20 January 2016

KAHMI Diharap Berperan Aktif Mewujudkan Makassar Kota Dunia

KETUA KAHMI MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto didaulat menjabat Ketua Majelis Dewan Penasihat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam pelantikan dan rapat kerja (Raker) Majelis Daerah KAHMI Kota Makassar periode 2016-2021 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Makassar, belum lama ini. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto didaulat menjabat Ketua Majelis Dewan Penasihat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam pelantikan dan rapat kerja (Raker) Majelis Daerah KAHMI Kota Makassar periode 2016-2021 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Makassar, belum lama ini.
Pelantikan didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Pimpinan Kolektif Majelis Wilayah KAHMI Nomor: 009/SK/PKMW-KAHMI/I/2016 Tentang Susunan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kota Makassar Masa Bakti 2016-2021 Tanggal 21 Rabiul Awal 1437 H/2 Januari 2016 Masehi.
Dalam sambutannya, Ramdhan mengimbau pengurus KAHMI Kota Makassar untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memajukan kesejahteraan warga. “KAHMI Kota Makassar bukan hanya kebangkitan KAHMI, tetapi juga percepatan Makassar dua kali tambah baik,” tegasnya.
Ketua Dewan Pembina DPN KAHMI, Akbar Tanjung, menambahkan, mengapresiasi Wali Kota Makassar. “Dengan jabatan ini, (Wali  Kota Makassar) diharapkan dapat lebih menjalin kemitraan dengan KAHMI dan HMI, sehingga ke depannya lebih menginspirasi program-program yang dapat lebih memajukan Kota Makassar,” ujarnya.
Dijelaskan, KAHMI Kota Makassar diperkuat 122 orang pengurus, 11 di antaranya merupakan penasihat dewan pakar, 15 pengurus harian, dan 96 pengurus yang membidangi 12 departemen. Mayoritas pengurus bergelar doktor dan professor dari berbagai kampus terkemuka di Makassar.
“Semua profesor dari kampus besar di Makassar ada di panggung ini (pelantikan). Tentunya, tidak salah jika Pemkot Makassar membutuhkan sumbangsih pemikiran dan inovasi dari KAHMI Makassar,” urai Akbar.
Sementara itu, Ramdhan mengemukakan, berbagai fenomena sosial yang menjadi tantangan pemerintahannya, sebagian besar berada di lorong-lorong. “Lorong- lorong ibarat sel dalam tubuh. Jika lorong sehat, maka sehat pula kota kami. Makassar memiliki 7.538 lorong yang dihuni 353 ribu orang,” paparnya.
Diungkapkan, Pemkot Makassar memiliki program strategis Lorong Garden untuk menata dan memberdayakan masyarakat lorong. Sebesar 20 persen dari jumlah lorong yang ada telah dihijaukan dengan partisipasi warga kota.
Program ini menuai pujian dari berbagai pihak, dan dinilai sebagai program yang dapat bersaing dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). Dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara maksimal, KAHMI Makassar bisa lebih berperan aktif dalam meningkatkan kemajuan Kota Makassar.
“Ke depannya, KAHMI Kota Makassar diharapkan mampu berpikir solutif, perannya harus meningkat secara maksimal, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Pemkot Makassar dalam mewujudkan Makassar Kota Dunia yang nyaman untuk semua,” imbuh Ramdhan.