05 November 2015

Wali Kota Makassar Jadi Pemateri di Kampus UMI

PEMATERI - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (tengah), saat diabadikan beberapa waktu lalu. Belum lama ini Ramdhan menjadi pemateri dialog “Makassar Menuju Kota Dunia” di Aula Hijau Fakultas Hukum Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, belum lama ini menjadi pemateri dialog “Makassar Menuju Kota Dunia” di Aula Hijau Fakultas Hukum Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Dialog dihadiri mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara.
Dalam tema dialognya, Wali Kota Makassar banyak mengangkat cita-cita adiluhung guna mewujudkan Makassar menuju Kota Dunia yang berbasis IT, dengan menampilkan beberapa program unggulan seperti Smart City, Makassar Sombere, dan Makassarta Tidak Rantasa (MTR) dengan armada Tangkasaki yang khusus menangani sampah warga setiap lorong di Kota Makassar.
Di hadapan mahasiswa BEM Nusantara, Ramdhan kerap mengenalkan dirinya sebagai salah satu anak lorong yang telah berhasil mengubah Kota Makassar menjadi Kota Dunia di Indonesia. Dijelaskan, berkat program “Makassar Somberena”, ia beberapa kali diundang negara tetangga untuk menjelaskan keberhasilannya mengembangkan program tersebut.
“Saya beberapa kali ditanya mengenai program tersebut di negara lainnya. Ada banyak hal penting yang ingin diketahui negara lain jika seorang Anak Lorong juga bisa mengubah sebuah kota menjadi Kota Dunia,” paparnya.
Ramdhan menambahkan, beberapa prototipe andalan Kota Makassar seperti Tangkasaki, Pattasaki, Smart Card, dan Dottorota, saat ini telah mampu menyentuh segala lapisan masyarakat. Menurutnya, hal itu sebagai wujud pemerintah yang peduli terhadap keluhan masyarakat dari berbagai kalangan dengan beragam kebutuhan, khususnya terkait penanganan sampah agar menjadi komoditas yang berguna.
“Kami patut berbangga, sebab sebagai masyarakat Kota Makassar yang saat ini sudah menuju Kota Dunia berbasis IT, banyak negara mengundang pemerintah kota (Pemkot) untuk menjadi narasumber dalam ajang dialog internasional. Ini tentu berkat program-program yang sudah kami implementasikan bagi masyarakat,” tuturnya.
Dialog yang digelar di Kampus UMI tersebut, juga dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Makassar. Ramdhan diundang karena sebelumnya dikenal sebagai mahasiswa ahli tata ruang kota.