14 November 2015

Wali Kota Makassar Optimis Capai PAD 2015

OPTIMIS - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, saat diabadikan beberapa waktu lalu. Ramdhan optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 1 triliun, masih bisa tercapai sebelum pergantian tahun. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 1 triliun, masih bisa tercapai sebelum pergantian tahun. Optimistis tersebut disampaikannya dalam sidang paripurna pembacaan rancangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kantor DPRD Makassar.
Menurutnya, waktu dua bulan ini tidak menutup peluang target tersebut bisa tercapai. Apalagi, hingga September lalu, realisasi PAD sudah mencapai 50 persen hingga 60 persen.
Ramdhan menilai, saat ini pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mencapai target-target pendapatan. Tidak hanya perusahaan umum daerah (Perusda) yang mengalami peningkatan, tetapi pendapatan pada tingkat kecamatan juga ikut mengalami perubahan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berusaha memperkuat struktur dan menjaga performa kerja, utamanya jelang tahun anggaran terakhir.
“Seperti biasanya, pendapatan akan masuk semua pada akhir tahun. Target pendapatan APBD perubahan, tahun ini tidak mengalami peningkatan dari anggaran pokok lalu. Adapun pengajuan yang besar, hanya untuk pos belanja pembangunan infrastruktur. Belanja di perubahan tahun ini hanya Rp 151 miliar. Jumlah ini hanya sekitar 4,5 persen dari belanja pokok lalu yang sebesar Rp 3,32 triliun,” paparnya.
Ramdhan mengaku, PAD Kota Makassar masih berasal dari sektor pajak daerah. Ada 11 jenis pajak yang menjadi andalan. Selain itu, ada tiga jenis distribusi lainnya yang ditargetkan dapat menyetor sebanyak Rp 135,66 miliar.
“Pemkot Makassar memastikan tahun ini, pos pelayanan masyarakat menempati prioritas belanja utama. Dari 52 satuan kerja, Dinas Pendidikan mendapat alokasi terbesar senilai Rp 1,15 triliun atau sekitar 33,36 persen dari total belanja,” tandasnya.