08 February 2016

2016, Emas Lamur Jadi Tren Warna Interior

EMAS LAMUR - Salah satu interior ruang yang menggunakan tren warna emas lamur. Perusahaan cat dan pelapis Akzo Nobel, lewat brand cat unggulannya Dulux kembali menelurkan tren warna di 2016. Tahun ini, palet keemasan menjadi pilihan untuk Dulux Colour of The Year yang diberi nama Monarch Gold. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Perusahaan cat dan pelapis Akzo Nobel, lewat brand cat unggulannya Dulux kembali menelurkan tren warna di 2016. Di tahun “Monyet Api” ini, palet keemasan menjadi pilihan untuk Dulux Colour of The Year yang diberi nama Monarch Gold.
Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia, Jun de Dios, dalam keterangan tertulisnya kepada sejumlah media di Tanah Air, mengungkapkan, Monarch Gold merupakan unsur warna emas yang tidak terlalu mencolok namun tetap memberikan kesan mewah dan elegan pada ruangan.
Menurutnya, unsur tanah pada warna emas juga membuat warna Monarch Gold ini cocok dikombinasikan dengan berbagai macam warna. “Warnanya cukup terang untuk menarik perhatian, tetapi di sisi lain juga menghadirkan refleksi masa lalu. Karena kehidupan modern saat ini adalah harmonisasi dari masa depan dan masa lalu,” ujarnya saat peluncuran “Dulux Colour of The Year 2016: Monarch Gold” di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (29/1).
Penentuan warna sebagai pedoman dalam penataan interior sebelumnnya telah dirumuskan satu tahun lalu, dengan melibatkan pakar dari berbagai aspek, mulai fashion designer, arsitektur, hingga insinyur.
Jun menjelaskan, dalam perumusan tren warna, Global Aesthetic Center Akzo Nobel juga melihat kecenderungan makroekonomi, sosial, dan lingkungan. Dari proses pengamatan yang panjang dan rumit itulah, terlihat pola-pola yang akhirnya merujuk pada satu mood warna.
“Warna emas yang tidak menyilaukan (lamur) dan nuansa keemasan semakin sering digunakan di dunia desain. Warna ini terlihat menguasai berbagai pameran desain dan seni grafis global,” tuturnya.
Warna Monarch Gold boleh diaplikasikan sebagai aksen maupun warna utama pada penataan ruangan. “Warnanya yang tidak terlalu menyilaukan karena adanya unsur tanah, sedikit meredam kemilau logam. Ini memungkinkan pemilik rumah menerapkannya sebagai warna dinding rumah,” pesan Jun.
Kendati demikian, ia mengimbau untuk memperhatikan juga kombinasi warna lain agar tidak terlihat berlebihan. “Misalnya, dipadukan warna palet pucat, putih, atau hitam,” imbuhnya.
Ditambahkan, jika warna tersebut masih terlihat mencolok, cukup gunakan sebagai aksesori. Sebagai contoh diterapkan pada pot bunga, meja atau kursi, bingkai foto atau dijadikan aksen pada dinding dalam bentuk motif garis horizontal, vertikal, diagonal maupun gelombang.