29 November 2015

Tabungan Simpel Potensi Sumbang DPK 25 Persen

TABUNGAN SIMPEL - Aktivitas anak-anak di salah satu wahana edukasi perbankan di Makassar. Guna mengimplementasikan program pemerintah terkait edukasi perbankan kepada pelajar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bekerja sama Bank Panin Syariah, gencar menggenjot aktivasi perdana produk tabungan khusus pelajar, yaitu tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan Simpel iB (syariah). BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Guna mengimplementasikan program pemerintah terkait edukasi perbankan kepada pelajar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bekerja sama Bank Panin Syariah, belum lama ini menggelar aktivasi perdana produk tabungan khusus pelajar, yaitu tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan Simpel iB (syariah) yang digelar di Hotel Grand City, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Deputy Direktur  Direktorat Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Edwin Nurhadi, mengungkapkan, potensi Sulsel dalam program tabungan Simpel tersebut sangat besar. Dari jumlah sekitar 50 juta pelajar, pangsa pasar yang dapat diserap untuk membuka rekening tabungan Simpel sekitar 70 persen.
Pasalnya, untuk membuka rekening tabungan Simpel sangat mudah karena setoran awal membuka tabungan sangat ringan, hanya Rp 5.000 dengan setoran selanjutnya minimal Rp 1.000. Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi bulanan.
“Rekening tabungan Simpel juga tidak akan mendapatkan bunga, seperti tabungan-tabungan lain pada umumnya namun diganti dengan program reward,” ujarnya.
Edwin menjelaskan, dengan potensi yang cukup besar, diperkirakan tabungan Simpel dapat menyumbang sekitar 25 persen dari total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).
Pembukaan rekening baru pada tabungan Simpel, juga diharapkan dapat mencapai sekitar satu juta rekening. Hingga Oktober 2015, realisasi pencapaian telah mencapai 170.064 rekening, terhimpun dari 1.148 sekolah yang telah berpartisipasi dalam program ini, dengan 3.231 sekolah yang telah menerima edukasi tentang tabungan Simpel.
“Sebagai ilustrasi, dengan bertambahnya 25 sekolah di Sulsel yang ikut serta dalam kegiatan aktivasi berarti telah menjadi 1.173 sekolah dengan jumlah rekening bertambah hingga 175 ribu rekening,” terangnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Panin Bank Syariah Makassar, Kamaruddin Kammisi, menambahkan, tabungan Simpel dan Simpel iB merupakan produk tabungan yang dikemas OJK bersama industri perbankan di Tanah Air. “Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan perbankan untuk mengedukasi pelajar, bagaimana membudayakan kegiatan menabung sejak dini,” bebernya.
Dijelaskan, pihaknya telah meneken nota kesepahaman dengan 25 sekolah, mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, dan SMA yang potensinya sangat besar untuk membuka rekening. Saat ini, sekitar 11 ribu pelajar telah ikut program tabungan Simpel, dan saat ini telah melakukan aktivasi sebanyak 1.083 rekening tabungan Simpel iB.
“Kami akan terus menggenjot dan bekerja sama dengan berbagai sekolah lainnya, dengan mempermudah pelayanannya,” tutur Kamaruddin, usai gelaran aktivasi tabungan Simpel dan Gerakan Nasional Menabung.
Kepala Kantor Regional VI OJK Sulampua, Bambang Kiswono, memaparkan, pihaknya menginginkan sektor jasa keuangan bersifat inklusif bagi semua golongan masyarakat, termasuk pelajar. Untuk itu, pihaknya mulai melaksanakan program inklusi keuangan guna mendekatkan pelajar Indonesia terhadap produk layanan keuangan.
Kegiatan aktivasi tabungan Simpel dan Gerakan Nasional Menabung tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, Wali Kota Makassar dan Mohammad Ramdhan Pomanto.