22 January 2016

Warga Thailand Borong Emas

EMAS - Penurunan harga emas merupakan anugerah tersendiri bagi penduduk Thailand. Sudah menjadi “tradisi” yang mendarah daging, jika warga Thailand gemar membeli emas untuk hedging atau melindungi nilai kekayaan mereka. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Penurunan harga emas merupakan anugerah tersendiri bagi penduduk Thailand. Sudah menjadi “tradisi” yang mendarah daging, jika warga Thailand gemar membeli emas untuk hedging atau melindungi nilai kekayaan mereka.
Dikutip dari Bloomberg, Kamis (21/1), periode Januari-November tahun lalu, penduduk Negeri Gajah Putih tersebut sudah memborong emas sebanyak 172 ton. Jumlah itu meningkat tujuh persen dibandingkan periode sama 2014.
“Warga Thailand suka emas, karena ini merupakan salah satu kebudayaan Siam,” terang Chief Executive Officer (CEO) YLG Bullion International, Pawan Nawawattanasub.
Salah satu perusahaan importir emas terbesar di Thailand ini, menargetkan transaksi emas dapat naik 25 persen menjadi sekitar 160 ton.
Sementara itu, Managing Director MTS Gold Group, Golf Hirunyasiri, menambahkan, penduduk Thailand tidak suka menerima hadiah mobil maupun uang tunai. “Akan tetapi, bila dihadiahi emas, mereka pasti sangat suka,” ungkapnya.
Untuk diketahui, 60 persen pembeli emas dunia berasal dari kawasan Asia. Berdasarkan data UBS Group AG, pada 2015 lalu,Swiss untuk pertama kalinya menjadi eksportir emas. Swiss mengirim 37 persen ekspor emasnya ke Tiongkok dan Hongkong, sementara 48 persen dikirim ke India.