09 December 2015

Astra Honda Racing Team Raih Posisi 3 Tim Balap Terbaik

PEBALAP BINAAN AHM - Pebalap binaan AHM, Muhammad Febriansyah berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium kedua kelas Asia Dream Cup pada seri pamungkas kejuaraan ARRC disirkuit Chang International, Thailand (6/12). BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Menutup musim balap internasional tahun ini, tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) meraih posisi tiga besar tim balap terbaik pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC). Pencapaian ini semakin membuktikan hasil pembinaan balap berjenjang yang diterapkan PT Astra Honda Motor (AHM) menuju jenjang balap tertinggi MotoGP.
Keberhasilan AHRT sebagai tiga besar tim balap terbaik diperoleh dari hasil klasemen akhir Best Team ARRC kelas supersports 600 cc yang dicetak pada seri terakhir kejuaraan ini di sirkuit Chang International, Thailand (6/12). Pada seri itu, pebalap binaan AHM, Dimas Ekky Pratama berhasil menempati posisi lima besar ARRC supersports 600 cc.
Sementara, rekan satu timnya, M Fadli Immammuddin, menempati posisi sembilan besar, dan Andi Farid Izdihar menempati posisi ke-17. Farid merupakan pebalap binaan AHM yang meneruskan perjuangan tim balap AHRT sejak Fadli cedera saat kecelakaan pada seri kedua di Sentul, Bogor.
Sementara itu, seri pamungkas ARRC juga menjadi bukti ketangguhan pebalap AHRT lainnya di kelas Asia Dream Cup, yaitu Muhammad Febriansyah yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium kedua kejuaraan ini. Pada hasil klasemen akhir, dua pebalap AHRT yang diturunkan AHM yaitu Yogha Dio Syachputra mampu menempati posisi keempat dan Muhammad Febrianyah mengakhiri balapan dengan menempati posisi keenam.
Prestasi ini merupakan hasil akhir dari pencapaian yang sebelumnya diraih tim balap AHRT pada seri-seri sebelumnya, seperti pada ARRC seri kedua di sirkuit Sentul, Indonesia. Dalam seri ini, Fadli berhasil menyelesaikan balapan dan menduduki posisi puncak kelas supersports 600 cc, diikuti Dimas yang berhasil mengibarkan Merah Putih dari podium kedua (7/6). Di kelas Asia Dream Cup, dua pebalap muda binaan AHM, Yogha dan Muhammad Febriansyah mengibarkan Merah Putih dari posisi ketiga saat Endurance Race 2 Hours dari peserta di kelas ini.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A Indraputra, mengatakan, pembinaan balap berjenjang yang dijalankan perusahaan merupakan upaya serius AHM dalam mendukung perwujudan mimpi pebalap muda Indonesia untuk berprestasi hingga ke jenjang balap tingkat dunia.
“Kami mengapresiasi tinggi semangat juang para pebalap AHRT yang terus mencetak prestasi membanggakan untuk Tanah Air di kancah balap internasional. Mereka telah berkali-kali berhasil mengibarkan Merah Putih di berbagai ajang balap internasional. Tahun depan, kami akan merangkul lebih banyak lagi pebalap muda berbakat yang siap berprestasi mengharumkan nama bangsa,” urainya.
Selain empat pebalap AHRT yang diterjunkan dalam ajang balap ARRC, AHM juga membina pebalap muda Gerry Salim yang berhasil mematahkan dominasi pebalap Jepang setelah menduduki podium ketiga kejuaraan balap All Japan Championship (AJC) kelas GP3 seri kelima di sirkuit Okayama, Jepang  (18/10). Melalui keberhasilannya ini, untuk pertama kalinya bendera Merah Putih berkibar di ajang balap bergengsi di Negeri Sakura. AJC kelas GP3 menjadi landasan pengasahan kompetensi balap tingkat Asia dengan aura dan level balap yang hampir setara dengan Grand Prix kelas Moto3.
Gerry juga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di kancah balap internasional Asia Talent Cup (ATC) seri keempat di sirkuit Motegi, Jepang setelah berhasil menduduki podium ketiga kejuaraan ini (10/10). Dengan diukirnya prestasi membanggakan tersebut, bendera Merah Putih telah berkibar tiga kali sepanjang penyelenggaraan Asia Talent Cup yang digelar dalam rangkaian Grand Prix MotoGP.
Sebelumnya, ia naik podium pada ATC seri Thailand yang berlangsung di sirkuit  Buriram. Pebalap binaan AHM lain yang berhasil naik podium di ajang balap ini adalah Farid  di sirkuit Losail, Qatar. ATC merupakan ajang balap bergengsi yang digagas Dorna Sports selaku penyelenggara balap tingkat dunia MotoGP untuk mencari pebalap-pebalap muda berbakat dari Asia.
Tidak hanya memperkuat tim AHRT di ARRC supersports 600 cc dan Asia Talent Cup, Farid bersama Aditya Pangestu juga memberikan kebanggaan tinggi kepada masyarakat Indonesia setelah berhasil mengibarkan Merah Putih dari podium kedua ajang balap bergengsi Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship 2015 di sirkuit Suzuka, Jepang (29/7).
Selain menurunkan dua pebalap dalam Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship 2015, AHM turut menurunkan pebalap berprestasi, Dimas dalam ajang Suzuka 8 Hours FIM Endurance World Championship 2015  di bawah naungan Satu Hati Honda Team Asia. Tim Balap ini berkompetisi dengan 84 tim balap internasional yang diperkuat para pebalap berprestasi tingkat dunia, termasuk juara dunia MotoGP dari Honda, Casey Stoner yang turut bertanding dalam ajang ketahanan balap ini.
Sebagai bagian dari pembinaan balap AHM di ajang international, pebalap AHRT yang berprestasi didukung untuk meningkatkan kompetensi balapnya di ajang balap yang lebih tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menurunkan Dimas dalam balap CEV Spanish Championship kelas Moto 2 European Championship. Sebagai pebalap binaan AHM pertama yang menapaki karier balap di ajang ini, ia berhasil menempati posisi ke-10 di klasemen akhir bersaing dengan pebalap dunia lainnya.
Setelah berhasil meningkatkan performa balap para pebalap binaan dalam AHRT di tahun ini, AHM berupaya semakin memperkuat jajaran pebalap binaan AHRT pada musim balap tahun depan. Salah satu upaya diwujudkan melalui kerja sama baru yang dibentuk AHM bersama pebalap muda berbakat HA Yudhistira yang telah banyak mencetak prestasi di dunia balap nasional maupun internasional.
“Kami optimis, dengan bergabungnya Yudhistira dalam Astra Honda Racing Team, maka tim balap ini akan semakin solid dan kuat. Di sisi lain, kami juga berkomitmen untuk terus mendukung Yudhistira dalam mewujudkan mimpinya untuk mencetak prestasi balap hingga ke jenjang balap tertinggi yang membanggakan bangsa,” tutup Indraputra.