08 November 2015

Redessert

GANDUM - Chef The Redessert, Muh Yusuf saat diabadikan belum lama ini. Di Redessert, roti dibuat  tanpa bahan pengawet dan less sugar, dengan serat 50 persen dibandingkan tepung terigunya. Bukan hanya mengandung gandum, tetapi juga biji-bijian dan kacang-kacangan. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
Redessert
Gerai Roti Sehat ala Eropa

BLOGKATAHATIKU - Redessert dengan tagline “Totally Healthy Life Bread”, menjadi toko roti terbaru yang menjual produk sehat di Makassar . Toko roti yang mengklaim membuat roti rendah kalori ini, secara resmi dibuka dengan pemotongan pita oleh istri Wakil Gubernur Sulsel, Andi Majdah.
Menurut Majdah, roti adalah penganan yang bisa dimakan di segala waktu, selain untuk sarapan juga bisa menjadi pengganjal perut ketika siang ataupun malam hari. “Dengan kehadiran toko roti Redessert yang mengutamakan roti sehat dengan kandungan serat tinggi, dapat menambah pilihan bagi pecinta kuliner maupun yang ingin menikmati roti dengan berbagai jenis pilihan,” terangnya dalam sambutannya di toko roti Redessert, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (1/11).
Majdah berharap, semoga masyarakat Makassar dapat hidup sehat dengan memakan roti. “Karena roti dari Redessert tanpa bahan pengawet dan sudah diuji dokter spesialis gizi,” alasannya.
Sementara itu, Chief Operation Officer Redessert, Fika Kurniawati, menjelaskan, toko roti Redessert memiliki konsep berbeda dengan yang ada sebelumnya, yaitu Chocolicious. Kali ini, wanita yang juga merupakan dokter gigi itu mengusung konsep healthy atau roti sehat ala Eropa di Redessert.
“Roti ini dibuat tanpa bahan pengawet dan less sugar, dengan serat 50 persen dibandingkan tepung terigunya. Bukan hanya mengandung gandum, tetapi juga biji-bijian dan kacang-kacangan,” bebernya.
Fika menambahkan, roti di Redessert lebih dari sekadar roti gandum biasa, selain itu konsumen juga bisa memilih aneka roti sesuai keinginannya. “Misalnya, yang tidak suka milk atau susu, bisa memilih roti vegetarian. Mau yang tidak ada gulanya ada, yang mau tetap manis juga ada,” urainya.
Ada 13 jenis varian yang ditawarkan, masing-masing almond toast yang terdiri dari out almond, multialmond, dan almond creakers. Kemudian, yoghurt chiabatta yang terdiri dari yo chiabatta parmession, espesyi hot, dan hot chiabatta. Selanjutnya, multigrand cheese yang terdiri dari out cereal dan multigrand yoghurt.
Selain itu, sebut Fika, chiabatta yang merupakan roti dari Italia menjadi menu andalan Redessert. Untuk itulah, chiabatta dikemas berbeda dan tentunya ditambahkan serat yang tidak memakai telur, pelembutnya pun dari olive oil.
“Selain chiabatta, ada juga sandwich yang dibuat tanpa proses penggorengan. Ayamnya dikukus, jadi Insya Allah aman untuk kesehatan. Tentunya, ini bisa menjadi pengganti makan siang dengan makan seporsi,” paparnya.
Fika menjelaskan, untuk produk chiabatta waktu pengerjaannya agak lebih lama dan kompleks. Pasalnya, bukan hanya proses olahnya yang lama tetapi kandungan bahan sehatnya lebih dipentingkan dengan observasi bahan hingga tiga bulan,” imbuhnya.
Ia berharap, hadirnya Redessert di tengah perlambatan ekonomi ini, tidak memperlambat kebutuhan perut masyarakat di pagi hari. Begitupun, di waktu makan siang.