30 December 2015

Apersi Janji Penuhi 50.000 Backlog Rumah

BACKLOG - Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sulsel, berjanji akan memenuhi angka kebutuhan rumah atau backlog yang mencapai 50 ribu di Sulsel. Pemenuhan kebutuhan atas rumah tersebut, bakal diwujudkan secara bertahap setiap tahunnya. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W 
BLOGKATAHATIKU - Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sulsel, berjanji akan memenuhi angka kebutuhan rumah atau backlog yang mencapai 50 ribu di Sulsel. Pemenuhan kebutuhan atas rumah tersebut, bakal diwujudkan secara bertahap setiap tahunnya.
Wakil Sekretaris Apersi Sulsel, Sang Abta Paonganan, menjelaskan, dari total backlog yang ada per tahunnya, rumah yang dibangun mencapai tujuh ribu unit dengan rincian sebanyak empat ribu unit untuk rumah subsidi, dan tiga ribu untuk nonsubsidi.
“Kami akan terus memenuhi kebutuhan rumah tersebut, meski sampai saat ini, kontribusi pembangunan rumah di Sulsel untuk anggota Apersi hanya sekitar 10 persen,” bebernya belum lama ini di Resto Djuku, Wisma Kalla, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Menurutnya, lambatnya pemenuhan rumah tersebut juga dipengaruhi kondisi ekonomi yang melambat, meski dari sisi penjualan terjadi peningkatan.
Sementara itu, Ketua Apersi, Eddy Ganefo, menambahkan, hingga Desember 2015 telah terealisasi penjualan rumah sekitar 60 ribu unit, atau sekitar 92,3 persen dari target 65 ribu unit hingga akhir 2015 yang melibatkan sebanyak empat ribu pengembang.
Diungkapkan, Makassar mampu menyumbang sekitar 10 persen dari target penjualan, baik rumah komersial maupun subsidi, meskipun perekonomian secara nasional dan global tengah menurun.
“Di Makassar, pasar properti masih bagus jika dibandingkan pasar di Jakarta. Sayangnya, harga rumah di Makassar terus naik, selain disebabkan nilai jual objek pajak (NJOP) yang melambung naik, juga karena Makassar menjadi incaran para pengembang rumah,” tutup Eddy.