11 January 2016

Fokus Garap Haji-Umrah Sulsel, Bank Permata Syariah Salurkan Rp 193 Miliar

BANK PERMATA SYARIAH - Sejak membuka layanan syariah pada enam kantor cabang konvensional di wilayah Makassar, Permata Syariah sudah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 193 miliar. Pembiayaan tersebut disalurkan untuk konsumer berupa umrah, KPR, UMKM, hingga korporasi. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Kehadiran Bank Permata Syariah di Makassar menyasar bisnis perjalanan haji dan umrah di Sulsel. Selain melayani tabungan haji yang terintegrasi dengan sistem Kementerian Agama, bank ini juga menyiapkan pembiayaan umrah.
“Kantor cabang kami memang masih tergolong baru di Makassar. Tetapi, layanan perbankan syariah kami sebenarnya sudah dilakukan di kantor-kantor Bank Permata konvensional,” jelas Direktur Utama (Dirut) Bank Permata Syariah, Achmad Kusna Permana dalam sambutannya pada peresmian kantor cabang Bank Permata Syariah, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (22/12/2015).
Disebutkan, sejak membuka layanan syariah pada enam kantor cabang konvensional di wilayah Makassar, Permata Syariah sudah menyalurkan pembiayaan hingga Rp193 miliar. Pembiayaan tersebut disalurkan untuk konsumer berupa umrah, KPR, UMKM, hingga korporasi. “Belum ada yang macet, non performing loan (NPL) nol persen. Kami targetkan, pembiayaan tahun depan tumbuh hingga 20 persen,” tambahnya.
Permata Syariah juga mencatat, sudah ada 1.450 peserta haji asal Sulsel
yang mendaftar. “Potensi perbankan syariah sangat menjanjikan. Saat ini, market share Permata Syariah mencapai 10 persen di wilayah Makassar. Secara nasional, sekitar delapan persen, dengan posisi sebagai bank syariah nomor lima terbesar Indonesia. “Secara nasional, sudah ada 25 ribu calon haji yang mendaftar melalui Bank Permata. Dana kelolaan haji kami mencapai Rp 1,9 triliun,” bebernya.
Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel, Causa Iman Karana, menambahkan, saat ini pangsa pasar perbankan syariah di Sulsel mencapai 5,7 persen, dengan posisi aset sekitar Rp 6 triliun, dengan pertumbuhan sekitar 15 persen dari tahun lalu.