18 December 2015

Bangun Hunian Premium, Rancang Komunika Mandiri Gelontorkan Rp 1,5 Triliun

PREMIER RESIDENCES - Chief Marketing Officer PT Rancang Komunika Mandiri (RKM), Andry Sudjono (kiri), ditemani Marketing Communication Manager PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) selaku pengembang Tanjung Bunga, Widya Syadzwina, saat peluncuran pemasaran hunian premium Premier Residences di Hotel Aryaduta, Jalan Somba Opu, Makassar, Senin (14/12). Dijelaskan, sejumlah kota di KTI bakal dibidik pihaknya untuk merealisasikan ekspansi hunian premium yang menjadi fokus bisnis korporasi. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY 
BLOGKATAHATIKU - Developer hunian premium yang berbasis di Makassar, PT Rancang Komunika Mandiri (RKM), menyiapkan investasi Rp 1,5 triliun guna membangun kawasan perumahan elite segmen menengah atas pada beberapa kota di kawasan timur Indonesia (KTI).
Chief Marketing Officer RKM, Andry Sudjono, memaparkan, sejumlah kota di KTI bakal dibidik pihaknya untuk merealisasikan ekspansi hunian premium yang menjadi fokus bisnis korporasi. Perusahaan ini memiliki dua cluster perumahan klasifikasi premium yang berlokasi di kawasan kota terpadu, Tanjung Bunga, Makassar.
“Di Makassar, RKM masih memiliki area seluas 10 hektare, sementara untuk kota lain di KTI tengah disiapkan ekspansinya,” ungkapnya, saat peluncuran pemasaran hunian premium Premier Residences di Hotel Aryaduta, Jalan Somba Opu, Makassar, Senin (14/12).
Menurutnya, perencanaan pengembangan jangka panjang telah disusun pihaknya untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. “Kami mengalokasikan investasi Rp 1,5 triliun. Ini terutama untuk pembangunan hunian-hunian premium dengan sejumlah fasilitas eksklusif. Sejauh ini, perumahan yang telah kami bangun dipasarkan sekitar Rp 1,3 miliar hingga Rp 2,7 miliar per unit,” beber Andry.
Adapun hunian konsep waterfront yang telah didirikan RKM adalah Pavilion Residences yang dibangun 2013 lalu. “Perumahan (Pavilion Residences) seluruhnya telah terjual. Saat ini, kami fokus memasarkan Premier Residences yang sekarang tengah dikembangkan dan dipasarkan tahun ini juga,” ulasnya.
Terkait pembangunan Premier Residences, sebut Andry, RKM menggelontorkan investasi sekitar Rp 250 miliar. “Ini untuk pembangunan 238 unit rumah yang klasifikasi premium dengan luasa lahan empat hektare,” urainya.
Menyoal melemahnya ekonomi nasional yang telah memangkas sejumlah penjualan properti di Indonesia setahun terakhir, Andry mengaku pihaknya tidak khawatir hal tersebut akan mengurangi niat manajemen membangun hunian premium yang menyasar konsumen menengah atas.
Pasalnya, meskipun di sejumlah daerah penjualan properti anjlok, namun Kota Makassar masih menjadi pasar yang menjanjikan. “Buktinya, pengembangan hunian pertama kami, Pavilion Residences, sudah habis terjual,” imbuhnya.
Adapun kota utama di KTI yang disasar RKM, antara lain Manado dan Kendari yang ditargetkan terealisasi tahun depan. Selanjutnya, bakal menyusul pengembangan perumahan elite pada daerah lainnya di KTI.
Marketing Communication Manager PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) selaku pengembang Tanjung Bunga, Widya Syadzwina, menambahkan, segmen yang digarap pihaknya memang terus tumbuh di KTI.
“Apalagi, kecenderungan konsumen saat ini lebih banyak menjadikan sektor properti sebagai pilihan portofolio untuk masa depan. Sebelumnya, bekerja sama RKM, kami telah mengembangkan hunian mewah di Tanjung Bunga sejak 2013 lalu,” tuturnya.
Dijelaskan, skema kerja sama melalui penyediaan lahan konsesi perseroan serta pemasaran, sementara pembangunan dan pengembangan hunian dilakukan RKM.