31 December 2015

Timezone, Gugah Kreativitas dalam Permainan Berkualitas

TIMEZONE - Teritori Manajer Timezone Sulawesi-Papua, Berriyanja (kanan), dan Center Manager Timezone MaRI, Asmar M (kiri), saat foto bersama di Timezone, Lt 3 Mal Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, Rabu (30/12/2015). Timezone menerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut untuk Top Brand for Kids 2009-2011, serta Top Brand for Teen 2011 dari Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Sebagai orang tua, pertanyaan yang sering terbersit dalam benak adalah bagaimana merangsang serta meningkatkan imajinasi dan kreativitas anak? Tentu, pertanyaan tersebut perlu diimplementasikan guna menumbuhkan kecerdasan dan daya kreativitas anak yang sesungguhnya sudah dimulai sejak bayi.
Merealisasikan hal itu, PT Matahari Graha Fantasi yang lebih dikenal sebagai Timezone, sejak 27 Januari 1995 sudah mulai mengoperasikan mesin permainan yang dapat menggugah kreativitas anak.
Bermula di Legian Plaza, Kuta, Bali, perusahaan yang berada di bawah naungan Lippo Group ini sudah berkembang menjadi 104 center di Indonesia, menempati prime retail space lebih 65 ribu meter persegi dengan jumlah seribu karyawan dan mengoperasikan sekitar sembilan ribu mesin permainan.
Hal tersebut diungkapkan Teritori Manajer Timezone Sulawesi-Papua, Berriyanja, saat ditemui di Timezone, Mal Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, Rabu (30/12/2015).
“Di Makassar, Timezone sudah hadir tiga center (outlet), antara lain center pertama kami di MaRI ini yang buka 2005 lalu, Mal Panakkukang (MP), dan center di Hypermart,” terangnya.
Secara keseluruhan, Timezone MaRI memiliki 97 mesin dengan ratusan varian permainan. “Dengan membeli paket sesuai keinginan, anak-anak maupun remaja sudah dapat bermain, mulai Rp 2 ribu-Rp 15 ribu per item mesin permainan,” ulas Berriyanja.
Diungkapkan, untuk tetap eksis dengan mesin permainan yang berkualitas, pihaknya rutin melakukan maintenance. “Setiap hari kami me-maintenace mesin-mesin permainan sebelum dimainkan pelanggan. Ini agar operasional mesin lancar dan tidak mengalami gangguan saat digunakan konsumen,” bebernya.
Sementara itu, Center Manager Timezone MaRI, Asmar M, menambahkan, untuk menjaring lebih banyak pelanggan, pihaknya bekerja sama dengan Telkomsel melalui program penukaran poin Telkomsel Poin.
“Pada 15 November 2015, kami bekerja sama dengan Telkomsel Poin. Dalam program ini, pelanggan yang membeli paket kami, bonus Rp 25 ribu plus lima free games, cukup menukarkan 20 poin mereka,” urainya.
Khusus untuk menyambut liburan Natal dan tahun baru 2016, manajemen meluncurkan program “Bumper Bonus up to 100%”, yang berlaku mulai 24 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016. “Pelanggan Telkomsel cukup menukarkan 20 poin mereka, maka akan mendapatkan bonus-bonus sesuai program, seperti pembelian paket yang bakal ditambahkan satu kali lipat,” imbuh Asmar.
Bagi manajemen Timezone, kerja sama dengan Telkomsel Poin sangat berkontribusi karena mendongkrak tingkat kunjungan pelanggan. “Trafik pelanggan naik pesat, terutama setelah Telkomsel Poin melakukan SMS blast kepada lima ribu pelanggannya,” akunya.
Sekadar diketahui, Timezone menerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut untuk Top Brand for Kids 2009-2011, serta Top Brand for Teen 2011 dari Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group.
Top Brand for Kids merupakan suatu penghargaan sebagai apresiasi kepada perusahaan yang berhasil membangun merek untuk pasar anak. Top Brand for Kids sendiri merupakan bagian dari Top Brand Award, namun khusus ditargetkan untuk produk anak-anak. Penghargaan tersebut berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan Frontier dengan melibatkan dua ribu responden di Jakarta dan Surabaya. 

30 December 2015

Rayakan Pergantian Tahun, Telkomsel Gelar Youth Year Festival

YOUTH YEAR FESTIVAL - Guna memperkuat brand awareness-nya, PT Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), menggelar pertunjukan menarik di pengujung 2015 bagi pelanggannya, “Youth Year Festival,” Kamis (31/12/2015). Perayaan pesta pergantian tahun tersebut, diadakan serentak di empat kota besar Indonesia, Makassar, Pontianak, Jayapura, dan Ambon. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Guna memperkuat brand awareness-nya, PT Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), menggelar pertunjukan menarik di pengujung 2015 bagi pelanggannya, “Youth Year Festival,” Kamis (31/12/2015). Perayaan pesta pergantian tahun tersebut, diadakan serentak di empat kota besar Indonesia, Makassar, Pontianak, Jayapura, dan Ambon.
Hal tersebut diungkapkan General Manager Sales Regional PT Telkomsel Area Pamasuka, Cheppy Djakaria dalam konferensi pers terkait acara di Black Canyon Coffee, Jalan Hertasning, Makassar, Rabu (30/12/2015).
Dijelaskan, khusus untuk Kota Makassar, Telkomsel mengemas konsep acara “Laser Rain Party” atau permainan tata cahaya sinar laser warna-warni. Di acara ini, Telkomsel mengajak seluruh pelanggan, baik pengguna Kartu Halo, Simpati, Kartu As, dan Loop hadir memeriahkan dan menikmati langsung hiburan yang disuguhkan secara gratis. Acara dilaksanakan di pelataran parkir Grapari Telkomsel Jayapura, Grapari Telkomsel Ambon, Grapari Telkomsel Pontianak, dan Grapari Telkomsel Makassar.
“Selain menyuguhkan hiburan dan memperkenalkan layanan digital lifestyle mutakhir Telkomsel, event akhir tahun ini juga dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kami kepada pelanggan,” terang Cheppy yang didampingi General Manager Marketing and Sales Management Telkomsel Area Pamasuka, Ricky E Panggabean, General Manager Information and Communication Technology (ICT) Telkomsel Regional Sulawesi, Noviandri, dan Branch Manager Telkomsel Makassar, Andi Reza.
Menurutnya, Telkomsel mampu menjadi The Leading of Market Cellular tidak lepas dari kontribusi pelanggan yang tetap setia menggunakan layanan Telkomsel. Dalam event pengujung tahun ini, pelanggan bisa menikmati berbagai suguhan acara, seperti musik, games, edukasi, kuliner, dan kumpul komunitas. Telkomsel turut mengajak mitra merchant untuk bergabung dan menawarkan produk-produk berkualitasnya kepada pelanggan untuk bertransaksi menggunakan virtual money melalui layanan T-Cash.  
“Yang unik dari acara ini, walaupun sudah memasuki musim hujan, pelanggan tidak perlu khawatir kehujanan. Telkomsel menyediakan seribu lembar jas hujan dan memberikan secara gratis light stick aneka warna untuk memeriahkan acara ini. Selain itu, pelanggan yang datang ke acara ini berkesempatan mendapatkan spesial dooprize berupa satu unit sepeda motor, televisi, voucher belanja, handphone, dan ribuan pulsa,” beber Cheppy.
Telkomsel juga masih terus mengajak seluruh pelanggan untuk mengikuti program “Pesta Akhir Tahun Telkomsel”. Saat ini, periode kedua telah berlangsung dari 16 Desember 2015 hingga 31 Januari 2016, dengan hadiah berupa seribu unit smartphone Lenovo A6000 dan lima unit mobil Honda Mobilio.
Pengundian kedua ini akan dilakukan Februari 2016. Peserta undian dapat mengecek status pemenang dengan menghubungi *123# atau dengan mengirimkan SMS ke 777 dengan isi pesan WIN. Pajak hadiah ditanggung Telkomsel. Info lebih lengkap mengenai program Pesta Akhir Tahun dapat dilihat di telkomsel.com/pestaakhirtahun. 

Apersi Janji Penuhi 50.000 Backlog Rumah

BACKLOG - Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sulsel, berjanji akan memenuhi angka kebutuhan rumah atau backlog yang mencapai 50 ribu di Sulsel. Pemenuhan kebutuhan atas rumah tersebut, bakal diwujudkan secara bertahap setiap tahunnya. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W 
BLOGKATAHATIKU - Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sulsel, berjanji akan memenuhi angka kebutuhan rumah atau backlog yang mencapai 50 ribu di Sulsel. Pemenuhan kebutuhan atas rumah tersebut, bakal diwujudkan secara bertahap setiap tahunnya.
Wakil Sekretaris Apersi Sulsel, Sang Abta Paonganan, menjelaskan, dari total backlog yang ada per tahunnya, rumah yang dibangun mencapai tujuh ribu unit dengan rincian sebanyak empat ribu unit untuk rumah subsidi, dan tiga ribu untuk nonsubsidi.
“Kami akan terus memenuhi kebutuhan rumah tersebut, meski sampai saat ini, kontribusi pembangunan rumah di Sulsel untuk anggota Apersi hanya sekitar 10 persen,” bebernya belum lama ini di Resto Djuku, Wisma Kalla, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Menurutnya, lambatnya pemenuhan rumah tersebut juga dipengaruhi kondisi ekonomi yang melambat, meski dari sisi penjualan terjadi peningkatan.
Sementara itu, Ketua Apersi, Eddy Ganefo, menambahkan, hingga Desember 2015 telah terealisasi penjualan rumah sekitar 60 ribu unit, atau sekitar 92,3 persen dari target 65 ribu unit hingga akhir 2015 yang melibatkan sebanyak empat ribu pengembang.
Diungkapkan, Makassar mampu menyumbang sekitar 10 persen dari target penjualan, baik rumah komersial maupun subsidi, meskipun perekonomian secara nasional dan global tengah menurun.
“Di Makassar, pasar properti masih bagus jika dibandingkan pasar di Jakarta. Sayangnya, harga rumah di Makassar terus naik, selain disebabkan nilai jual objek pajak (NJOP) yang melambung naik, juga karena Makassar menjadi incaran para pengembang rumah,” tutup Eddy. 

Horison Ultima Optimis Okupansi Akhir 2015 Capai 100 Persen

KUNJUNGAN MEDIA - Guna mensosialisasikan acara malam tahun barunya, “In Celebrating New Year’s Eve 2016: Super Heroes Party @Tickets”, manajemen Hotel Horison Ultima Makassar melakukan kunjungan media dengan membawa artis pengisi acara ke beberapa kantor media di Makassar, Selasa (29/12/2015). BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Guna mensosialisasikan acara malam tahun barunya, “In Celebrating New Year’s Eve 2016: Super Heroes Party @Tickets”, manajemen Hotel Horison Ultima Makassar melakukan kunjungan media dengan membawa artis pengisi acara ke beberapa kantor media di Makassar, Selasa (29/12/2015).
Rombongan yang dipimpin General Manager Horison Ultima, Dody Hermawanto, mengungkapkan, selain sebagai upaya sosialisasi praacara, kunjungan media juga untuk menjalin silaturahmi dengan media-media yang selama ini sudah banyak membantu mempromosikan agenda acara Horison Ultima selama 2015.
Selain mengenalkan artis yang tampil dalam acara bernuansa tokoh superhero di pengujung 2015, seperti Kartika Waode dan kru Victoria Models (Carol Wong, Sasha Glamour, dan Laras Moseque), Dody juga membeberkan arah dan tujuan yang ingin disasar pihaknya di 2016.
“Saya dan tim di Horison, tentu akan bekerja lebih keras lagi di 2016. Apalagi, penetrasi hotel di Makassar saat ini sangat tinggi. Sasaran target utama Horison memang korporasi,” tuturnya.
Dody menambahkan, pihaknya optimis dapat meningkatkan okupansi hotel, khususnya dari konsumen korporasi, mengingat keran perusahaan-perusahaan pertambangan masih dibuka. “Dengan smelter-smelter, mereka (investor) bisa membuka pertambangan di daerah. Jadi, corporate di bidang pertambangan ini juga menjadi sasaran kami,” bebernya.
Terkait pencapaian Horison Ultima, pria bersahaja ini mengakui jika sepanjang 2015 memang agak sulit untuk mencapai angka okupansi seratus persen. “Saya kira, hampir semua hotel mengalami hal yang sama,” cetusnya.
Sulitnya mencapai angka okupansi tinggi, sebut Dody, karena pada awal 2015, ada kebijakan pemerintah yang melarang penyelenggaraan dan kegiatan kantor pemerintahan di hotel-hotel. Menurutnya, hal itu menutup keran masuknya income dari korporasi.
“Walaupun di pertengahan tahun keran itu dibuka kembali, tetapi pengaruhnya tidak signifikan karena anggaran untuk kegiatan di hotel sudah terlanjur dipotong,” paparnya.
Kendati demikian, Dody tetap optimis pihaknya dapat mencapai kulminasi okupansi hingga seratus persen di akhir 2015. “Saat ini, okupansi tertinggi di Horison hingga 84 persen, tetapi pada hari ‘H’ acara pergantian tahun, saya optimis bisa 100 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Marketing Communication Hotel Horison Ultima, Suro Budi Arto, yang turut dalam kunjungan media, menambahkan, pihaknya optimis dapat mencapai target omset yang sebelumnya dipatok manajemen.
“Kalkulasinya bisa tercapai, dengan memberdayakan okupansi 129 kamar dengan asumsi dua person, ditambah 200 visitor dari luar yang menyaksikan acara kami. Detail hitungannya, satu unit paket kamar include acara (mulai) Rp 2 juta dikali 129 kamar sama dengan Rp 258 juta. Ini ditambah tiket Rp 175 ribu dari 200 visitor luar sama dengan Rp 35 juta. Lainnya dari hasil penjualan makanan-minuman selama acara. Jadi, target Rp 300 juta kami proyeksikan dapat tercapai, bahkan lebih dari itu,” tandasnya. 

Awal 2016, Disbudpar akan Optimalkan Promosi Wisata

PROMOSI WISATA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel akan mengoptimalkan promosi wisata awal 2016 melalui media online. Salah satunya mengoptimalkan promosi lewat aplikasi mobile, sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
BLOGKATAHATIKU - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel akan mengoptimalkan promosi wisata awal 2016 melalui media online. Salah satunya mengoptimalkan promosi lewat aplikasi mobile, sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.
Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Sulsel, Devo Khadaffi dalam acara dialog bisnis bertajuk “Tourism Outlook 2016” di Gedung Mulo, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, belum lama ini.
 Devo menjelaskan, ke depan pihaknya akan fokus pada program promosi destinasi wisata melalui elektronik, seperti media sosial dan pembentukan mobile application. Selain mempromosikan Sulsel melalui elektronik, program tersebut juga memudahkan wisatawan untuk mencari lokasi wisata dan kuliner yang ada di Sulsel.
“Kami melihat pariwisata sekarang, menjadi salah satu potensi kekuatan ekonomi Sulsel. Untuk itu, kami akan memperkuat (sektor) wisata ini, seperti destinasi wisata Toraja, Takabonerate, Rammang-rammang, Bantimurung, dan Tanjung Bira. Kami akan mendorong pemerintah kabupaten agar lebih gencar mempromosikan destinasi wisatanya masing-masing yang dimulai awal tahun ini. Apalagi, saat ini sudah masuk  era MEA,” paparnya.
 Devo menambahkan, mobile application promosi wisata akan diluncurkan pihaknya awal Januari 2016, dan dapat diunduh melalui App Store, Play Store, dan website terkait. Anggaran yang disiapkan Disbudpar untuk electronic promotion ini sekitar Rp 400 juta-Rp 500 juta.
“Jumlah wisatawan mancanegera (wisman) sampai September 2015, telah mencapai 4,6 juta, dan sampai akhir 2015 ditargetkan bisa mencapai 5,5 juta. Di 2016, kami menargetkan jumlah wisman yang berkunjung ke sulsel enam juta ke atas,” imbuhnya.
Mengingat anggaran promosi tahun ini mencapai Rp 3 miliar, sebut Devo, pihaknya berharap awal 2016 mendapat dana promosi lebih yang disokong dari pusat untuk perbaikan sarana pariwisata. Pasalnya, sektor pariwisata merupakan salah satu penunjang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan dialog bisnis Tourism Outlook 2016 melibatkan sejumlah stakeholder pariwisata seperti Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), akademisi pariwisata, serta pelaku usaha yang turut berperan dalam pengembangan pariwisata Sulsel. 

29 December 2015

Malamku Sepi Seperti Sunyi yang Bingar

BLOGKATAHATIKU/IST
Malamku Sepi Seperti Sunyi yang Bingar
Oleh Effendy Wongso

Aku getas
di antara sepasang ekuator matanya
yang memicing
serupa bulan sabit di horizon baur

Renjana tak lagi berwarna
sebab ia mengelabu seperti debu yang sendiri
dalam diamnya yang kemu
dalam binarnya yang semu

Malamku sepi seperti sunyi yang bingar
Diiringi lagu lara lelawa di tengah malam
memekik sedih dalam ujar
: di manakah binara yang pernah terbangun?

Sungguh,
renjana tinggal sejengkal
sebab ia hanya sejumput asa yang hilang

Implementasi Program CSR, Pemkot Makassar-Bank Permata Gelar Bakti Sosial 2015

BAKTI SOSIAL - Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, Permata Bank bekerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menginisiasi gerakan untuk membangun kembali budaya kebersamaan dan gotong royong warga dengan mengusung tema “Bakti Sosial Permata Hati 2015” yang dilaksanakan di Kelurahan Lette, Makassar, Sabtu (19/12). BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, Permata Bank bekerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menginisiasi gerakan untuk membangun kembali budaya kebersamaan dan gotong royong warga dengan mengusung tema “Bakti Sosial Permata Hati 2015” yang dilaksanakan di Kelurahan Lette, Makassar, Sabtu (19/12).
Adapun kegiatan meliputi pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga kurang mampu, bedah kampung dalam program Lorong Garden (Longgar) dan Lihat Sampah Ambil (Lisa) Pemkot Makassar, donor darah, sosialisasi dan edukasi perbankan terhadap anak-anak, khususnya menanamkan budaya menabung sejak dini di bank, serta pembagian bingkisan kepada warga tidak mampu.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, dalam jumpa pers terkait acara di Kafe Papa Ong, Jalan Rusa, Makassar (17/12), mengungkapkan, kegiatan bakti sosial yang merupakan program corporate social responsibility (CSR) yang dihelat Bank Permata, patut diapresiasi. Pasalnya, kegiatan merupakan bentuk tanggung jawab korporasi terhadap masyarakat dan lingkungannya.
“Masyarakat Makassar sekarang memiliki tingkat partisipasi yang cukup baik, terbukti dari tingginya aktivitas kerja bakti masyarakat yang berbuah manis dalam penghargaan Adipura,” bebernya.
Disokong hal itulah, sebut Ramdhan, perusahaan dan masyarakat dapat semakin bersinergi dengan program Pemkot Makassar. “Apalagi, di 2016 Pemkot Makassar fokus pada infrastruktur, transportasi, dan penghijauan. Kami berharap, kegiatan yang dilakukan Bank Permata dalam Bakti Sosial 2015, tetap menjadi agenda rutin setiap tahunnya agar dapat membantu program-program Pemkot Makassar,” alasannya.
Sementara itu, Regional Head Small Medium Enterprise Bank Permata Region IX Indonesia Timur, Ahmad S Ilham, menambahkan, Bank Permata mengapresiasi kegiatan yang merupakan sinergi dengan Pemkot Makassar tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan wujud nyata pihaknya sebagai bagian dari warga Kota Makassar untuk ikut menjaga, mengembangkan, dan membangun apa yang telah dirintis Wali Kota Makassar beserta jajarannya.
“Di sisi lain, melalui Bakti Sosial Permata Hati 2015 ini, sebagai lembaga perbankan, kami berharap dapat memberikan solusi finansial yang inovatif. Tentunya, melalui kegiatan ini, karyawan kami bisa secara langsung turun secara aktif membantu sesama di lingkungan sekitarnya,” ujarnya. 

Gemerlap Bubble Party Warnai Malam Tahun Baru di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar

BUBBLE PARTY - Rangkaian acara menarik disiapkan manajemen Swiss-Belinn Panakkukang guna sambut tahun baru 2016, di antaranya “Gemerlap Bubble Malam Tahun Baru 2016”. Acara ini dikemas dengan konsep bubble party atau pesta gelembung sabun, yang menampilkan FDJ Aimeey, X-Wart Magician, dan Dialogue Band. Tak kalah seru, dalam acara ini manajemen menyediakan doorprize dengan hadiah-hadiah yang sangat menarik. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Selain rangkaian acara seru yang “memorable” bagi para tamu, manajemen Swiss-Belinn Panakkukang Makassar juga tidak mengabaikan salah satu segmen representatif yang paling banyak digemari pengunjung, yakni kuliner.
Melalui kompartemen pantry-nya, hotel yang berlokasi di pusat bisnis Panakkukang ini meluncurkan varian menu baru, di antaranya Green Tea Latte, Chicken Canelloni, dan Fish Maw. Ketiga menu tersebut merupakan menu-menu penghangat tubuh yang khusus dibuat menyambut musim hujan di awal 2016.
“Di 2016, Swiss-Belinn Panakkukang menyiapkan sajian yang pastinya bakal memanjakan tamu. Untuk Januari-Maret 2016, tiga menu tadi memang kami buat spesial sebagai asupan penghangat tubuh,” terang Public Relation Officer Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Catherine Dianti di sela peluncuran menu baru Swiss-Belinn Panakkukang, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (28/12).
Dijelaskan, Green Tea Latte yang dibanderol Rp 27.500 per gelas, merupakan minuman hangat yang terbuat dari teh hijau dan susu segar, sangat cocok untuk cuaca dingin. Sementara, Chicken Canelloni merupakan pasta gulung yang diisi ayam giling dan saus tomat, serta dilumuri keju mozzarella. “Harganya Rp 59.500 per porsi,” imbuhnya.
 Adapun Fish Maw, sebut Catherine, merupakan sup perut ikan dengan kuah yang kaya rempah. Menu ini dibanderol Rp 49.500 per porsi.
Sebelumnya, General Manager Swiss-Belinn Panakkukang, Herinova, mengungkapkan, pihaknya sangat antusias menyambut tahun baru 2016. Untuk itu, beragam aktivitas dan promosi telah disiapkan untuk mengangkat brand awareness hotel.
“Kami optimis di 2016, Swiss-Belinn Panakkukang mendapat tempat di hati masyarakat. Berkat pelayanan terbaik yang selalu dipersembahakn kepada tamu, maka kami harap dapat mengangkat citra hotel. Sebelumnya, berbagai perencanaan dan strategi hotel telah kami persiapkan jauh hari sebelumnya,” bebernya.
Ditambahkan, rangkaian acara menarik yang disiapkan manajemen Swiss-Belinn Panakkukang guna sambut tahun baru 2016, di antaranya “Gemerlap Bubble Malam Tahun Baru 2016”.
“Acara ini dikemas dengan konsep bubble party atau pesta gelembung sabun, yang menampilkan FDJ Aimeey, X-Wart Magician, dan Dialogue Band. Tak kalah seru, dalam acara ini kami menyediakan doorprize dengan hadiah-hadiah yang sangat menarik,” urai Herinonva.
Untuk acara ini, ada tiga pilihan paket yang ditawarkan, antara lain paket “Malam Tahun Baru Kamar plus Dinner” yang dibanderol mulai Rp 998 ribu per kamar semalam, paket “Long Weekend Kamar plus Dinner” Rp 1.966.000 per kamar tiga malam, dan paket “Dinner plus Perayaan Malam Tahun Baru” Rp 250 ribu per orang. Dalam acara ini, manajemen menyiapkan berbagai menu kuliner dari enam negara Asia dan Eropa. 

4G LTE XL Representatif Layani Trafik Tahun Baru

JARINGAN PRIMA - Menyambut tahun baru 2016, PT XL Axiata Tbk (XL) North Region telah meyiapkan layanan 4G LTE yang berkualitas dan memenuhi harapan pelanggan. Penyediaan jaringan yang prima tersebut untuk untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan trafik yang lazim terjadi di pengujung tahun. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY 
BLOGKATAHATIKU - Menyambut tahun baru 2016, PT XL Axiata Tbk (XL) North Region telah meyiapkan layanan 4G LTE yang berkualitas dan memenuhi harapan pelanggan. Penyediaan jaringan yang prima tersebut untuk untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan trafik yang lazim terjadi di pengujung tahun.
Vice President (VP) XL North Region, Francky Rinaldo Pakpahan, mengatakan, jaringan pihaknya siap setiap saat jika terjadi lonjakan kapan pun, terlebih jika menghadapi hari-hari besar dan liburan panjang seperti liburan Natal dan Tahun Baru. Kendati demikian, XL tetap memastikan aspek pada sistem network agar benar-benar siap.
“Selama liburan Natal dan Tahun Baru, XL North memperkiraan kenaikan trafik akan terjadi pada semua layanan, baik data, SMS, dan voice dibandingkan trafik di hari normal. Untuk layanan data, diperkirakan akan naik sekitar 15-20 persen, voice lima persen, dan SMS 10 persen,” ulasnya.
Untuk itu, pihaknya telah melakukan persiapan, antara lain penambahan kapasitas jaringan dan base transceiver station (BTS) untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. “Berbeda Ramadan dan Lebaran, peningkatan trafik di saat liburan Natal dan Tahun Baru cenderung terjadi di area tertentu. Karena itu, XL memastikan kapasitas jaringan cukup untuk menghadapi kenaikan trafik, terutama di jaringan Core Data Services. XL juga melakukan penambahan BTS, kapasitas, dan optimisasi di beberapa area yang terindikasi akan mengalami lonjakan trafik,” beber Francky.
Di wilayah North 1 yang mencakup Sulawesi hingga Papua sendiri, diperkirakan lonjakan trafik akan terjadi di beberapa kota besar seperti Manado dan Makassar, terutama public area seperti bandara dan pusat hiburan.
“Dengan didukung teknologi MSC pool dan SGSN in pool secara nasional, jaringan XL akan terlindung dari lonjakan trafik pada satu lokasi tertentu. Pasalnya,  jaringan tersebar di beberapa titik. Selain itu, XL juga sudah mengantisipasi potensi lonjakan atau kenaikan trafik dari setiap layanan, termasuk dengan meningkatkan kapasitas jaringan dua hingga empat kali lipat kondisi trafik normal,” imbuh Francky. 

Makassar Operation Room Jadi Pusat Data KTI

MOR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, untuk pertama kalinya memanfaatkan Makassar Operation Room (MOR) sebagai tempat menggelar acara resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Acara tersebut adalah penerimaan tim Common Sense Survey yang akan melakukan penilaian lapangan tentang evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah (EPPD). BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, untuk pertama kalinya memanfaatkan Makassar Operation Room (MOR) sebagai tempat menggelar acara resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Acara tersebut adalah penerimaan tim Common Sense Survey yang akan melakukan penilaian lapangan tentang evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah (EPPD). Ramdhan memperkenalkan MOR sebagai pusat kendali smart city di Kota Makassar yang terletak di Lt 10, Gedung Balaikota Makassar.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ibrahim saleh, para asisten serta seluruh pimpinan satuan kerja perangkat deda (SKPD) lingkup Pemkot Makassar, juga hadir menyaksikan pemanfaatan perdana MOR.
“Kami memiliki server dengan kemampuan daya tampung yang tinggi, serta proses update database kota secara real time. Kami harap, ke depannya MOR akan membantu mengkoneksikan seluruh jaringan data di kawasan timur Indonesia (KTI),” papar Ramdhan belum lama ini.
Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan sejumlah aplikasi layanan kota yang ditampilkan di layar monitor utama  berukuran besar, di antaranya tayangan CCTV pada 59 titik di Kota Makassar secara real time, termasuk tiga di antaranya CCTV infra merah yang memiliki kemampuan mendeteksi logam dan panas, aplikasi tracking sosial media yang mampu memantau seluruh percakapan publik terkait Kota Makassar, aplikasi pemantau cuaca, termasuk aplikasi T-Drive yang mampu memantau seluruh pergerakan seluruh mobil layanan publik milik Pemkot Makassar.
“Inilah era baru cara kerja pemerintah dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakatnya. Semua model keputusan penting yang diambil harus berbasis data. Tantangannya, SKPD harus menyiapkan database digital dengan membentuk tim IT,  termasuk juga data dari seluruh kecamatan, harus selalu apdate sehingga grafiknya terlihat secara real time,” imbau Ramdhan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad  Ismounandar, menjelaskan sejumlah rencana pengembangan MOR pada 2016.
“Di 2016, kami sudah menganggarkan penambahan CCTV sebanyak 100 unit,  serta tambahan CCTV dari CSR swasta. Jumlahnya akan terus  bertambah sesuai skenario integrasi dengan CCTV yang diselenggarakan berbagai badan publik dan swasta. Hingga 2017, kami sudah menargetkan 500 CCTV yang terpasang di seluruh Kota Makassar yang akan dipantau secara terintegrasi,” bebernya.
Ismounandar menambahkan, sejumlah aplikasi layanan yang akan ditanamkan di operasi sistem MOR akan ditambahkan pada 2016, termasuk aplikasi yang akan mendukung pengoperasian program layanan darurat, Care and Rescue Center.
“Di 2016, kami juga akan memasang jaringan wifi gratis pada sejumlah area publik di Kota Makassar, termasuk pada tiga pulau yang ada di Kota Makassar,” tandasnya. 

28 December 2015

Sensus Ekonomi 2016, Indikator Ekonomi Nasional Era MEA

SENSUS EKONOMI 2016 - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam dalam sambutannya di acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Sandeq Ballroom, Lt 1 Hotel Grand Clarion Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (28/12/2015). BPS akan menggelar Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) serentak di seluruh Indonesia pada 1-31 Mei 2016. Kegiatan yang merupakan perhelatan keempat periode sepuluh tahunan yang sudah diadakan sejak 1986 tersebut, mengusung tema “Menyediakan Informasi untuk Pengembangan Usaha dan Daya Saing Bangsa”. Nantinya, petugas SE2016 bakal mendata seluruh pelaku usaha, kecuali sektor pertanian. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Masuknya era perdangangan bebas di kawasan Asia Tenggara atau lebih dikenal sebagai masyarakat ekonomi Asean (MEA) di 2016, memaksa stakeholder dan para pelaku ekonomi di Indonesia untuk dapat menciptakan program ekonomi yang representatif agar dapat bersaing terhadap negara lainnya di Asean, bahkan dunia secara global.
Untuk itu, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) serentak di seluruh Indonesia pada 1-31 Mei 2016. Kegiatan yang merupakan perhelatan keempat periode sepuluh tahunan yang sudah diadakan sejak 1986 tersebut, mengusung tema “Menyediakan Informasi untuk Pengembangan Usaha dan Daya Saing Bangsa”. Nantinya, petugas SE2016 bakal mendata seluruh pelaku usaha, kecuali sektor pertanian.
“Kami memandang penting sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada para pelaksana sensus di Mei 2016 mendatang. Kami juga akan memberi arahan sebelum terjun untuk mengumpulkan data di lapangan,” terang Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam dalam sambutannya di acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Sandeq Ballroom, Lt 1 Hotel Grand Clarion Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (28/12/2015).
Selain bertujuan mengumpulkan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, data SE2016 tersebut bakal digunakan sebagai landasan untuk menyusun kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan. Ada lima provinsi besar yang menjadi indikator kesuksesan SE2016. Dari lima provinsi ini, Sulsel adalah salah satunya, sementara lainnya adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Utara. BPS Sulsel sendiri akan menerjunkan tujuh ribu petugas sensus.
“SE2016 memiliki peran penting menghadapi MEA 2016. Pasalnya, data atau informasi terkait sensus ekonomi ini, menjadi landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan maupun regional. Tidak hanya itu, melalui data yang ada akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan usaha seperti tenaga kerja dan lain-lain,” beber Nursam.
Ditambahkan, data tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengambil keputusan investasi dan kebijakan terkait ekonomi lainnya. Sehingga, gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non pertanian, termasuk informasi dasar dan karakteristiknya, dapat terangkum dan menjadi pedoman bagi pelaku usaha atau siapapun yang membutuhkannya, baik akademisi maupun masyarakat secara umum.
Dalam kegiatan sosialisasi, BPS Sulsel menghadirkan Guru Besar Sosiologi Kependudukan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Tahir Kasnawi yang membawakan materi “Pemanfaatan Data Sensus Ekonomi”. Kegiatan juga dihadiri pegawai BPS dari kabupaten/kota di Sulsel, humas yang membidangi data pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Sulsel, dan wartawan dari sejumlah media massa di Makassar. 

4.016.948 Rumah Tangga Miskin dan Rentan Miskin Layak Terima Subsidi Listrik

SUBSIDI LISTRIK - Pemerintah yang diwakili Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyerahkan salinan elektronis data rumah tangga miskin dan rentan miskin yang menggunakan listrik 900 Volt Ampere (VA) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Berdasarkan data tersebut, ada 4.016.948 rumah tangga miskin dan rentan miskin yang layak menerima subsidi listrik dengan daya 900 VA.
BLOGKATAHATIKU - Pemerintah yang diwakili Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyerahkan salinan elektronis data rumah tangga miskin dan rentan miskin yang menggunakan listrik 900 Volt Ampere (VA) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Serah terima dilakukan Kepala Sub Direktorat Harga dan Subsidi Listrik, Jisman P Hutajulu kepada Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, dan Kepala Divisi Sistem dan Teknologi Informasi PLN, Agus Sutiawan.
Jisman menjelaskan, data elektronis yang diberikan dalam bentuk satu keping compact disc (CD) ini berasal dari Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015 oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). 
“Berdasarkan data tersebut, ada 4.016.948 rumah tangga miskin dan rentan miskin yang layak menerima subsidi listrik dengan daya 900 VA, sementara data pelanggan PLN dengan tarif R1- 900 VA per November 2015 ada 22.639.000 rumah tangga,” terangnya.
Untuk memastikan tarif listrik bersubsidi dirasakan masyarakat kurang mampu, sebut Jisman, PLN akan melakukan pemadaman data pelanggan dengan data TNP2K. “Pemadaman data penerima subsidi listrik golongan tarif R-1 900 VA ini dimulai Januari 2016 dengan survei lapangan, yaitu mendatangi satu per satu rumah tangga sesuai data TNP2K,” bebernya.
Agar pemadaman data berjalan dengan baik, PLN akan melakukan sinergi dengan berbagai pihak terkait. Langkah sinergis ini bertujuan untuk memastikan data TNP2K terdistribusi dengan tepat ke masing-masing unit PLN hingga ke unit terkecil, yaitu rayon/ranting dan memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang bertanggung jawab dalam survei pendataan.
Selain itu, PLN juga akan memastikan masyarakat tahu sarana untuk menyampaikan keluhan atau keberatan, serta memastikan aparat pemerintah setempat mengetahui adanya kegiatan pendataan subsidi listrik tepat sasaran.
“Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah menetapkan subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga hanya bagi rumah tangga miskin dan rentan miskin yang terdapat pada data TNP2K. Oleh karena itu, layanan penyambungan baru dan perubahan daya (PB/PD) untuk konsumen rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA hanya dapat diproses apabila menyertakan fotokopi salah satu dari dokumen yang diterbitkan pemerintah, yakni  Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Apabila pelanggan termasuk dalam kategori miskin dan rentan miskin, namun tidak terdaftar dalam data TNP2K, maka dapat melapor ke kantor kelurahan setempat untuk meminta konfirmasi kepada TNP2K,” jelasnya.
Sebelumnya, kenaikan tarif listrik per 1 Desember 2015, yaitu tarif listrik dua golongan rumah tangga, 1.300 VA dan 2.200 VA, resmi naik 11 persen. Golongan tarif listrik itu tidak lagi mendapat subsidi pemerintah, yang otomatis semakin memberatkan warga ekonomi kelas bawah.
Namun, untuk mengantisipasi beban masyarakat, PLN menawarkan solusi berupa migrasi daya ke 900 VA. Migrasi atau penurunan daya itu bisa diusulkan ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), sehingga tetap bisa menikmati subsidi pemerintah. Pasalnya, kategori daya ini masih disubsidi.
Hal tersebut, diungkapkan Deputi Manajer Humas dan Hukum PT PLN Sulselbar, Rosita Zulkarnaen. “PLN selalu terbuka menerima usulan, tidak ada larangan. Tetapi, yang bisa mengusulkan permintaan kategori daya adalah masyarkat tidak mampu,” terangnya di sela jumpa pers terkait migrasi listrik di Kantor PLN, Jalan Hertasning, Makassar.
Kendati demikian, tetap harus ada persyaratannya, yaitu identitas dilengkapi keterangan miskin berdasarkan TNP2K. “Siapapun yang migrasi, harus memiliki KKS dan KPS,” tandasnya. 

Perluas Layanan UMKMK, Jamkrindo Buka 21 Kancab

LAYANI UMKMK - Direktur Utama Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo), Diding S Anwar (dua dari kanan), saat diabadikan beberapa waktu lalu. Saat ini, Jamkrindo terus membuka kantor cabang baru sebagai langkah dan tanggung jawab perusahaan untuk terus melayani usaha mikro kecil menengah dan koperasi (UMKMK) di Indonesia. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) membuka 21 kantor cabang (kancab) baru. Dengan demikian, saat ini satu-satunya perusahaan penjaminan badan usaha milik negara (BUMN) tersebut, total memiliki 56 kancab yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S Anwar, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, langkah itu sebagai respons dan tanggung jawab perusahaan untuk terus melayani usaha mikro kecil menengah dan koperasi (UMKMK) agar bisa terus berkembang.
Sebagai perusahaan penjaminan, kami ingin pelayanan dan keterjangkauan akses keuangan kepada UMKMK bisa terus meningkat,” alasannya.
Ditambahkan, dilatarbelakangi UMKMK yang merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian Indonesia saat ini, telah terbukti menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis dan pasca krisis.
Pada 2014, tercatat ada sekitar 57,5 juta unit UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia, mampu menyerap 97,16 persen tenaga kerja nasional dengan potensi aset Rp 600 triliun. Ini menjadikan UMKM sebagai ceruk yang sangat potensial untuk digarap industri perbankan.
Sayangnya, sebut Diding, lembaga keuangan masih menilai UMKMK sebagai sektor yang belum “bankable” menerima akses kredit. Sehingga, dibutuhkan sebuah penjaminan nasional yang mampu menjembatani antara kebutuhan UMKMK atas akses keuangan, dan di sisi lain syarat kebutuhan lembaga keuangan atas kredit. “Karenanya, pembukaan cabang baru dan kantor unit pelayanan (KUP) baru ini, kami nilai sangat strategis,” ujarnya.
Ke-21 kancab baru ini merupakan kancab tipe D dan masih menginduk kancab yang lebih tinggi tingkatannya di wilayahnya. Wilayah kerja cabang induk sendiri tidak berubah, yaitu wilayah provinsi. Sementara, wilayah kerja kancab D terdiri dari beberapa kabupaten. Sebelumnya, Jamkrindo memiliki 35 kancab dan 21 KUP di tingkat kabupaten dan kota.
Sekadar diketahui, pada 2015 Perum Jamkrindo berada pada posisi strategis seiring pertumbuhan ekuitas dan aset perusahaan. Tercatat, total aset korporat per 30 November 2015 sebesar Rp 10,562 triliun. Sementara, jumlah ekuitas  Rp 8,480  triliun atau meningkat 19,79 persen per tahun atau year on year (yoy).
Sementara itu, perolehan laba tahun berjalan sebesar Rp 524,833 miliar. Untuk volume kredit usaha rakyat (KUR) hingga triwulan ketiga (akhir September) 2015, tercatat Rp 1,753 triliun. 

Kaleidoskop 2015, Makassar Masuki Era Transformasi Teknologi Komunikasi

TRANSFORMASI TEKNOLOGI - Sepanjang 2015 telah terjadi transformasi tekologi komunikasi, Makassar dipilih menjadi kota pertama digelarnya layanan Telkomsel 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz secara komersial. Ini merupakan bentuk komitmen operator seluler membangun kawasan timur Indonesia (KTI). BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Meskipun secara nasional, kondisi perekonomian Indonesia sempat terpuruk tetapi bagi Kota Makassar, 2015 menjadi tonggak memasuki era transformasi teknologi komunikasi yang lebih maju. Hal itu juga menjadi optimisme menyongsong tahun baru 2016.
Ledakan teknologi informasi dan komunikasi telah membuka babak baru bagi masyarakat untuk memperoleh informasi. Sekat-sekat informasi, dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi di sekitarnya. Setiap orang memiliki akses terhadap sumber informasi, di negara manapun.
Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesat, telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah digantikan perangkat mesin-mesin otomatis. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Sepanjang 2015 telah terjadi transformasi tekologi komunikasi, Makassar dipilih menjadi kota pertama digelarnya layanan Telkomsel 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz secara komersial. Ini merupakan bentuk komitmen operator seluler membangun kawasan timur Indonesia (KTI). Teknologi ini merupakan teknologi tercepat untuk berkomunikasi menggunakan layanan 4G LTE.
Sebagai pertanda proses transformasi tersebut, lima operator seluler yang beroperasi di Indonesia, Telkomsel, Indosat, XL, Three, dan Smartfren ambil bagian dalam kegiatan bertajuk “4G LTE Percepatan Implementasi Mobile Broadband Menuju Generasi Digital Indonesia”. Kegiatan tersebut merupakan launching bersama komersialisasi layanan 4G LTE secara serentak pada lima kota di KTI, Lombok, Balikpapan, Banjarmasin, Batam, dan dipusatkan di Makassar. 
Saat melakukan video conference dengan kepala daerah dan pimpinan operator seluler di lima kota tempat pelaksanaan launching 4G, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan, kehadiran 4G diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal masyarakat dan operator untuk mewujudkan ekonomi digital. Operator pertama yang menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz untuk Kota Makassar adalah Telkomsel.
Menurut Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, pemilihan Kota Makassar sebagai kota pertama digelarnya layanan Telkomsel 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz secara komersial, merupakan bentuk komitmen operator seluler ini membangun KTI. “Kami berharap dengan layanan yang telah kami hadirkan, dapat menambah kenyamanan pelanggan dalam menikmati akses internet lebih cepat, dan layanan digital style,” bebernya.
Frekuensi 1.800 MHz dianggap sebagai frekuensi ideal untuk menyediakan akses mobile broadband generasi keempat, karena memiliki sumber daya frekuensi yang besar. Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan di Makassar saat menikmati jaringan 4G, Telkomsel membangun 150 BTS Node B, yang mencakup lokasi-lokasi strategis, termasuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, universitas, mal, Pantai Losari, dan pusat keramaian lain.
Menyusul operator yang identik dengan warna merah tersebut, Indosat resmi meluncurkan jaringan terbarukan 4G LTE berkecepatan tinggi, 4G Plus, di Makassar pada November lalu. Saat ini layanan 4G LTE ini sudah hadir pada 21 kota Indoesia, dan disusul 14 kota lain hingga akhir 2015. Kehadiran 4G Plus Indosat di Kota Makassar bertepatan dengan pergantian nama menjadi provider seluler tersebut menjadi Indosat Ooredoo.
Indosat Ooredoo menjadi perusahaan provider ketiga yang mengaktifkan jaringan generasi terbaru ini di Kota Makassar, setelah PT Telkomsel dan PT Smartfren Telecom. “Kami hadir dengan kekuatan jaringan lebih, sehingga namanya 4G Plus. Ini langkah awal kami untuk menyediakan jaringan paling baik di Indonesia dari sisi akses digital,” kata Director Chief Sales and Distribution Indosat Ooredoo Indonesia, Joy Wahyudi di sela acara peluncuran.
Saat melakukan teleconference dengan President Director dan Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, dalam peluncuran Indosat Ooredoo 4G Plus di Jakarta, ia menjelaskan, jangkauan 4G LTE Indosat Ooredoo sudah meliputi 40 juta penduduk, dan setiap bulan akan diperluas lima juta penduduk. Pada frekuensi 1.800 MHz ini, Indosat menyediakan pita selebar 10 MHz untuk 4G LTE dan dijanjikan bisa mencapai kecepatan 112 Mbps.
Dari sisi pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Makassar diarahkan menjadi kota cyber city. Itu merupakan langkah nyata pemerintah kota mencerdaskan masyarakat agar melek teknologi. Di sisi lain, Makassar juga dikenal sebagai kota pendidikan dengan hadirnya beragam universitas, akademisi, peneliti, serta lembaga penelitian dan pengembangan. Dengan potensi di atas, Kota Makassar akan dapat lebih bersaing di kancah nasional dan global melalui konsep Technology Park (Techno Park).
Saat rapat teknis penyusunan roadmap pembangunan Makassar Technopark di gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, telah mengemuka jika Kota Makassar akan segera memiliki Techno Park atau kawasan bangunan yang diperuntukkan untuk pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pengembangan sains dan tekhnologi.
 “Kami berharap Makassar Technopark yang sedang dirancang, mampu menghasilkan anak-anak Makassar yang terampil melakukan riset dan pengembangan di bidang teknologi, serta menciptakan inovasi yang memiliki nilai bisnis, termasuk menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri Unhas, Sakka Pati, saat memimpin rapat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar, Muh Ismounandar, mengatakan, pelaksanaan program Makassar Technopark akan diawali dengan membuat “Rumah Software”. Rumah Software merupakan penyedia sekaligus pembuat software, sesuai kebutuhan atau permintaan konsumen.
Menurutnya, Makassar Technopark ini akan sama dengan Technopark di kota lain. Dengan target melahirkan satu rumah website Makassar Technopark di 2016 atas kolaborasi Kementrian Perindustrian, Unhas, dan Pemkot Makassar.

APBD 2016 Kota Makassar Ditetapkan

Pengujung 2015, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Ketua DPRD Makassar, Faraouk M Betta, melakukan penandatangan dan pengesahan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tahun anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016.
Pemkot Makassar menganggarkan belanja Rp 3,8 triliun. Jumlah tersebut melebihi pendapatan yang mencapai Rp 3,6 triliun atau terjadi defisit Rp 166 miliar. Hal tersebut disampaikan Ramdhan saat membacakan Rancangan Keputusan DPRD Makassar dalam rapat paripurna.
Pimpinan DPRD Makassar menerima dan menyetujui RAPBD 2016 ditetapkan sebagai Perda, dengan APBD 2016 yang mengalami defisit hingga Rp 166 miliar. Hal itu sesuai rincian salinan dibacakan Setwan DPRD Makassar, Adwi Umar dalam Rapat Paripuna Pendapatan Makassar 2016 sebesar Rp 3.659.221.632.000.
Sementara itu, pembiayaan daerah terbagi atas dua bagian, yakni penerimaan Rp 170 miliar, dan pengeluaran dalam pembiayaan daerah Rp 4 miliar. Dari pembiayaan daerah tersisa Rp 166 miliar, sehingga, defisit Makassar dapat tertutupi dari hasil pembiayaan netto tersisa Rp 166.000.000.000. Dari data itu, disebutkan APBD Makassar 2016 tidak memiliki sisa lebih dari pembiayaan sesuai tahun berkenaan.
Ramdhan mengapresiasi keputusan DPRD Makassar terkait APBD 2016. “Dewan telah membahas melalui rapat-rapat banggar dan komisi, sesuai mekanisme ditetapkan dalam peraturan tata tertib DPRD Makassar. Kami mengapresiasi hasil keputusan dewan Makassar tersebut,” tutupnya. 

27 December 2015

Rayakan Malam Tahun Baru di Hotel Grand Clarion Makassar, Bisa Dapat Mobil dan Umrah

GRANDPRIZE MOBIL - Bekerja sama Kalla Toyota, manajemen Grand Clarion menggelar perayaan malam tahun baru 2016 dengan mengusung acara bertajuk “Indonesia Banget” dan “Shanghai Moonlight”. Di acara tersebut, tamu berkesempatan memenangkan banyak hadiah, termasuk grandprize satu unit Toyota Agya. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Pesta sambut tahun baru, memang hampir digelar semua manajemen hotel secara besar-besaran. Namun, tidak semua menawarkan “gimmick” yang spektakuler. Salah satu hotel yang berani memberikan hadiah undian yang terbilang “wah” adalah Hotel Grand Clarion Makassar.
Hotel milik taipan “Kota Daeng”, Wilianto Tanta ini, tidak tanggung-tanggung menggelontorkan hadiah grandprize, satu unit mobil Toyota Agya. Bekerja sama Kalla Toyota, manajemen Grand Clarion menggelar perayaan malam tahun baru 2016 dengan mengusung acara bertajuk “Indonesia Banget” dan “Shanghai Moonlight”. Di acara tersebut, tamu berkesempatan memenangkan banyak hadiah, termasuk grandprize satu unit Toyota Agya.
“Pesta perayaan tahun baru kali ini, kami memang menawarkan dua paket yang berbeda. Dalam paket Indonesia Banget Rp 2.750.000, tamu bisa menikmati fasilitas kamar superior termasuk sarapan pagi dan makan malam untuk dua orang, serta gratis masuk ke pesta perayaan tahun baru di Sandeq Ballroom,” terang General Manager Grand Clarion, Anggiat Sinaga di sela jumpa pers terkait acara di Lobi Grand Clarion, Jalan AP Pettarani, Makassar, belum lama ini.
Ditambahkan, selain menikmati fasilitas-fasilitas tersebut, tamu yang mengambil paket Indonesia Banget juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik, di antaranya grandprize satu paket umrah dan free down payment (DP) Rp 30 juta untuk pembelian mobil Toyota Innova. Paket ini bakal dihibur Jad n Sugy X Factor, Grup Trio Asmora JKT, serta pentas darama dari mahasiswa Fakultas Seni dan Budaya, Universitas Negeri Makassar (UNM).
Sementara, bagi tamu walk-in yang tidak menginap, sebut Anggiat, juga dapat menikmati malam tahun baru di Grand Clarion Makassar. “Mereka dapat mengambil paket Shanghai Moonlight. Hanya merogoh kocek Rp 800 ribu, tamu sudah bisa menikmati fasilitas gala dinner di Phinisi Ballroom, dengan dihibur artis Sharlene. Tentunya, berkesempatan mendapatkan satu unit Toyota Agya,” bebernya.
Menurutnya, pihaknya menjanjikan perayaan yang spektakuler dan tidak terlupakan untuk memulai tahun baru 2016. Adapun target tamu, manajemen Grand Clarion Makassar mematok 3.500.

BRI Kucurkan KUR Rp 1,5 Triliun

KUR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) tetap berkomitmen memperkuat segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal itu dapat dilihat dari penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang mencapai Rp 400 triliun dengan jumlah 686.831 debitur secara nasional. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Bank Rakyat Indonesia (BRI) tetap berkomitmen memperkuat segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal itu dapat dilihat dari penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang mencapai Rp 400 triliun dengan jumlah 686.831 debitur secara nasional.
Dengan mengucuran KUR sebesar Rp 1,5 triliun (posisi November), BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Makassar tercatat sebagai wilayah penyalur KUR terbanyak di antara 18 Kanwil BRI lainnya dengan market share 16 persen.
Dari angka tersebut, bertepatan hari ulang tahun (HUT) ke-120, BRI berhasil memperoleh penghargaan Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai bank dengan penyaluran KUR terbanyak mencapai 12 ribu debitur per harinya.
Kepala Bagian (Kabag) Bisnis Mikro BRI Kanwil Makassar, Dani Wildan, menuturkan, target secara nasional penyaluran KUR sebesar Rp 21,4 triliun. Khusus Kanwil Makassar, targetnya Rp 1,7 triliun dengan capaian posisi November 2015 sebesar Rp 1,5 triliun.
“Total capaian Rp 1,5 triliun, KUR Mikro untuk Rp 25 juta ke bawah itu sebesar Rp 1,43 triliun. Selebihnya, KUR Retail Rp 25 juta hingga Rp 500 juta,” ulasnya belum lama ini, saat ditemui di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Adapun jumlah debiturnya, sebut Dani, untuk KUR Mikro sebanyak 65 ribu debitur dan retail lima ribu debitur dengan rata-rata penyaluran KUR mencapai Rp 23 miliar ke atas per harinya.
“Debitur tersebut, 70 persen berasal dari Sulsel, selebihnya dari Sulbar, Sultra, Ambon, Ternate, dan Somlaki. Khusus Kota Makassar dengan empat cabang market share sekitar 20 persen (mikro dan retail), disusul Takalar, Sinjai, dan Enrekang,” bebernya.
Sementara itu, Kabag Bisnis dan Program BRI, Abduh Tuasikal, menambahkan, khusus KUR Retail (plafon hingga Rp 500 juta) bisa sampai 40 debitur dalam sehari. Ini  didominasi segmen perdagangan sebanyak 70 persen, pertanian dan peternakan 20 persen, perikanan lima persen, dan selebihnya industri pengolahan.
“Capaian sampai saat ini sudah 88 persen dari target Rp 1,7 triliun. Kami optimis bisa mencapai target hingga akhir tahun,” ujarnya.
Diuraikan, toal pertumbuhan pembiayaan sebesar 20 persen, dan KUR periode Agustus-November 2015 tumbuh 13 persen dibandingkan pencapaian Januari-Desember 2014 lalu.
Menurut Abduh, realisasi tersebut dibantu optimalisasi sumber daya manusia (SDM). Tercatat, pelaksana KUR di segmen mikro sebanyak seribu tenaga untuk pemasaran dan 300 tenaga administrasi. “Pelaksana KUR retail, ada 83 tenaga pemasaran dan ke depan akan tambah 64 lagi retailnya,” imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya juga tetap waspada agar rasio non performing loan (NPL) atau kredit macet tetap terjaga di posisi nol persen saat ini. “Kami lakukan monitoring, setoran pinjaman itu lewat fitur otomatis saat debitur mengambil dari tabungan. Kami juga punya petugas yang jemput setoran, dan ada upaya penyelamatan kredit atau datang sendiri,” papar Abduh.
Untuk memperluas jangkauan akses KUR ke depan dan menggarap potensi pasar yang masih sangat besar, pihaknya juga secara berkelanjutan memberikan pembaruan kemampuan (skill) bagi karyawan.
“Salah satunya adalah dengan memberikan pelayanan lewat cash pick-up, mengaktivasi agen BRI-Link, termasuk gencar melakukan sosialisasi secara menyeluruh untuk menyentuh langsung titik pangsa pasar yang ada. Ini termasuk berkoordinasi dengan pemerintah hingga ke tingkat camat dalam pendataan pengusaha UMKM, agar sosialisasi bisa tepat sasaran,” jelasnya.
Abduh menambahkan, dengan mengakses KUR di BRI, nasabah akan memperoleh perizinan yang mudah, murah, dan cepat.Karena kami lakukan jemput bola, mendatangi mereka. Proses dua hari selesai, bahkan bisa satu hari. Prinsipnya mudah, murah, dan cepat. Di 2016 ini, ada proyeksi target naik hingga tiga setengah kali lipat dari tahun ini, berapapun kami selalu siap,” tutupnya.