26 December 2015

Five Distro, Tawarkan 100 Persen Produk Orisinal

GENJOT PROMOSI - Pendiri Five Distro, Muh Yusran Hadysurya, saat diabadikan belum lama ini. Guna meningkatkan minat belanja fashion masyarakat Kota Parepare ke outletnya, Five Distro gencar menggenjot promosinya dengan berbagai cara. Salah satunya menjalin kerja sama dengan Telkomsel melalui penukaran poin Telkomsel Poin. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Guna meningkatkan minat belanja fashion masyarakat Kota Parepare ke outletnya, Five Distro gencar menggenjot promosinya dengan berbagai cara. Salah satunya menjalin kerja sama dengan Telkomsel melalui penukaran poin Telkomsel Poin.
“Pelanggan Telkomsel, khususnya di Kota Parepare, dapat menukarkan poinnya jika berbelanja di Five Distro. Dengan berbelanja Rp 200 ribu, mereka bisa menukarkan 20 poin untuk mendapatkan diskon 10 persen,” terang pendiri Five Distro, Muh Yusran Hadysurya, saat dihubungi via telepon seluler di Five Distro, Jalan Handayani, Lapadde, Ujung, Parepare, Senin (21/12/2015).
Ditambahkan, kerja sama yang sudah berlangsung sejak 1 September 2015, berkontribusi banyak bagi perkembangan usaha distro yang mengusung 100 persen produk orisinal ini. “Benefit yang kami peroleh berkat kerja sama dengan Telkomsel Poin cukup kontributif, di antaranya penyebaran brand Five Distro yang dilakukan Telkomsel dengan memberikan informasi terkait Five Distro kepada 50 ribu nomor aktif pelanggan Telkomsel per bulannya. Ini juga ditambah publikasi di koran lokal,” bebernya.
Yusran menjelaskan, secara internal Five Distro juga sering meluncurkan program diskon. Salah satunya yang saat ini tengah dilakukan adalah setiap berbelanja di atas Rp 500 ribu, langsung diberikan satu kaus secara gratis.
“Secara histori, Five Distro dimulai dari media online di 2012. “Awalnya, hanya lewat online seperti Blackberry Messenger (BBM), Facebook, dan Twitter. Tetapi, setelah melihat banyaknya minat konsumen terhadap fashion di Ajatappareng (julukan Kota Parepare), maka pada 2013 saya beserta lima rekanan, berinisiatif membuka store offline (outlet) di Parepare dengan modal Rp 5 juta,” ulasnya.
Kendati demikian, mengingat maraknya kehadiran distro yang menjual produk serupa dan ketatnya persaingan yang ada, maka manajemen berpikir untuk menawarkan sesuatu yang “beda”. Beda yang dimaksud alumni 2011 MAN 2 Parepare ini, bagaimana tetap mengusung kualitas dan “keaslian” agar produk yang dijual pihaknya tetap dicari penggemar fashion.
 “Ini hal utama yang saya terapkan, mempertahankan produk distro 100 persen orisinal. Seperti diketahui, saat ini banyak distro KW (palsu) yang beredar luas dan merugikan pelaku usaha distro maupun peminat distro,” alasan Yusran.
Adapun stok pakaian, pihaknya mendatangkannya dari Bandung yang kebetulan dikenal sebagai kota konveksi. Untuk pengembangannya, salah satu rekanan Yusran, Aniz Anshari membuka cabang di Kota Mamuju.
“Untuk mengangkat brand awareness, saya giat mengadakan kegiatan seperti futsal, basket, dan lain-lain. Selain itu, untuk menjalin silaturahmi dengan konsumen, Five Distro juga sering mengadakan kopdar (kopi darat),” tutup Yusran.