04 December 2015

Kedubes Australia Jajaki Pembukaan Konjen di Makassar

KONSULAT LUAR PULAU JAWA - Duta Besar (Dubes) Australia untuk RI, Paul Grigson saat diabadikan beberapa waktu lalu. Grigson telah merencanakan untuk menjadikan Kota Makassar sebagai konsulat di luar Pulau Jawa. Menurutnya, ada tiga hal utama yang menjadi alasan pihaknya memilih Makassar, di antaranya perkembangan yang luar biasa di sektor ekonomi, pendidikan, dan budaya. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memprioritaskan kerja sama bidang pendidikan dengan Australia. Sektor pendidikan menjadi salah satu keunggulan Negeri Kanguru tersebut, sehingga ratusan pelajar, mahasiswa, maupun sarjana melanjutkan pendidikannya di sana.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyambut gembira peluang yang ditawarkan pemerintah Australia melalui kedutaan besarnya tersebut. Saat bertemu secara informal dengan Duta Besar (Dubes) Australia untuk RI, Paul Grigson, belum lama ini di Warkop Dg Annas, Makassar, ia tampak antusias terhadap tawaran itu.
Bahkan, lebih jauh Grigson telah merencanakan untuk menjadikan Kota Makassar sebagai konsulat di luar Pulau Jawa. Menurutnya, ada tiga hal utama yang menjadi alasan pihaknya memilih Makassar, di antaranya perkembangan yang luar biasa di sektor ekonomi, pendidikan, dan budaya.
“Kami sudah merencanakan ada konsulat jenderal (Konjen) di Makassar, yang utamanya bakal menjajaki kerja sama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kultur. Tahun depan, rencananya Konjen itu sudah akan dibuka di sini,” bebernya.
Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat berbagai agenda telah dirancang kedua belah pihak. Dubes Australia telah berkunjung ke beberapa universitas terkemuka di Makassar seperti Unhas dan UNM. Demikian halnya, ratusan alumni Universitas Australia juga telah menjalin komunikasi guna mendorong dibukanya Konjen tersebut.
Sementara itu, Ramdhan memaparkan, pada 2016 mendatang Konjen Australia sudah dibuka dan bertempat di Wisma Kalla. “Hal ini jelas akan memberikan banyak peluang kerja sama lebih jauh dengan Australia. Makassar sangat terbuka untuk itu,” ulasnya.
Menurutnya, dalam waktu dekat beberapa kegiatan akan digelar, di antaranya pameran budaya dan pemutaran film tentang Australia.