26 January 2016

Gojek Gelar Kompetisi Video “Go-Video Competition 2016”

GOJEK GO-VIDEO COMPETITION 2016 - Untuk menggugah kreativitas anak muda, khususnya dalam bidang perfilman, PT Go-Jek Indonesia (Gojek) menggelar “Gojek Go-Video Competition 2016”. Kegiatan terkait pembuatan film berdurasi pendek dalam bentuk video itu, bakal menghadirkan juri profesional, antara lain Joko Anwar (produser dan screen writer), Robin Moran (produser), Mira Lesmana (sutradara dan produser), Keenan Pearce (Creative Director), Ernanda Putra (fotografer dan desain grafis), dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim selaku perwakilan pihak penyelenggara. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Untuk menggugah kreativitas anak muda, khususnya dalam bidang perfilman, PT Go-Jek Indonesia (Gojek) menggelar “Gojek Go-Video Competition 2016”. Kegiatan terkait pembuatan film berdurasi pendek dalam bentuk video itu, bakal menghadirkan juri profesional, antara lain Joko Anwar (produser dan screen writer), Robin Moran (produser), Mira Lesmana (sutradara dan produser), Keenan Pearce (Creative Director), Ernanda Putra (fotografer dan desain grafis), dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim selaku perwakilan pihak penyelenggara.
“Kami sudah melihat banyak karya yang diciptakan anak bangsa, mulai bisnis, show, charity, hingga hal sederhana seperti konten seru. Semuanya difasilitasi internet dan media sosial. Hiburan juga tidak lagi dikuasai media raksasa seperti stasiun televisi, namun kini anak muda kreatif mampu membuat sendiri hiburan berkualitas yang diinginkan. Kami menyadari, betapa besar potensi kreativitas melalui medium video independen di Indonesia. Ini adalah era generasi kreatif yang penuh ide dan berani mengekspresikannya,” terang Nadiem, saat menggelar jumpa pers terkait kompetisi di Jakarta, Kamis (21/1).
Sebelumnya, ia mengungkapkan jika tujuan pihaknya menggelar Gojek Go-Video Competition 2016 guna mendukung generasi kreatif mewujudkan ide, menyampaikan pesan, dan membagikan aspirasi kepada publik dalam bentuk konten video. Seluruh video yang didaftarkan akan dikurasi untuk mendapatkan penilaian dari keenam juri tersebut.
Sementara itu, Joko menambahkan, kompetisi sebetulnya sering dilaksanakan, namun belum cukup mewadahi kreativitas anak muda saat ini. “Kendala yang dihadapi ketika membuat sebuah video atau film juga banyak dan tidak mudah,” bebernya.
Adapun Robin, mengungkapkan, sejak diluncurkan Gojek sudah menyentuh banyak kehidupan masyarakat. Pengalaman dan apresiasi masyarakat terhadap Gojek sudah banyak dilihat melalui video-video unik maupun postingan sosial media. Untuk itu, melalui kompetisi ia mengundang generasi muda Indonesia untuk membuat konten kreatif tentang Gojek.
Dijelaskan, tema yang ditetapkan untuk kompetisi ini adalah “Indonesia Pilih Gojek”. “Video yang dikompetisikan harus memiliki durasi minimal dua menit. Gojek Go-Video Competition 2016 dapat diikuti siapa saja tanpa batasan umur maupun wilayah domisili, dibuka untuk WNI yang memiliki kartu identitas resmi KTP. Semua pribadi kreatif diundang untuk mengikuti kompetisi ini, baik secara individual maupun grup,” imbuh Robin.
Senada, Mira berharap kompetisi seperti ini akan melahirkan calon-calon sutradara dan penulis naskah di masa depan. “Dibutuhkan nama dan nafas baru di industri perfilman Indonesia. Kami di sini berasal dari generasi X. Anak-anak muda kreatif Indonesia harus bisa meneruskan,” pesannya.
Sekadar diketahui, Gojek merupakan perusahaan teknologi berjiwa sosial yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan para pekerja di sektor informal. Perusahaan terkait transportasi roda dua itu bermitra dengan sekitar 200. Ribu pengendara ojek yang berpengalaman dan terpercaya di Indonesia. Tujuannya, untuk menyediakan berbagai layanan, termasuk transportasi dan pesan antar makanan.
Aplikasi mobile Gojek saat ini merupakan aplikasi pemesanan layanan online nomor satu di Indonesia, dan telah memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Asia-Pacific Global Enabling Technology Company of The Year dari Mobile Marketing Association. Layanan tersebut di antaranya Goride, Gosend, Gofood, Gomart, Gobox, Goglam, Goclean, Gomassage, Gotix, dan Gobusway. Kegiatan Gojek bertumpu pada tiga nilai pokok,kecepatan, inovasi, dan dampak sosial.
Para driver Gojek mengatakan, pendapatan mereka meningkat sejak bergabung sebagai mitra, mereka juga mendapatkan santunan kesehatan dan kecelakaan, serta mendapat akses ke lebih banyak pelanggan melalui aplikasi Gojek. Di luar itu, Gojek juga menyediakan cicilan tanpa bunga untuk pembelian smartphone, yang merupakan akses internet pertama bagi sebagian besar mitra perusahaan.
Gojek saat ini sudah beroperasi di 10 kota besar, Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta, dan Balikpapan. Aplikasi Gojek tersedia untuk iOS dan Android, dan dapat di-download di gojek.com/app.