08 February 2016

Aman Mengemudikan Mobil Saat Musim Hujan

MELINDUNGI KENDARAAN - Mengasuransikan mobil dari kemungkinan dampak bencana, menjadi tindakan terbaik untuk melindungi kendaraan dari kerugian atau kerusakan. Apalagi, ancaman banjir di awal tahun ini bisa terjadi kapan saja. Untuk itu, pemilik mobil diimbau harus berhati-hati ketika banjir karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan atau rusaknya mobil. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Mengasuransikan mobil dari kemungkinan dampak bencana, menjadi tindakan terbaik untuk melindungi kendaraan dari kerugian atau kerusakan. Apalagi, ancaman banjir di awal tahun ini bisa terjadi kapan saja. Untuk itu, pemilik mobil diimbau harus berhati-hati ketika banjir karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan atau rusaknya mobil.
“Saat mengemudikan mobil di musim hujan seperti ini, memang dibutuhkan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Terlebih, jalanan yang sering macet ketika hujan juga menjadi alangan tersendiri di samping genangan air yang menutupi jalanan. Oleh karena itu, cermatilah terlebih dulu rute perjalanan yang akan diewati, apakah terdapat genangan atau tidak,” terang salah seorang pedagang toko onderdil, Christian, saat ditemui di Jalan Landak, Makassar, Kamis (4/2).
Menurutnya, jika jalan tersebut merupakan rute utama seseorang menuju lokasi aktivitas sehari-hari, disarankan untuk mengetahui jalur alternatif menuju ke tempat tujuan. “Melewati jalan yang dipenuhi genangan sangat berisiko, karena bisa saja terdapat lubang-lubang yang tertutup genangan air dan menimbulkan kecelakaan,” pesan ayah satu putra ini.
Selain itu, perusahaan asuransi juga mungkin menolak klaim banjir, sebab terdapat ketentuan yang tidak menanggung kerugian atau kerusakan atas mobil apabila menerobos banjir dengan sengaja. Oleh karena itu, Christian mengimbau agar pengemudi tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
“Ketika mobil dalam kondisi sudah terendam banjir, sebagai pemilik sebaiknya tidak memaksa menyalakan (starter) mobil. Hal ini akan memicu kerusakan mobil yang lebih parah, seperti water hammer. Oleh karena itu, bagi pengguna asuransi mobil akan lebih baik untuk segera meminta pertolongan dengan menelepon layanan darurat dari perusahaan asuransinya,” imbuhnya.
Dalam menghadapi musim hujan seperti saat ini, yang harusnya dilakukan pengemudi mobil adalah lebih bijak berkendara. Pasalnya, walaupun telah mengasuransikan mobil, prinsip-prinsip aman berlalu lintas harus tetap menjadi prioritas.
“Pada dasarnya, perusahaan asuransi selalu mengedukasi pelanggan untuk tetap merawat kendaraan mereka dengan baik. Poin-poin yang dapat membatalkan klaim banjir itu, juga bertujuan agar pelanggan selalu bertindak hati-hati. Ini juga menguntungkan pemilik mobil karena dapat mencegah kerusakan yang berakibat pada besarnya pengeluaran yang melebihi batas klaim,” tutup Christian.