30 December 2015

Horison Ultima Optimis Okupansi Akhir 2015 Capai 100 Persen

KUNJUNGAN MEDIA - Guna mensosialisasikan acara malam tahun barunya, “In Celebrating New Year’s Eve 2016: Super Heroes Party @Tickets”, manajemen Hotel Horison Ultima Makassar melakukan kunjungan media dengan membawa artis pengisi acara ke beberapa kantor media di Makassar, Selasa (29/12/2015). BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Guna mensosialisasikan acara malam tahun barunya, “In Celebrating New Year’s Eve 2016: Super Heroes Party @Tickets”, manajemen Hotel Horison Ultima Makassar melakukan kunjungan media dengan membawa artis pengisi acara ke beberapa kantor media di Makassar, Selasa (29/12/2015).
Rombongan yang dipimpin General Manager Horison Ultima, Dody Hermawanto, mengungkapkan, selain sebagai upaya sosialisasi praacara, kunjungan media juga untuk menjalin silaturahmi dengan media-media yang selama ini sudah banyak membantu mempromosikan agenda acara Horison Ultima selama 2015.
Selain mengenalkan artis yang tampil dalam acara bernuansa tokoh superhero di pengujung 2015, seperti Kartika Waode dan kru Victoria Models (Carol Wong, Sasha Glamour, dan Laras Moseque), Dody juga membeberkan arah dan tujuan yang ingin disasar pihaknya di 2016.
“Saya dan tim di Horison, tentu akan bekerja lebih keras lagi di 2016. Apalagi, penetrasi hotel di Makassar saat ini sangat tinggi. Sasaran target utama Horison memang korporasi,” tuturnya.
Dody menambahkan, pihaknya optimis dapat meningkatkan okupansi hotel, khususnya dari konsumen korporasi, mengingat keran perusahaan-perusahaan pertambangan masih dibuka. “Dengan smelter-smelter, mereka (investor) bisa membuka pertambangan di daerah. Jadi, corporate di bidang pertambangan ini juga menjadi sasaran kami,” bebernya.
Terkait pencapaian Horison Ultima, pria bersahaja ini mengakui jika sepanjang 2015 memang agak sulit untuk mencapai angka okupansi seratus persen. “Saya kira, hampir semua hotel mengalami hal yang sama,” cetusnya.
Sulitnya mencapai angka okupansi tinggi, sebut Dody, karena pada awal 2015, ada kebijakan pemerintah yang melarang penyelenggaraan dan kegiatan kantor pemerintahan di hotel-hotel. Menurutnya, hal itu menutup keran masuknya income dari korporasi.
“Walaupun di pertengahan tahun keran itu dibuka kembali, tetapi pengaruhnya tidak signifikan karena anggaran untuk kegiatan di hotel sudah terlanjur dipotong,” paparnya.
Kendati demikian, Dody tetap optimis pihaknya dapat mencapai kulminasi okupansi hingga seratus persen di akhir 2015. “Saat ini, okupansi tertinggi di Horison hingga 84 persen, tetapi pada hari ‘H’ acara pergantian tahun, saya optimis bisa 100 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Marketing Communication Hotel Horison Ultima, Suro Budi Arto, yang turut dalam kunjungan media, menambahkan, pihaknya optimis dapat mencapai target omset yang sebelumnya dipatok manajemen.
“Kalkulasinya bisa tercapai, dengan memberdayakan okupansi 129 kamar dengan asumsi dua person, ditambah 200 visitor dari luar yang menyaksikan acara kami. Detail hitungannya, satu unit paket kamar include acara (mulai) Rp 2 juta dikali 129 kamar sama dengan Rp 258 juta. Ini ditambah tiket Rp 175 ribu dari 200 visitor luar sama dengan Rp 35 juta. Lainnya dari hasil penjualan makanan-minuman selama acara. Jadi, target Rp 300 juta kami proyeksikan dapat tercapai, bahkan lebih dari itu,” tandasnya.