13 December 2015

AHM Kembangkan Wirausaha Bengkel Lulusan SMK

DONASI - Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, secara simbolis menyerahkan donasi berupa satu unit sepeda motor Honda dan special tools kepada 16 Kepala Sekolah SMK yang menandatangani nota kesepahaman implementasi program SMK KTSM Honda di Gedung Learning Center PT Mitra Pinasthika Mulia, Sidoarjo (5/12). BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - PT Astra Honda Motor (AHM) mencanangkan program “Pemberdayaan Lulusan SMK” dengan mengembangkan wirausaha layanan service sepeda motor untuk mendorong terciptanya generasi muda yang mandiri, sekaligus bisa melahirkan lapangan kerja baru bagi sesama anak muda alumni SMK.
Program Pemberdayaan Lulusan SMK di bidang perbengkelan ini, merupakan upaya pengembangan lebih lanjut program “Pendidikan Satu Hati” yang sebelumnya dilaksanakan pada SMK berbagai kota Indonesia ,melalui implementasi Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda.
Ketua program Pendidikan Satu Hati AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan, selaku produsen sepeda motor, pihaknya berupaya dapat melakukan transfer pengetahuan dan teknologi yang berkembang di industri otomotif roda dua. Komitmen ini diimplementasikan dengan mengembangkan KTSM Honda untuk para guru dan siswa SMK di seluruh Indonesia, sehingga pengetahuan dan keterampilan teknis mereka selalu terbarui sesuai teknologi yang ada dalam sepeda motor yang beredar di pasar.
“Kami ingin membangun jembatan untuk dunia pendidikan dan industri, dengan mewujudkan link and match sekolah terhadap dunia kerja melalui program Pendidikan Sekolah Satu Hati. Kami ingin melangkah lebih maju dengan mengembangkan program Pemberdayaan Lulusan SMK jurusan Teknik Sepeda Motor Honda. Kami ingin alumni SMK bisa mempraktikkan ilmunya dengan memberikan layanan service di bengkel yang mereka kelola sendiri,” terangnya.
 Pencanangan pogram pemberdayaan alumni SMK ini dilaksanakan di Gedung Learning Center PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku main dealer sepeda motor Honda area Jawa Timur dan NTT) di Sidoarjo (5/12). Acara dihadiri Deputy Bidang Pengembangan Pemuda RI, Sakhyan Asmara, dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Syaiful Rachman, jajaran manajemen AHM, pimpinan MPM, serta para kepala SMK yang menjadi mitra Honda di Jawa Timur.
Upaya pemberdayaan generasi muda alumni SMK jurusan Teknik Sepeda Motor Honda ini juga mendapat perhatian besar dari pemerintah. Dalam acara ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI memberikan bantuan dana kepada wirausaha muda alumni SMK binaan AHM, Dedy Adi Candra. Selain itu, Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, turut memberikan donasi seperangkat tools dan sarana bengkel guna pengembangan lebih lanjut usaha perbengkelan yang dirintis Dedy.
Dedy dipercaya menjadi pilot wirausaha muda lantaran sebagai alumni SMK, anak muda ini dinilai memiliki semangat dan kemauan yang besar untuk berwirausaha di bidang perbengkelan. Minat dan potensinya terlihat sejak duduk di bangku sekolah sehingga keterampilannya terus didorong untuk menjadi wirausaha mandiri oleh sekolah.
Sejak lulus SMK, Dedy langsung mengaplikasikan ilmu dari KTSM Honda dengan mendirikan bengkel kecil di rumah orang tuanya di daerah Gempol, Pasuruan dengan peralatan dan modal seadanya. Ia mampu melayani service 150 sepeda motor Honda per bulan, dan ia juga memberi kesempatan alumni SMK-nya untuk bekerja di bengkelnya.
“Alumi SMK bisa berwirausaha selama tekun dan memiliki niat yang kuat. Kami akan mendukungnya, karena ingin muncul ‘dedy-dedy’ lain dari alumni SMK agar manfaat transfer teknologi untuk masyarakat yang kami lakukan bisa semakin luas,” imbuh Ahmad.
Sementara itu, untuk memperluas implementasi program Pendidikan Satu Hati, di hari yang sama AHM bersama MPM menandatangani nota kesepahaman dengan 16 SMK di wilayah Jawa Timur. SMK tersebut antara lain SMK Islam Blitar, SMKN 2 Jiwan Madiun, SMKN 1 Singgahan Tuban, SMKN 2 Pamekasan, SMKN 1 Sambeng Lamongan, SMKN 1 Suboh Situbondo, SMK PGRI 1 Surabaya, SMK PGRI Mojokerto, SMK Senopati Sidoarjo, SMKN Winongan Pasuruan, SMKN 1 Badegan Ponorogo, dan SMK Suramadu Bangkalan.
Adapun empat SMK lainnya berasal dari Malang, antara lain SMKN 9 Malang, SMKN 10 Malang, SMKN 12 Malang, dan SMK Nasional. Penandatangan kerja sama ini semakin memperbanyak jumlah SMK yang mengimplementasikan KTSM Honda, yang secara nasional saat ini sudah mencapai 465 SMK. Sebanyak 66 SMK di antaranya berada di Jawa Timur.