03 December 2015

Pertamina Gelar Simulasi Darurat Guna Kelancaran Operasional

SIMULASI - Guna meningkatkan kelancaran operasionalnya, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan simulasi International Ships and Port Facility Security (ISPS) Code, Fire Fighting (FF), dan Oil Spill Recovery (OSR). Ketiga rangkaian kegiatan tersebut untuk mencegah terjadinya kondisi darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Guna meningkatkan kelancaran operasionalnya, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan simulasi International Ships and Port Facility Security (ISPS) Code, Fire Fighting (FF), dan Oil Spill Recovery (OSR). Ketiga rangkaian kegiatan tersebut untuk mencegah terjadinya kondisi darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
General Manager Pertamina MOR VII, Tengku Badarsyah, mengatakan, kegiatan ini melibatkan seluruh stakeholders Pertamina yang terkait operasional penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Terminal BBM Makassar. Dalam kegiatan ini, Pertamina melibatkan kesyahbandaran kelas Utama Makassar, Lantamal VI Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, dan Kodim 1408/BS Makassar.
Kegiatan tersebut, telah memiliki tim khusus ISPS dan tim penanggulangan kebakaran kapal dan tumpahan minyak. Keseluruhan tim bekerja sama Fungsi HSSE (LK3), BBM, LPG, dan medical.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan sebagai komitmen untuk menjaga kelancaran operasional penyaluran BBM dan LPG di Makassar dan Sulawesi,” ungkapnya di sela simulasi di TBBM, Jalan Soekarno-Hatta, Makassar, Kamis (3/12).
Sementara itu, Marine Area Manager Sulawesi, Haris A Sembiring, menambahkan, kegiatan merupakan latihan rutin tim Pertamina untuk menangani kondisi darurat. “Sehingga, kami senantiasa siap siaga apabila terjadi kondisi darurat,” imbuhnya.
Simulasi berlangsung selama dua hari, 2-3 Desember 2015. Hari pertama pelatihan class room di Hotel Aryaduta. Sementara, simulasi berlangsung 3 Desember 2015 di TBBM Makassar.