatif skala UKM yang dinilai cukup potensial dalam menyerap produk mesin cetak. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Geliat usaha kecil dan menengah (UKM) pada segmen industri kreatif berorientasi teknologi printing di wilayah timur Indonesia, diestimasi mampu ikut menopang performa penjualan mesin cetak pada tahun ini.
Kepala Cabang Astra Graphia Makassar, Suhardi, mengatakan, segmen tersebut secara dinamis menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tren industri cetak pada beberapa segmen lainnya yang cenderung melemah.
Dalam keterangan tertulisnya belum lama ini kepada sejumlah media di Makassar, ia menjelaskan, segmen industri kreatif skala UKM itu dinilai cukup potensial dalam menyerap produk mesin cetak.
“Karena tidak hanya pemanfaatannya dalam kegiatan produksi, tetapi juga menghasilkan produk komersiali pada beberapa bisnis terkait lainnya,” bebernya.
Menurut Suhardi, industri kreatif tersebut yang disebut pihaknya sebagai segmen low, sangat membutuhkan teknologi mesin cetak agar ada efesiensi biaya maupun ongkos produksi. Segmen ini diproyeksi cukup signifikan dalam meningkatkan penjualan Astragraphia tahun ini.
Adapun nilai penjualan yang dipatok perseroan untuk kawasan timur Indonesia (KTI) pada tahun ini sebesar Rp 100 miliar, dengan mengandalkan poduk mesin cetak warna yang banyak dimanfaatkan industri kreatif digital.
Suhardi menjelaskan, khusus bisnis cetak cepat warna atau quick print, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan cukup pesat. Ini diikuti pertumbuhan industri kreatif digital secara signifikan terutama pada skala UKM.
Menurutnya, perkembangan segmen ini seiring inovasi teknologi yang memungkinkan kegiatan printing lebih ringkas disesuaikan kebutuhan, serta berbeda jauh jika menggunakan offsett.
Adapun Astragraphia melalui portofolio Astragraphia Document Solution merupakan distributor dari merek mesin cetak asal Jepang, Fuji Xerox. Kedua belah pihak telah bermitra selama 40 tahun.
Seiring tuntutan zaman, Fuji Xerox mengembangkan “mesin cetak hijau” yang dimanifestasikan dalam fitur-fitur ramah lingkungan. “Untuk KTI, penjualan sudah menjangkau beberapa daerah, termasuk Maluku dan Papua. Pasar terbesar kami ada di Sulawesi, tetapi di Makassar yang paling besar,” ujar Suhardi.
Di sisi lain, tren pelemahan ekonomi di wilayah timur Indonesia disertai sejumlah regulasi pada beberapa sektor, ikut mempengaruhi sektor turunan yang berimbas pada kinerja penjualan perseroan di KTI.
Sepanjang tahun lalu, performa Astragraphia di KTI bersumber dari dari penjualan produk yang terbagi pada empat segmen, antara lain perkantoran, produksi, printer, serta general sevices.