13 January 2016

2016, Pertamina All Out Pasarkan Pertalite

PERTALITE - Manajemen PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, akan memasarkan penjualan produk BBM Pertalite secara all out di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulsel, sehingga produk yang memiliki angka research octane number (RON) 99 ini mampu menjangkau seluruh lapisan konsumen. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Manajemen PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, akan memasarkan penjualan produk BBM Pertalite secara all out di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulsel, sehingga produk yang memiliki angka research octane number (RON) 99 ini mampu menjangkau seluruh lapisan konsumen.
General Manager PT Pertamina MOR VII Sulawesi, Tengku Badarsyah, mengungkapkan, konsumsi Pertalite di masyarakat harus semakin meningkat. Ini seiring drencana penyediaan Pertalite di Terminal BBM (TBBM) Makassar yang selama ini disuplai dari Gorontalo dan Bitung. Sehingga, jalur distribusi ke SPBU bisa semakin cepat.
“Di 2015 lalu, Pertalite di SPBU masih sangat terbatas, hanya sekitar 64 SPBU di MOR Sulawesi dari total 364 unit SPBU. Jika pipa jalur distribusi sudah rampung semuanya, diharapkan bisa mencapai 200 SPBU dengan menjual 200 kiloliter (KL) Pertalite per harinya. Tahun ini diharapkan lebih meningkat lagi ke depannya,” terangnya saat ditemui belum lama ini di Kantor Pertamina MOR VII, Jalan Garuda, Makassar.
Dituturkan, secara nasional konsumsi Pertalite ditargetkan 20 persen di Sulawesi dengan kontribusi terbesar diperoleh Kota Makassar. Namun, pihaknya menargetkan bisa mencapai 25 persen dari target yang diberikan Pertamina pusat dengan posisi rata-rata konsumsi mencapai 1,2 KL per hari. Bahkan, bisa bertumbuh menjadi dua KL per hari atau sekitar 2.000 liter.
Di Makassar sendiri, kehadiran Pertalite mampu menggerus market premium dengan mengandalkan penjualan di 42 titik SPBU yang tersebar di Sulawesi Selatan dan Barat. Rata-rata, penggunaan per harinya sewaktu Desember lalu mencapai 60 KL,” tandas Badarsyah.